Diskusi dengan Komunitas Pemuda Ekraf, Menko AHY Tegaskan Pembangunan Infrastruktur untuk Ruang Kreatif

17 hours ago 6

SERANG, SumutPos.co– Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, infrastruktur tidak hanya berorientasi pada jalan dan jembatan, melainkan juga pada penyediaan ruang kreatif bagi generasi muda. Hal tersebut disampaikan saat berdiskusi dengan komunitas pemuda ekonomi kreatif yang tergabung dalam Forum Ekraf Banten dalam rangkaian Safari Ramadan di Kota Serang, Sabtu (21/2/2026).

Dalam dialog tersebut, Menko AHY mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui penyediaan creative hub di berbagai kota, termasuk di Provinsi Banten. Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar pada 17 subsektor ekonomi kreatif yang dapat menjadi penggerak masa depan perekonomian nasional.

“Semangatnya, pemerintah berupaya menghadirkan creative hub di setiap kota sebagai pusat yang menjembatani kreativitas lintas generasi. Kita punya banyak potensi. Indonesia dikenal dengan keberagaman, budaya, dan kekhasan lokal yang unggul. Tinggal bagaimana kita mengemasnya,” ujar AHY kepada awak media.

Menurut AHY, ekonomi kreatif menjadi salah satu pilar pertumbuhan nasional ke depan, terutama ketika ketergantungan pada sektor ekstraktif sumber daya alam semakin berkurang.

Pada kesempatan tersebut, AHY juga melakukan panggilan video dengan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya untuk menjembatani aspirasi pelaku ekonomi kreatif di Banten agar segera ditindaklanjuti secara konkret. “Ekonomi kreatif adalah masa depan ketika kita tidak bisa terus mengandalkan ekonomi berbasis ekstraktif. Kita perlu mengembangkan sektor berbasis kreativitas, termasuk industri,” tambahnya.

AHY menekankan pembangunan infrastruktur harus adaptif terhadap kebutuhan zaman, termasuk menghadirkan fasilitas publik yang mendukung tumbuhnya kreativitas dan inovasi anak muda. “Kami akan mendorong penyediaan fasilitas publik bukan hanya untuk infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, melainkan juga ruang-ruang kreatif,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam rangkaian Safari Ramadan, AHY juga membagikan takjil kepada masyarakat di sekitar Masjid Agung Ats-Tsauroh, Serang. Dalam kegiatan tersebut, AHY didampingi Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman serta Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina, Herzaky Mahendra Putra, dan Arif Rachman. (adz)

SERANG, SumutPos.co– Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, infrastruktur tidak hanya berorientasi pada jalan dan jembatan, melainkan juga pada penyediaan ruang kreatif bagi generasi muda. Hal tersebut disampaikan saat berdiskusi dengan komunitas pemuda ekonomi kreatif yang tergabung dalam Forum Ekraf Banten dalam rangkaian Safari Ramadan di Kota Serang, Sabtu (21/2/2026).

Dalam dialog tersebut, Menko AHY mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui penyediaan creative hub di berbagai kota, termasuk di Provinsi Banten. Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar pada 17 subsektor ekonomi kreatif yang dapat menjadi penggerak masa depan perekonomian nasional.

“Semangatnya, pemerintah berupaya menghadirkan creative hub di setiap kota sebagai pusat yang menjembatani kreativitas lintas generasi. Kita punya banyak potensi. Indonesia dikenal dengan keberagaman, budaya, dan kekhasan lokal yang unggul. Tinggal bagaimana kita mengemasnya,” ujar AHY kepada awak media.

Menurut AHY, ekonomi kreatif menjadi salah satu pilar pertumbuhan nasional ke depan, terutama ketika ketergantungan pada sektor ekstraktif sumber daya alam semakin berkurang.

Pada kesempatan tersebut, AHY juga melakukan panggilan video dengan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya untuk menjembatani aspirasi pelaku ekonomi kreatif di Banten agar segera ditindaklanjuti secara konkret. “Ekonomi kreatif adalah masa depan ketika kita tidak bisa terus mengandalkan ekonomi berbasis ekstraktif. Kita perlu mengembangkan sektor berbasis kreativitas, termasuk industri,” tambahnya.

AHY menekankan pembangunan infrastruktur harus adaptif terhadap kebutuhan zaman, termasuk menghadirkan fasilitas publik yang mendukung tumbuhnya kreativitas dan inovasi anak muda. “Kami akan mendorong penyediaan fasilitas publik bukan hanya untuk infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, melainkan juga ruang-ruang kreatif,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam rangkaian Safari Ramadan, AHY juga membagikan takjil kepada masyarakat di sekitar Masjid Agung Ats-Tsauroh, Serang. Dalam kegiatan tersebut, AHY didampingi Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman serta Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina, Herzaky Mahendra Putra, dan Arif Rachman. (adz)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|