Truk Diduga Rem Blong Hantam 3 Kendaraan dan Rumah Warga di Sumbul, 2 Bocah Tewas, 7 Terluka

13 hours ago 6

DAIRI– Perjalanan rombongan keluarga asal Besitang, Kabupaten Langkat, menuju pesta tugu di Barus berakhir duka. Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan di Jalan Nasional Sidikalang–Medan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Pegagan Julu II, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, merenggut nyawa dua anak dan menyebabkan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.

Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Sheren Oktavia Sibagariang (12) dan Andika Purnomo Sinaga (9), warga Besitang, Kabupaten Langkat. Keduanya tewas di lokasi kejadian setelah mobil pikup yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan hebat.

Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Dairi Aipda Analisa Sinuraya, menjelaskan kecelakaan bermula saat tiga kendaraan melaju beriringan dari arah Medan menuju Sidikalang. Setibanya di lokasi kejadian, truk tronton merek CAMC bernomor polisi B 9335 BYX yang dikemudikan Bahrum Tarigan diduga mengalami rem blong. Truk bermuatan besi itu kemudian menabrak bagian belakang mobil box Isuzu BK 9250 YXX yang dikemudikan Frenky Situmorang.

Benturan keras membuat mobil box terdorong ke depan hingga menghantam mobil pikap Daihatsu Grandmax BK 8219 PO yang dikemudikan Andreas Sinaga. Pikap yang membawa 11 penumpang itu kemudian terguling dan terbalik di badan jalan.

Dalam insiden tersebut, seorang penumpang Grandmax terlempar keluar dari kendaraan dan terlindas truk tronton. Setelah menabrak tiga kendaraan, truk tersebut juga menghantam tiga rumah warga serta sebuah mobil Avanza yang sedang terparkir di garasi.

Selain dua korban meninggal dunia, tujuh orang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Mereka adalah Anita Poppy Sinaga dan Andreas Sinaga yang mengalami luka berat, serta Coki Renaldi Sibagariang, Serli Sibagariang, Steril Agnesia Sibagariang, Dorlina Nainggolan, dan Valentina Pasaribu yang mengalami luka ringan.

“Seluruh korban luka saat ini menjalani perawatan di RSUD Sidikalang, sementara dua korban meninggal masih berada di kamar jenazah menunggu dijemput pihak keluarga,” kata Analisa.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, rombongan keluarga tersebut berangkat dari Besitang dan berencana menghadiri pesta tugu di daerah Barus. Namun nahas, perjalanan yang seharusnya menjadi momen kebersamaan berubah menjadi tragedi yang menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.

Petugas Satlantas Polres Dairi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. (rud/ila)

DAIRI– Perjalanan rombongan keluarga asal Besitang, Kabupaten Langkat, menuju pesta tugu di Barus berakhir duka. Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan di Jalan Nasional Sidikalang–Medan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Pegagan Julu II, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, merenggut nyawa dua anak dan menyebabkan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.

Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Sheren Oktavia Sibagariang (12) dan Andika Purnomo Sinaga (9), warga Besitang, Kabupaten Langkat. Keduanya tewas di lokasi kejadian setelah mobil pikup yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan hebat.

Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Dairi Aipda Analisa Sinuraya, menjelaskan kecelakaan bermula saat tiga kendaraan melaju beriringan dari arah Medan menuju Sidikalang. Setibanya di lokasi kejadian, truk tronton merek CAMC bernomor polisi B 9335 BYX yang dikemudikan Bahrum Tarigan diduga mengalami rem blong. Truk bermuatan besi itu kemudian menabrak bagian belakang mobil box Isuzu BK 9250 YXX yang dikemudikan Frenky Situmorang.

Benturan keras membuat mobil box terdorong ke depan hingga menghantam mobil pikap Daihatsu Grandmax BK 8219 PO yang dikemudikan Andreas Sinaga. Pikap yang membawa 11 penumpang itu kemudian terguling dan terbalik di badan jalan.

Dalam insiden tersebut, seorang penumpang Grandmax terlempar keluar dari kendaraan dan terlindas truk tronton. Setelah menabrak tiga kendaraan, truk tersebut juga menghantam tiga rumah warga serta sebuah mobil Avanza yang sedang terparkir di garasi.

Selain dua korban meninggal dunia, tujuh orang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Mereka adalah Anita Poppy Sinaga dan Andreas Sinaga yang mengalami luka berat, serta Coki Renaldi Sibagariang, Serli Sibagariang, Steril Agnesia Sibagariang, Dorlina Nainggolan, dan Valentina Pasaribu yang mengalami luka ringan.

“Seluruh korban luka saat ini menjalani perawatan di RSUD Sidikalang, sementara dua korban meninggal masih berada di kamar jenazah menunggu dijemput pihak keluarga,” kata Analisa.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, rombongan keluarga tersebut berangkat dari Besitang dan berencana menghadiri pesta tugu di daerah Barus. Namun nahas, perjalanan yang seharusnya menjadi momen kebersamaan berubah menjadi tragedi yang menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.

Petugas Satlantas Polres Dairi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. (rud/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|