Lapas Merauke Usulkan 69 Warga Binaan Terima Remisi Idul Fitri 1447 H

6 days ago 1

MERAUKE – Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke di bulan Ramadan ini mengajukan pemberian remisi khusus bagi warga binaan yang beragama Islam yang telah memenuhi persyaratan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke Dewanto ditemui media ini mengungkapkan, pada bulan Ramadan 1447 H tahun 2026 ini pihaknya telah mengajukan 69 warga binaan untuk mendapatkan remisi umum (RU) I.

Namun tidak ada yang mendapatkan remisi umum II. ‘’Untuk remisi umum I, sebanyak 69 warga binaan Muslim yang kita ajukan untuk mendapatkan remisi,’’ kata Dewanto di ruang kerjanya, Jumat (13/3).

Dewanto mengungkapkan, besarnya remisi yang diperoleh dari 69 warga binaan tersebut bervariasi. Mulai dari 15 hari sampai 2 bulan. Untuk remisi 15 hari sebanyak 14 orang, 1 bulan 43 orang, 1 bulan 15 hari 9 orang dan remisi selama 2 bulan 3 orang.

Dewanto juga menjelaskan bahwa ada 7 warga binaan Muslim yang tidak mendapatakan remisi dengan rincian, remisi susulan 1 orang. Sedang menjalani subsidair 2 orang. Artinya, 2 warga binaan tersebut telah menjalani pidana pokok dan tinggal menjalani kurungan subsidair.

‘’Untuk warga binaan yang telah menjalani pidana pokok tidak diusulkan lagi untuk meperoleh remisi,’’ terangnya.

Sedangkan 4 diantaranya belum diberikan remisi karena menjalani penahanan kurang dari 6 bulan. Namun setelah menjalani penahanan atau masa pidana selama 6 bulan maka remisinya akan diberikan kemudian selama 15 hari. ‘’Karena tahun pertama, maka dia akan mendapat remisi 15 hari,’’ jelasnya

Kalapas Dewanto mengungkapkan, saat ini jumlah warga binaan Lapas Merauke sebanyak 535 orang. Yang terdiri dari Napi sebanyak 488 orang dan tahanan sebanyak 47 orang.

‘’Sudah sangat over kapasitas. Karena sudah lebih 500 warga binaan. Sementara kapasitas saat ini hanya bisa menampung 300an warga binaan,’’ jelasnya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

MERAUKE – Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke di bulan Ramadan ini mengajukan pemberian remisi khusus bagi warga binaan yang beragama Islam yang telah memenuhi persyaratan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke Dewanto ditemui media ini mengungkapkan, pada bulan Ramadan 1447 H tahun 2026 ini pihaknya telah mengajukan 69 warga binaan untuk mendapatkan remisi umum (RU) I.

Namun tidak ada yang mendapatkan remisi umum II. ‘’Untuk remisi umum I, sebanyak 69 warga binaan Muslim yang kita ajukan untuk mendapatkan remisi,’’ kata Dewanto di ruang kerjanya, Jumat (13/3).

Dewanto mengungkapkan, besarnya remisi yang diperoleh dari 69 warga binaan tersebut bervariasi. Mulai dari 15 hari sampai 2 bulan. Untuk remisi 15 hari sebanyak 14 orang, 1 bulan 43 orang, 1 bulan 15 hari 9 orang dan remisi selama 2 bulan 3 orang.

Dewanto juga menjelaskan bahwa ada 7 warga binaan Muslim yang tidak mendapatakan remisi dengan rincian, remisi susulan 1 orang. Sedang menjalani subsidair 2 orang. Artinya, 2 warga binaan tersebut telah menjalani pidana pokok dan tinggal menjalani kurungan subsidair.

‘’Untuk warga binaan yang telah menjalani pidana pokok tidak diusulkan lagi untuk meperoleh remisi,’’ terangnya.

Sedangkan 4 diantaranya belum diberikan remisi karena menjalani penahanan kurang dari 6 bulan. Namun setelah menjalani penahanan atau masa pidana selama 6 bulan maka remisinya akan diberikan kemudian selama 15 hari. ‘’Karena tahun pertama, maka dia akan mendapat remisi 15 hari,’’ jelasnya

Kalapas Dewanto mengungkapkan, saat ini jumlah warga binaan Lapas Merauke sebanyak 535 orang. Yang terdiri dari Napi sebanyak 488 orang dan tahanan sebanyak 47 orang.

‘’Sudah sangat over kapasitas. Karena sudah lebih 500 warga binaan. Sementara kapasitas saat ini hanya bisa menampung 300an warga binaan,’’ jelasnya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|