WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dampak musim kemarau mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Wonogiri. Menurunnya debit sumber mata air membuat warga di beberapa desa kesulitan memperoleh pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menyikapi kondisi tersebut, Kodim 0728/Wonogiri bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Dusun Kendal, Desa Basuhan, Kecamatan Eromoko, Rabu (5/8/2026).
Sebanyak 10.500 liter air bersih didistribusikan menggunakan satu unit mobil tangki Damkar Kodim
Wonogiri. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 104 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 315 jiwa yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi kesulitan mendapatkan air akibat kemarau yang terus berlangsung.
Kedatangan mobil tangki disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat telah menyiapkan berbagai wadah penampungan, mulai dari jeriken, ember hingga tandon air. Mereka mengantre dengan tertib demi mendapatkan pasokan air bersih yang sangat dibutuhkan untuk memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Dandim Wonogiri Letkol Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Danramil Eromoko Kapten Hadi Santoso menegaskan bahwa TNI akan terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama saat musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Kodim Wonogiri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memantau wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan sehingga bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran,” ujar Hadi Santoso menyampaikan pesan Dandim.
Menurutnya, distribusi air bersih tidak hanya menjadi solusi sementara bagi warga yang mengalami kekurangan air, tetapi juga bagian dari langkah cepat TNI dalam merespons kondisi yang berkembang di masyarakat. Koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait akan terus dilakukan agar daerah-daerah yang mengalami krisis air dapat segera memperoleh bantuan sesuai kebutuhan.
Musim kemarau yang melanda Wonogiri memang mulai berdampak terhadap berkurangnya cadangan air di sejumlah desa, terutama wilayah yang selama ini mengandalkan sumber mata air dan sumur dangkal. Ketika debit air menurun drastis, aktivitas masyarakat pun ikut terganggu karena kebutuhan air bersih menjadi semakin sulit dipenuhi.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, Kodim Wonogiri berharap masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa harus terbebani oleh keterbatasan air bersih. Kehadiran TNI di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman kekeringan yang kerap terjadi saat musim kemarau. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

9 hours ago
7


















































