WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana tenang di JLS jalur penghubung Giritontro–Giriwoyo mendadak berubah menjadi kepanikan setelah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dan sepeda motor di ruas Jalan Raya Giritontro–Giriwoyo, tepatnya di Dusun Tambahsari, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Peristiwa yang terjadi di kawasan tikungan tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar. Benturan keras antara kendaraan membuat arus lalu lintas sempat melambat, sementara sejumlah warga bergegas memberikan pertolongan awal kepada para korban sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sebuah truk Isuzu bernomor polisi AD 8676 CE yang dikemudikan Subandi (44), warga Kecamatan Batuwarno. Kendaraan tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Honda Blade bernomor polisi AD 5160 TR yang dikendarai Suratmi (42), warga Kecamatan Giriwoyo. Saat kejadian, Suratmi membonceng Sugeng Hariadi (53) yang juga merupakan warga Kecamatan Giriwoyo.
Akibat benturan tersebut, kedua pengendara sepeda motor mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Blade melaju dari arah Giritontro menuju Giriwoyo. Saat memasuki ruas jalan yang menikung, sepeda motor diduga mengambil jalur terlalu ke kanan. Pada saat yang hampir bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Isuzu. Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
Benturan yang terjadi membuat warga sekitar segera berdatangan ke lokasi. Beberapa di antaranya membantu mengamankan korban sambil menunggu kedatangan petugas kepolisian dan tenaga medis.
Tak berselang lama setelah menerima laporan, personel Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas segera melakukan evakuasi korban, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, serta melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap secara rinci penyebab kecelakaan.
Langkah cepat tersebut dilakukan agar proses penanganan berlangsung aman dan situasi di lokasi segera kembali normal. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta mendokumentasikan kondisi kendaraan maupun posisi kecelakaan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo menyampaikan bahwa setiap kejadian kecelakaan lalu lintas akan ditangani secara profesional sesuai prosedur yang berlaku. Penanganan cepat dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh proses berjalan secara transparan.
Pihak kepolisian juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara. Ruas jalan yang memiliki tikungan tajam maupun jarak pandang terbatas memerlukan kewaspadaan ekstra. Pengendara diminta selalu menjaga posisi kendaraan tetap berada di lajur masing-masing, mengendalikan kecepatan sesuai kondisi jalan, menghindari manuver berisiko, serta tetap fokus selama berkendara.
Kecelakaan ini menjadi warning bahwa kelengahan sekecil apa pun dapat berujung pada insiden yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta kehati-hatian saat melintasi tikungan menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

7 hours ago
4


















































