TEBINGTINGGI-Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebingtinggi, Erwin Suheri Damanik, memimpin Rapat Kerja (Raker) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Ruang Mawar, Lantai 3 Gedung Balai Kota, Jumat (10/4). Rapat koordinasi tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya dalam mengendalikan laju inflasi.
Fokus utama pertemuan adalah memperkuat sinergi lintas instansi serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam pengendalian inflasi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan Bank Indonesia, Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), serta sejumlah lembaga vertikal yang tergabung dalam TPID Kota Tebingtinggi.
Dalam arahannya, Erwin Suheri Damanik menegaskan bahwa rapat ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
“Rapat ini dilaksanakan untuk mengevaluasi pengendalian inflasi dan pelaksanaan tugas TPID, sekaligus menyusun langkah konkret ke depan,” ujarnya.
Sejumlah agenda penting dibahas dalam rakor tersebut, di antaranya penyusunan peta jalan (roadmap) pengendalian inflasi Kota Tebingtinggi Tahun 2025–2027, perkembangan perekonomian daerah, serta evaluasi capaian Indeks Harga Konsumen (IHK).
Selain itu, turut dibahas hasil monitoring Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kinerja TPID, serta optimalisasi pemanfaatan APBD untuk mendukung intervensi pasar.
Melalui sinergi yang kuat antarinstansi, diharapkan kebijakan yang dihasilkan mampu lebih responsif, terutama dalam mengantisipasi lonjakan harga komoditas pangan.
Tak hanya itu, rapat juga menyinggung strategi peningkatan pendapatan daerah Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat ketahanan fiskal kota.
Pemerintah Kota Tebing Tinggi optimistis, dengan kolaborasi yang solid, laju inflasi dapat terus terkendali sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. (mag-3/azw)
TEBINGTINGGI-Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebingtinggi, Erwin Suheri Damanik, memimpin Rapat Kerja (Raker) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Ruang Mawar, Lantai 3 Gedung Balai Kota, Jumat (10/4). Rapat koordinasi tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya dalam mengendalikan laju inflasi.
Fokus utama pertemuan adalah memperkuat sinergi lintas instansi serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam pengendalian inflasi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan Bank Indonesia, Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), serta sejumlah lembaga vertikal yang tergabung dalam TPID Kota Tebingtinggi.
Dalam arahannya, Erwin Suheri Damanik menegaskan bahwa rapat ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
“Rapat ini dilaksanakan untuk mengevaluasi pengendalian inflasi dan pelaksanaan tugas TPID, sekaligus menyusun langkah konkret ke depan,” ujarnya.
Sejumlah agenda penting dibahas dalam rakor tersebut, di antaranya penyusunan peta jalan (roadmap) pengendalian inflasi Kota Tebingtinggi Tahun 2025–2027, perkembangan perekonomian daerah, serta evaluasi capaian Indeks Harga Konsumen (IHK).
Selain itu, turut dibahas hasil monitoring Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kinerja TPID, serta optimalisasi pemanfaatan APBD untuk mendukung intervensi pasar.
Melalui sinergi yang kuat antarinstansi, diharapkan kebijakan yang dihasilkan mampu lebih responsif, terutama dalam mengantisipasi lonjakan harga komoditas pangan.
Tak hanya itu, rapat juga menyinggung strategi peningkatan pendapatan daerah Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat ketahanan fiskal kota.
Pemerintah Kota Tebing Tinggi optimistis, dengan kolaborasi yang solid, laju inflasi dapat terus terkendali sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. (mag-3/azw)

17 hours ago
10

















































