PDI-P Medan Soroti Minimnya Anggaran KONI 2026

16 hours ago 5

MEDAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Medan menyoroti minimnya anggaran pembinaan olahraga untuk KONI Medan pada tahun 2026. Pihaknya mendesak agar kebijakan penganggaran Pemko Medan agar lebih berpihak pada kemajuan olahraga.

“Kami sudah banyak menyerap aspirasi dari KONI Medan terkait penganggaran yang sangat minim. Dulu belasan miliar, sekarang sekitar Rp3 miliar, sementara jumlah cabor ada 56 dan ke depan akan bertambah menjadi 61. Ini tentu sangat minim untuk membiayai pembinaan,” kata Hasyim saat menerima kedatangan pengurus KONI Kota Medan Sekretariat PDIP Medan, Jalan Asrama, Teladan Barat, Kamis (26/2/2026).

Pada pertemuan ini, KONI Medan datang dipimpin Ketua Aswindy Fachrizal, didampingi Sekretaris Umum Helty Susilo, Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Suharjo, Wakil Ketua Umum II Bidang Organisasi Halomoan Samosir, Wakil Bendahara IV Siegfried, serta jajaran pengurus lainnya.

Mereka diterima Ketua DPC PDIP Medan Hasyim SE, didampingi anggota Fraksi PDIP DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak, Agus Setiawan, Jusup Gingting Suka, Lily, serta pengurus DPC lainnya.

Menurut Hasyim, dengan anggaran yang terbatas, akan sulit bagi KONI Medan untuk menjalankan program pembinaan secara optimal dan meraih prestasi yang diharapkan. “Bagaimana pembinaan bisa maksimal kalau anggarannya sangat minim? Untuk mencapai prestasi olahraga tentu butuh dukungan dana yang memadai,” tegasnya.

Hasyiem menyebut, PDIP memiliki perpanjangan tangan melalui fraksi di DPRD Kota Medan yang dapat mendorong kebijakan penganggaran agar lebih berpihak pada kemajuan olahraga.

“Kami berharap ada upaya dari fraksi untuk mendorong Wali Kota agar bisa meningkatkan anggaran KONI Medan, termasuk melalui perubahan anggaran (P). Kami akan upayakan yang terbaik supaya olahraga di Medan bisa berprestasi,” tegasnya.

Dia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap atlet berprestasi. Menurutnya, banyak atlet Kota Medan yang telah mengharumkan nama daerah namun belum mendapatkan apresiasi yang layak.

“Kalau atlet berprestasi tentu perlu diberikan apresiasi. Banyak atlet kita kurang perhatian, ini harus kita pikirkan bersama demi kemajuan olahraga di Kota Medan,” tambahnya.

Selain mendorong dukungan dari pemerintah kota, PDIP Medan juga mengusulkan agar KONI melakukan terobosan dengan menggandeng para pemangku kepentingan, termasuk BUMN dan BUMD, untuk memperoleh dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Perlu juga terobosan untuk mendapatkan dukungan stakeholder seperti BUMN dan BUMD. Kita harap ada upaya menggandeng perusahaan agar bisa membantu pembinaan olahraga melalui CSR,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KONI Medan Aswindy Fachrizal menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PDIP Medan, khususnya melalui fraksi di DPRD.

“Kami berterima kasih atas dukungan Fraksi PDIP dan Ketua PDIP Medan, Bapak Hasyiem. Harapan kami tentu ada penambahan anggaran, karena prestasi tidak bisa dicapai tanpa dukungan dana yang memadai,” ujarnya.

Aswindy menegaskan, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, KONI Medan tetap berkomitmen memaksimalkan pembinaan atlet di berbagai cabor. Dia juga optimistis Kota Medan mampu kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) mendatang.

