Di Mimika, Seorang Pelajar Tewas Gantung Diri

1 day ago 5

Diduga Dipicu Karena Persoalan Asmara

MIMIKA – Seorang pemuda ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung diri pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 04.00 WIT. Peristiwa ini dilaporkan terjadi di salah satu rumah yang beralamat di Kampung Kaugapu RT 01, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menyebutkan bahwa korban berinisial BW berusia sekitar 20 tahun dan masih berstatus sebagai pelajar. Ia ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung pada seutas tali tambang yang diikat pada kayu dari konstruksi rumahnya. Ia meninggal dalam posisi berlutut.

“Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang kemudian melaporkan kepada keluarga dan selanjutnya melaporkan ke pihak kepolisian,” kata Hempy, Minggu malam.

Polisi lalu bergegas menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk merespon laporan tersebut. Setibanya di lokasi, polisi mendapati korban telah meninggal dengan pemandangan seutas tali jemuran warna buru terlilit di lehernya, sementara mulutnya keluar cairan putih.

“Berdasarkan informasi, korban diduga mengalami permasalahan pribadi terkait hubungan percintaan (asmara) yang belum terselesaikan, sehingga mengambil keputusan untuk mengakhiri hidupnya,” jelas Hempy.

Mengenai peristiwa ini, menurut Hempy pihak keluarga korban telah menerima dengan lapang dada dan tidak ingin melakukan visum. Keluarga lalu menambil langkah penanganan dengan memandikan korban.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut—Kapolsek Mimika Timur bersama unsur pemerintah distrik turut melayat ke rumah duka serta menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

“Situasi di lokasi kejadian hingga saat ini terpantau aman dan kondusif. Polisi tetap melakukan pendekatan kepada keluarga dan masyarakat guna menghindari potensi konflik serta memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga,” tegas Hempy.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan respon kejadian antara lain Kapolsek Mimika Timur Iptu Alex Soumalena, didampingi PS Kanit Intel Aiptu Agus Purnomo, dan Kajaga Regu III Aipda Fernando. (mww/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Diduga Dipicu Karena Persoalan Asmara

MIMIKA – Seorang pemuda ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung diri pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 04.00 WIT. Peristiwa ini dilaporkan terjadi di salah satu rumah yang beralamat di Kampung Kaugapu RT 01, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menyebutkan bahwa korban berinisial BW berusia sekitar 20 tahun dan masih berstatus sebagai pelajar. Ia ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung pada seutas tali tambang yang diikat pada kayu dari konstruksi rumahnya. Ia meninggal dalam posisi berlutut.

“Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang kemudian melaporkan kepada keluarga dan selanjutnya melaporkan ke pihak kepolisian,” kata Hempy, Minggu malam.

Polisi lalu bergegas menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk merespon laporan tersebut. Setibanya di lokasi, polisi mendapati korban telah meninggal dengan pemandangan seutas tali jemuran warna buru terlilit di lehernya, sementara mulutnya keluar cairan putih.

“Berdasarkan informasi, korban diduga mengalami permasalahan pribadi terkait hubungan percintaan (asmara) yang belum terselesaikan, sehingga mengambil keputusan untuk mengakhiri hidupnya,” jelas Hempy.

Mengenai peristiwa ini, menurut Hempy pihak keluarga korban telah menerima dengan lapang dada dan tidak ingin melakukan visum. Keluarga lalu menambil langkah penanganan dengan memandikan korban.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut—Kapolsek Mimika Timur bersama unsur pemerintah distrik turut melayat ke rumah duka serta menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

“Situasi di lokasi kejadian hingga saat ini terpantau aman dan kondusif. Polisi tetap melakukan pendekatan kepada keluarga dan masyarakat guna menghindari potensi konflik serta memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga,” tegas Hempy.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan respon kejadian antara lain Kapolsek Mimika Timur Iptu Alex Soumalena, didampingi PS Kanit Intel Aiptu Agus Purnomo, dan Kajaga Regu III Aipda Fernando. (mww/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|