KEPALA Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, memastikan pengerjaan proyek pengendalian banjir di Pintu Tol Bandar Selamat di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, akan mulai dikerjakan di tahun 2027.
Azmi mengatakan, pengendalian banjir tersebut akan dilakukan melalui pengerjaan kolam retensi dan pembangunan drainase dengan skema penggunaan U-Ditch yang telah ditampung dalam R-APBD Kota Medan Tahun Anggaran 20267.
“Selama ini kendalanya kita tidak ada lahan untuk pembangunan kolam retensinya. Alhamdulillah, lokasinya sudah dapat dan tinggal dibebaskan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang (PKPCKTR). Anggarannya juga sudah ditampung. Sekarang tinggal Penetapan Lokasi (Penlok) untuk dikerjakan tahun depan,” beber Azmi, Kamis (10/9/2026).
Azmi menjelaskan, dalam pengerjaan itu pihaknya juga akan beriringan dengan Pemerintah Pusat, mengingat jalan Letda Sujono berstatus sebagai jalan nasional.
“Pastinya kita berkolaborasi juga dengan Pemkab Deli Serdang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) karena titik banjir di Jalan Letda Sujono berada di perbatasan Kota Medan,” ujarnya.
Ditegaskan Azmi, pengendalian banjir di Pintu Tol Jalan Letda Sujono merupakan prioritas untuk segera diselesaikan.
“Makanya Selasa kemarin kami bersama Pak Gubernur dan Wakil Wali Kota meninjau langsung ke lokasi untuk memetakan masalah sekaligus mencari solusi untuk penanganan banjir di sana. Pada intinya, begitu lahan kolam retensi selesai dibebaskan langsung kita eksekusi. Ini memang menjadi perhatian Pak Wali juga mengingat lokasi tersebut terus banjir ketikan hujan. Ditambah lagi wilayah itu berbentuk cekungan, sehingga memang harus cepat ditangani,” tegasnya.
Untuk upaya saat ini, sambung Azmi, pihaknya akan terus menyiagakan mobil penyedot untuk menyedot air ketika wilayah tersebut banjir.
“Untuk pembuangan air di sana sudah tidak ada, hampir semua saluran drainase sudah ditutup warga. Cara satu-satunya tinggal menyedot genangan air yang ada, makanya ketika hujan petugas kita langsung turun kesana untuk melakukan penyedotan. Tapi nanti ketika pengerjaan dilakukan, semua yang ditutup itu akan kita bongkar dan dipasang U-Ditch,” katanya.
Tak hanya Jalan Letda Sujono, Azmi juga menyebut pengendalian banjir di tahun depan juga akan difokuskan di Jalan Eka Warni, Kecamatan Medan Johor.
“Untuk yang di Jalan Eka Warni kita berkolaborasi dengan Pemprovsu. Nanti Pemprovsu akan membuat sodetan sepanjang 2 km agar air bisa langsung dialiri ke sungai, sementara kita akan memperbaiki jalan sesuai kewenangan Pemko Medan. Ini lagi kita ukur berapa panjangnya. Yang jelas semua masuk dalam rencana kerja Dinas SDABMBK Kota Medan untuk dieksekusi di Tahun 2027,” pungkasnya. (map/azw)
KEPALA Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, memastikan pengerjaan proyek pengendalian banjir di Pintu Tol Bandar Selamat di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, akan mulai dikerjakan di tahun 2027.
Azmi mengatakan, pengendalian banjir tersebut akan dilakukan melalui pengerjaan kolam retensi dan pembangunan drainase dengan skema penggunaan U-Ditch yang telah ditampung dalam R-APBD Kota Medan Tahun Anggaran 20267.
“Selama ini kendalanya kita tidak ada lahan untuk pembangunan kolam retensinya. Alhamdulillah, lokasinya sudah dapat dan tinggal dibebaskan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang (PKPCKTR). Anggarannya juga sudah ditampung. Sekarang tinggal Penetapan Lokasi (Penlok) untuk dikerjakan tahun depan,” beber Azmi, Kamis (10/9/2026).
Azmi menjelaskan, dalam pengerjaan itu pihaknya juga akan beriringan dengan Pemerintah Pusat, mengingat jalan Letda Sujono berstatus sebagai jalan nasional.
“Pastinya kita berkolaborasi juga dengan Pemkab Deli Serdang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) karena titik banjir di Jalan Letda Sujono berada di perbatasan Kota Medan,” ujarnya.
Ditegaskan Azmi, pengendalian banjir di Pintu Tol Jalan Letda Sujono merupakan prioritas untuk segera diselesaikan.
“Makanya Selasa kemarin kami bersama Pak Gubernur dan Wakil Wali Kota meninjau langsung ke lokasi untuk memetakan masalah sekaligus mencari solusi untuk penanganan banjir di sana. Pada intinya, begitu lahan kolam retensi selesai dibebaskan langsung kita eksekusi. Ini memang menjadi perhatian Pak Wali juga mengingat lokasi tersebut terus banjir ketikan hujan. Ditambah lagi wilayah itu berbentuk cekungan, sehingga memang harus cepat ditangani,” tegasnya.
Untuk upaya saat ini, sambung Azmi, pihaknya akan terus menyiagakan mobil penyedot untuk menyedot air ketika wilayah tersebut banjir.
“Untuk pembuangan air di sana sudah tidak ada, hampir semua saluran drainase sudah ditutup warga. Cara satu-satunya tinggal menyedot genangan air yang ada, makanya ketika hujan petugas kita langsung turun kesana untuk melakukan penyedotan. Tapi nanti ketika pengerjaan dilakukan, semua yang ditutup itu akan kita bongkar dan dipasang U-Ditch,” katanya.
Tak hanya Jalan Letda Sujono, Azmi juga menyebut pengendalian banjir di tahun depan juga akan difokuskan di Jalan Eka Warni, Kecamatan Medan Johor.
“Untuk yang di Jalan Eka Warni kita berkolaborasi dengan Pemprovsu. Nanti Pemprovsu akan membuat sodetan sepanjang 2 km agar air bisa langsung dialiri ke sungai, sementara kita akan memperbaiki jalan sesuai kewenangan Pemko Medan. Ini lagi kita ukur berapa panjangnya. Yang jelas semua masuk dalam rencana kerja Dinas SDABMBK Kota Medan untuk dieksekusi di Tahun 2027,” pungkasnya. (map/azw)

4 hours ago
2

















































