Milad ke-94, Pemuda Muhammadiyah Surakarta Dorong Kader Lebih Responsif pada Persoalan Kota

7 hours ago 6
Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta dan para kader berpose bersama usai acara peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah Surakarta, Minggu(24/5/2026) | Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Persoalan lingkungan hingga tantangan kebangsaan menjadi sorotan dalam puncak peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah Surakarta.

Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi sekaligus penguatan peran kader muda agar lebih responsif terhadap persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Surakarta menggelar sarasehan kader lintas generasi di Loji Gandrung, rumah dinas Wali Kota Surakarta, Minggu (24/5/2026). Kegiatan itu menghadirkan Hajriyanto Y. Thohari yang juga pernah menjabat Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 1993-1998.

Acara turut dihadiri Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, Ketua Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK SDI) PDM Solo Suyanto, serta kader Pemuda Muhammadiyah lintas generasi di Kota Solo.

Dalam sambutannya, Respati menyoroti persoalan sampah yang menurutnya kini menjadi isu serius baik di tingkat daerah maupun nasional. Ia mendorong generasi muda, khususnya kader Pemuda Muhammadiyah, ikut terlibat aktif mencari solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk mencari solusi atas permasalahan sampah yang saat ini menjadi isu nasional, baik di daerah maupun di pusat. Kami mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk fokus membantu masyarakat dalam memberikan solusi penguraian sampah ke depannya. Mari menjaga bumi dan semesta kita demi anak-anak serta masa depan yang lebih baik,” ujar Respati.

Sementara itu, dalam sesi sarasehan, Hajriyanto Y. Thohari menekankan pentingnya penguatan ideologi dan nilai perjuangan Muhammadiyah bagi kader muda. Menurutnya, kader Muhammadiyah harus memiliki pemahaman mendalam terhadap nilai keadilan dan semangat perjuangan agar mampu tampil percaya diri dalam berbagai bidang.

“Acara sarasehan ini sangat penting bagi kader-kader Muhammadiyah agar dapat memahami perannya sebagai pelopor, pelangsung, sekaligus penyempurna amal usaha dan cita-cita Muhammadiyah. Dengan pemahaman dan penghayatan yang mendalam terhadap nilai-nilai keadilan, kader Muhammadiyah akan lebih semangat dan percaya diri untuk berkiprah, baik dalam struktur organisasi Muhammadiyah, kepemimpinan keumatan, maupun dalam arena kebangsaan,” kata Hajriyanto.

Ketua PDPM Surakarta, Andi Tri Prasetyo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan visi antar kader lintas generasi.

“Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan visi bersama bagi kader-kader Pemuda Muhammadiyah di Surakarta. Harapannya, kader Pemuda Muhammadiyah dapat menjadi kader umat, kader bangsa, dan kader persyarikatan, serta lebih responsif terhadap berbagai isu dan permasalahan yang ada di Kota Surakarta,” ungkap Andi.

Apresiasi juga disampaikan Umar Hasyim yang menilai kegiatan sarasehan lintas generasi tersebut penting untuk terus dilanjutkan dengan menghadirkan tokoh-tokoh Muhammadiyah lainnya.

Menurutnya, forum semacam itu dapat menjaga ikatan silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring kader di berbagai generasi.

Puncak Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah Surakarta berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang temu kader lintas masa, kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi mengenai peran pemuda dalam menjawab tantangan sosial, lingkungan, dan kebangsaan di era sekarang. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|