Penembak Rombongan Mantan Kapolri Dibekuk

13 hours ago 7

JAYAPURA–Butuh 13 tahun lamanya untuk menangkap salah satu pelaku penyerangan rombongan mantan Kapolri, Tito Karnavian saat mendatangi Kabupaten Lanny Jaya tahun 2012 lalu. Pria yang dimaksud adalah Pulan Wonda alias Kamenak.

Ia dibekuk Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Kamis (2/4). Ia diketahui merupakan anggota kelompok bersenjata Kodap XII Lanny Jaya yang selama ini aktif beroperasi di wilayah pegunungan tengah Papua.

Penangkapan dilakukan di Kampung Peruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya sekitar pukul 12.27 WIT. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo menjelaskan, pelaku terdeteksi saat berada di sebuah bengkel motor di Kota Mulia. “Tim melakukan pemantauan dan penyekatan.

Saat pelaku melintas menggunakan sepeda motor, yang bersangkutan menabrak kendaraan petugas dan berupaya melarikan diri. Aparat telah memberikan dua kali tembakan peringatan, namun tidak diindahkan, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur yang melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4).

Dalam penangkapan tersebut, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Jupiter MX 135 cc, tiga unit telepon genggam, charger, STNK dan kunci motor, tas hitam, topi loreng, dompet, noken, serta tiga lembar uang palsu. Menurut Yusuf, Pulan Wonda memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata, baik terhadap aparat keamanan maupun masyarakat sipil di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya.

Ia diduga terlibat dalam sejumlah peristiwa sejak tahun 2010 hingga 2014, termasuk penembakan terhadap rombongan Kapolda Papua saat itu, Tito Karnavian, pada 28 November 2012 di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya. Selain itu, pelaku juga diduga terlibat dalam berbagai aksi penyerangan yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, baik dari kalangan aparat maupun warga sipil, serta perampasan senjata api dan pembakaran fasilitas kepolisian.

JAYAPURA–Butuh 13 tahun lamanya untuk menangkap salah satu pelaku penyerangan rombongan mantan Kapolri, Tito Karnavian saat mendatangi Kabupaten Lanny Jaya tahun 2012 lalu. Pria yang dimaksud adalah Pulan Wonda alias Kamenak.

Ia dibekuk Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Kamis (2/4). Ia diketahui merupakan anggota kelompok bersenjata Kodap XII Lanny Jaya yang selama ini aktif beroperasi di wilayah pegunungan tengah Papua.

Penangkapan dilakukan di Kampung Peruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya sekitar pukul 12.27 WIT. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo menjelaskan, pelaku terdeteksi saat berada di sebuah bengkel motor di Kota Mulia. “Tim melakukan pemantauan dan penyekatan.

Saat pelaku melintas menggunakan sepeda motor, yang bersangkutan menabrak kendaraan petugas dan berupaya melarikan diri. Aparat telah memberikan dua kali tembakan peringatan, namun tidak diindahkan, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur yang melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4).

Dalam penangkapan tersebut, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Jupiter MX 135 cc, tiga unit telepon genggam, charger, STNK dan kunci motor, tas hitam, topi loreng, dompet, noken, serta tiga lembar uang palsu. Menurut Yusuf, Pulan Wonda memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata, baik terhadap aparat keamanan maupun masyarakat sipil di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya.

Ia diduga terlibat dalam sejumlah peristiwa sejak tahun 2010 hingga 2014, termasuk penembakan terhadap rombongan Kapolda Papua saat itu, Tito Karnavian, pada 28 November 2012 di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya. Selain itu, pelaku juga diduga terlibat dalam berbagai aksi penyerangan yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, baik dari kalangan aparat maupun warga sipil, serta perampasan senjata api dan pembakaran fasilitas kepolisian.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|