Dapur MBG di Jatipurno Wonogiri Bikin Heboh! Makanan Bergizi Diproduksi di Tengah Kawasan Hijau Produktif

14 hours ago 8
MBGKonsep dapur MBG hijau di SPPG Jatipurno 1 Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Terobosan unik muncul dari Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatipurno 1 sukses mengubah kawasan dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi area hijau produktif yang bikin banyak orang melirik. Bukan hanya memasak ribuan porsi makanan sehat setiap hari, dapur ini kini dipenuhi tanaman buah unggulan yang sekaligus berfungsi menjaga kualitas lingkungan produksi makanan.

Langkah inovatif tersebut membuat SPPG Jatipurno 1 tampil beda dibanding dapur pelayanan gizi pada umumnya. Area dapur yang biasanya identik dengan panas dan limbah kini justru disulap menjadi kawasan hijau berkelanjutan berbasis tabulampot produktif.

Program penghijauan ini dijalankan melalui kolaborasi bersama Kebun Bibit Griya Amanah Jatipurno. Berbagai tanaman buah seperti jambu, anggur Brazil hingga black sapote ditanam dan ditata rapi di sekitar area dapur utama. Kehadiran tanaman tersebut bukan hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga membantu menjaga kualitas udara dan kestabilan kebersihan area pengolahan makanan.

Dapur MBG ini setiap hari memproduksi ribuan porsi makanan bergizi untuk siswa, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui di wilayah Kecamatan Jatipurno. Karena itu, kualitas lingkungan dapur menjadi perhatian serius.

Tanaman tabulampot yang ditempatkan di sekitar area produksi ternyata memiliki banyak fungsi penting, mulai dari membantu menyaring debu dan polutan udara, menurunkan suhu mikro di sekitar dapur, hingga menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman bagi para petugas pengolah makanan.

Aris Setiawan, Ketua Yayasan Budi Utomo selaku lembaga yang menaungi SPPG Jatipurno 1, menegaskan bahwa konsep ruang hijau produktif di kawasan dapur pelayanan gizi merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas lingkungan produksi makanan.

“Kami ingin memastikan lingkungan dapur tetap bersih, sehat, dan nyaman. Kehadiran tabulampot membantu menciptakan udara yang lebih sejuk sekaligus mendukung stabilitas kebersihan area produksi makanan, sehingga pelayanan gizi bagi ribuan penerima manfaat dapat berjalan optimal dan berkualitas,” tegas Aris.

Tak berhenti pada penghijauan semata, SPPG Jatipurno 1 juga mulai mengarah pada sistem zero waste berbasis pertanian lingkar tertutup. Limbah organik sisa dapur nantinya akan diolah menjadi pupuk kompos dan pupuk cair organik untuk mendukung pertumbuhan tanaman buah di sekitar kawasan dapur.

Konsep ini dinilai menjadi langkah cerdas karena limbah dapur tidak lagi hanya dibuang, tetapi diproses kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomi maupun lingkungan.

Tarmin selaku pengelola Kebun Bibit Griya Amanah menyebut kolaborasi tersebut sebagai bukti bahwa kawasan pelayanan publik juga bisa dibangun menjadi area yang produktif sekaligus ramah lingkungan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa dapur layanan gizi pun bisa menjadi pusat edukasi lingkungan dan ketahanan pangan. Tanaman buah yang kami siapkan menggunakan metode vegetatif unggul sehingga cepat berbuah meski ditanam di dalam pot,” katanya.

SPPG Jatipurno 1 sendiri berada di bawah naungan Yayasan Budi Utomo dan kompleks Pondok Pesantren Bairuha Jatipurno. Sejak mulai beroperasi pada September 2025, dapur ini telah melayani lebih dari 2.700 penerima manfaat dengan standar sanitasi ketat, mulai dari penggunaan alat pelindung diri hingga pengendalian kebersihan lingkungan secara berkala.

Konsep dapur hijau yang diterapkan di Jatipurno ini mulai dinilai berpotensi menjadi model pengembangan dapur MBG berbasis ekologi di tingkat nasional. Integrasi antara pelayanan gizi, penghijauan produktif, hingga pengelolaan limbah organik dianggap sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan yang kini mulai diperkuat di berbagai daerah.

Dari sebuah dapur di Jatipurno, Wonogiri, ada bukti kuat bahwa pelayanan makanan bergizi ternyata bisa berjalan beriringan dengan gerakan penghijauan, ketahanan pangan, dan kepedulian lingkungan. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|