OPEN DONASI! Lagi BU Persiwi Wonogiri Butuh Dana 700 Juta

9 hours ago 12
SepakbolaSeleksi Persiwi Wonogiri. Dok. Panitia

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Persiwi Wonogiri tengah menghadapi tantangan besar menjelang bergulirnya sejumlah kompetisi sepak bola tahun 2026. Klub kebanggaan masyarakat kawasan Jateng Tenggara itu membutuhkan suntikan dana hingga sekitar Rp700 juta untuk memastikan langkah mereka tetap berjalan di dua ajang bergengsi, yakni Piala Soeratin dan Liga 4.

Kondisi tersebut membuat manajemen Persiwi Wonogiri membuka peluang dukungan dari berbagai pihak. Mulai dari pecinta sepak bola, pelaku usaha, komunitas, tokoh masyarakat, hingga yayasan mitra program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan kata lain, Persiwi Wonogiri kini membuka ruang donasi bagi siapa saja yang ingin ikut mengambil bagian dalam perjalanan klub yang telah menjadi kebanggaan daerah tersebut. Meminjam istilah terkini, yakni open donasi, lantaran BU alias butuh uang.

Gagasan pencarian dukungan pendanaan itu mengemuka dalam agenda silaturahmi pengurus Persiwi Wonogiri periode 2026-2030 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (16/6/2026) sore. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membahas masa depan klub sekaligus strategi pendanaan menghadapi kompetisi yang sudah di depan mata.

Ketua Persiwi Wonogiri, Sugiyanto, menegaskan bahwa klub tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci agar Persiwi mampu bersaing dan membawa nama Wonogiri lebih jauh di kancah sepak bola nasional.

“Kita butuh dukungan dari berbagai pihak,” ujar Sugiyanto.

Pria yang juga bos resto ternama itu menjelaskan, kebutuhan dana terbesar saat ini berasal dari persiapan dua kompetisi utama yang akan diikuti Persiwi sepanjang tahun 2026. Untuk mengikuti Piala Soeratin, klub membutuhkan anggaran sekitar Rp200 juta. Sementara untuk mengarungi kompetisi Liga 4 dibutuhkan dana sekitar Rp500 juta.

Jika digabungkan, total kebutuhan anggaran mencapai kurang lebih Rp700 juta. Angka tersebut masih sebatas kebutuhan untuk berpartisipasi dalam kompetisi dan belum termasuk pengembangan klub dalam jangka panjang.

Bagi banyak pecinta sepak bola Wonogiri, angka tersebut mungkin terdengar besar. Namun jika dukungan datang dari banyak pihak, target itu dinilai bukan sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Terlebih Persiwi selama ini dikenal sebagai wadah pembinaan talenta-talenta muda sepak bola yang berasal dari berbagai kecamatan di Wonogiri.

Di sisi lain, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno memberikan lampu hijau terhadap upaya pencarian dukungan pendanaan yang dilakukan Persiwi. Namun ia menegaskan bahwa proses penggalangan dana harus dilakukan secara terbuka, sukarela, dan tidak mengandung unsur paksaan.

Menurutnya, salah satu opsi yang dapat ditempuh adalah melalui pembukaan rekening khusus sehingga masyarakat yang ingin membantu bisa menyalurkan dukungan secara langsung dan transparan. Pemerintah Kabupaten Wonogiri juga menyatakan akan memberikan dukungan terhadap cabang olahraga sepak bola sesuai kemampuan yang dimiliki.

Pernyataan tersebut membuka harapan baru bagi Persiwi Wonogiri yang saat ini sedang bersiap membangun kekuatan tim. Di tengah tingginya biaya kompetisi sepak bola modern, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting untuk menjaga eksistensi klub sekaligus memberi kesempatan kepada para pemain muda daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka di level yang lebih tinggi.

Kini pertanyaannya sederhana, siapa yang siap ikut menjadi bagian dari perjalanan Persiwi Wonogiri? Saat klub kebanggaan Jateng Tenggara membutuhkan dukungan, kesempatan terbuka bagi siapa saja untuk ikut menyumbang dan membantu Persiwi mengejar mimpi di Piala Soeratin maupun Liga 4 musim 2026. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|