“Kami optimistis di Porprovsu nanti Medan bisa kembali menjadi juara umum. Tapi tentu itu harus didukung dengan kebijakan anggaran yang berpihak pada pembinaan,” pungkasnya. (dek)

MEDAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Medan menyoroti minimnya anggaran pembinaan olahraga untuk KONI Medan pada tahun 2026. Pihaknya mendesak agar kebijakan penganggaran Pemko Medan agar lebih berpihak pada kemajuan olahraga.

“Kami sudah banyak menyerap aspirasi dari KONI Medan terkait penganggaran yang sangat minim. Dulu belasan miliar, sekarang sekitar Rp3 miliar, sementara jumlah cabor ada 56 dan ke depan akan bertambah menjadi 61. Ini tentu sangat minim untuk membiayai pembinaan,” kata Hasyim saat menerima kedatangan pengurus KONI Kota Medan Sekretariat PDIP Medan, Jalan Asrama, Teladan Barat, Kamis (26/2/2026).

Pada pertemuan ini, KONI Medan datang dipimpin Ketua Aswindy Fachrizal, didampingi Sekretaris Umum Helty Susilo, Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Suharjo, Wakil Ketua Umum II Bidang Organisasi Halomoan Samosir, Wakil Bendahara IV Siegfried, serta jajaran pengurus lainnya.

Mereka diterima Ketua DPC PDIP Medan Hasyim SE, didampingi anggota Fraksi PDIP DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak, Agus Setiawan, Jusup Gingting Suka, Lily, serta pengurus DPC lainnya.

Menurut Hasyim, dengan anggaran yang terbatas, akan sulit bagi KONI Medan untuk menjalankan program pembinaan secara optimal dan meraih prestasi yang diharapkan. “Bagaimana pembinaan bisa maksimal kalau anggarannya sangat minim? Untuk mencapai prestasi olahraga tentu butuh dukungan dana yang memadai,” tegasnya.

Hasyiem menyebut, PDIP memiliki perpanjangan tangan melalui fraksi di DPRD Kota Medan yang dapat mendorong kebijakan penganggaran agar lebih berpihak pada kemajuan olahraga.

“Kami berharap ada upaya dari fraksi untuk mendorong Wali Kota agar bisa meningkatkan anggaran KONI Medan, termasuk melalui perubahan anggaran (P). Kami akan upayakan yang terbaik supaya olahraga di Medan bisa berprestasi,” tegasnya.

Dia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap atlet berprestasi. Menurutnya, banyak atlet Kota Medan yang telah mengharumkan nama daerah namun belum mendapatkan apresiasi yang layak.

“Kalau atlet berprestasi tentu perlu diberikan apresiasi. Banyak atlet kita kurang perhatian, ini harus kita pikirkan bersama demi kemajuan olahraga di Kota Medan,” tambahnya.

Selain mendorong dukungan dari pemerintah kota, PDIP Medan juga mengusulkan agar KONI melakukan terobosan dengan menggandeng para pemangku kepentingan, termasuk BUMN dan BUMD, untuk memperoleh dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Perlu juga terobosan untuk mendapatkan dukungan stakeholder seperti BUMN dan BUMD. Kita harap ada upaya menggandeng perusahaan agar bisa membantu pembinaan olahraga melalui CSR,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KONI Medan Aswindy Fachrizal menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PDIP Medan, khususnya melalui fraksi di DPRD.

“Kami berterima kasih atas dukungan Fraksi PDIP dan Ketua PDIP Medan, Bapak Hasyiem. Harapan kami tentu ada penambahan anggaran, karena prestasi tidak bisa dicapai tanpa dukungan dana yang memadai,” ujarnya.

Aswindy menegaskan, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, KONI Medan tetap berkomitmen memaksimalkan pembinaan atlet di berbagai cabor. Dia juga optimistis Kota Medan mampu kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) mendatang.

“Kami optimistis di Porprovsu nanti Medan bisa kembali menjadi juara umum. Tapi tentu itu harus didukung dengan kebijakan anggaran yang berpihak pada pembinaan,” pungkasnya. (dek)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|