WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nama SMP Negeri 1 Manyaran Wonogiri kembali menjadi perbincangan di dunia pendidikan Kabupaten Wonogiri. Dua siswanya sukses menunjukkan kualitas terbaik dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat Kabupaten Wonogiri. Prestasi ini menjadi catatan membanggakan sekaligus membuka peluang besar bagi Wonogiri untuk kembali berbicara di level Provinsi Jawa Tengah.
Adalah Alifiandra Kifmafarizky Alfadil yang tampil luar biasa dengan meraih Juara 1 OSN-K IPS Kabupaten Wonogiri. Tak hanya itu, prestasi juga ditorehkan oleh Regina Avika yang berhasil finis di peringkat ke-4, membuktikan bahwa SMPN 1 Manyaran memiliki deretan siswa berprestasi yang siap bersaing di ajang akademik bergengsi.
Hasil tersebut mengantarkan keduanya menjadi wakil Kabupaten Wonogiri pada OSN IPS tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kompetisi bergengsi itu dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli 2026, mempertemukan para pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.
Prestasi ini tentu tidak diraih secara instan. Di balik keberhasilan tersebut terdapat proses belajar yang panjang, latihan yang konsisten, serta pendampingan intensif dari para guru pembimbing. Kerja keras para siswa dipadukan dengan lingkungan belajar yang mendukung menjadi modal penting hingga mampu menembus persaingan di tingkat kabupaten.
Kepala SMPN 1 Manyaran, Harjoko, mengaku sangat bersyukur dan bangga atas capaian yang diraih kedua siswanya. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari semangat belajar yang tinggi, disiplin, serta sinergi antara siswa, guru, orang tua, dan sekolah.
“Kami sangat bangga dengan prestasi ini. Semoga di tingkat provinsi nanti mereka dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik sekolah serta Kabupaten Wonogiri,” ujar Harjoko, Senin (6/7/2026).
Langkah menuju tingkat provinsi pun tidak dibiarkan berjalan sendiri. Untuk memaksimalkan peluang meraih hasil terbaik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri telah menyiapkan program pembinaan khusus bagi seluruh peserta OSN yang lolos ke tingkat provinsi.
Program tersebut meliputi pembimbingan intensif, pendalaman materi, hingga uji coba soal yang dirancang menyerupai kompetisi sebenarnya. Tahap pertama pembinaan telah dilaksanakan pada 2 Juli 2026, sedangkan tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Juli 2026.
Melalui pembinaan tersebut, para peserta tidak hanya diasah kemampuan akademiknya, tetapi juga dipersiapkan secara mental agar mampu menghadapi tekanan kompetisi saat bersaing dengan para juara dari seluruh Jawa Tengah.
Prestasi Alifiandra Kifmafarizky Alfadil dan Regina Avika sekaligus mempertegas bahwa sekolah-sekolah di Kabupaten Wonogiri terus melahirkan generasi muda yang mampu bersaing di bidang akademik. Keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus belajar, berani berkompetisi, dan tidak ragu mengejar prestasi hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
Kini harapan masyarakat Wonogiri pun tertuju kepada dua siswa terbaik SMPN 1 Manyaran tersebut. Dengan bekal prestasi, pembinaan yang matang, serta doa dan dukungan dari berbagai pihak, keduanya diharapkan mampu kembali mencatatkan hasil membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Tengah, bahkan membuka jalan menuju panggung nasional. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

14 hours ago
11


















































