Pertamina Papua Pegunungan Lakukan Sidak ke Pangkalan Mitan

14 hours ago 6

WAMENA – Perwakilan Pertamina Papua Pegunungan mulai melakukan inspeksi ke sejumlah pangkalan minyak tanah yang ada di Kota Wamena.  Sales Branch Manager Pertamina Papua Pegunungan Andre Hausan menyatakan saat ini jumlah pangkalan resmi yang ada di Jayawijaya berjumlah 315. Pangkalan ini sudah ditetapkan untuk menjual BBM jenis Minyak Tanah (Mitan) sesuai dengan ketetapan dari pemerintah yakni Rp 4000 per liter.

“Kami dari pertaminta menyarankan masyarakat bisa mencari pangkalan terdekat dari rumah mereka untuk bisa membeli minyak tanah di situ saja, sebab minyak tanah merupakan barang subsidi sehingga kita siapkan layanan pengaduan yang sudah ditempel di beberapa pangkalan,”ungkapnya Kamis (9/4).

Menurutnya, pihaknya memberikan nomor pengaduan ini agar apabila ada pangkalan yang menjual BBM minyak tanah ini tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan, masyarakat bisa melaporkan kepada agen penyalur, Pertamina dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya sehingga akan ditindak lanjuti dan berikan sangsi tegas ke pangkalan tersebut.

“Bagi warga yang belum terdaftar bisa mencari pangkalan terdekat untuk mendaftar, sebab kalau memang kuota mitan di satu pangkalan itu kurang maka kita bisa memberikan ekstra droping, karena kita melihat dari kebutuhan masyarakat juga,”jelas Andre Hausan.

Secara terpisah, Kabid Ekspor Impor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sammy Rumbino menegaskan akan melakukan pengawasan terkait dengan penjualan minyak tanah baik di setiap pangkalan maupun pengecer, sebab berdasarkan informasi yang diterima harga di pengecer ini melambung terlalu jauh khususnya untuk penjualan minyak tanah.

“Kami berharap ada satu surat keputusan dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang dikeluarkan kepada kami untuk melakukan pengawasan, agar kita juga bisa mengambil langkah yang mengacu atau berdasarkan keputusan tersebut,”bebernya.

WAMENA – Perwakilan Pertamina Papua Pegunungan mulai melakukan inspeksi ke sejumlah pangkalan minyak tanah yang ada di Kota Wamena.  Sales Branch Manager Pertamina Papua Pegunungan Andre Hausan menyatakan saat ini jumlah pangkalan resmi yang ada di Jayawijaya berjumlah 315. Pangkalan ini sudah ditetapkan untuk menjual BBM jenis Minyak Tanah (Mitan) sesuai dengan ketetapan dari pemerintah yakni Rp 4000 per liter.

“Kami dari pertaminta menyarankan masyarakat bisa mencari pangkalan terdekat dari rumah mereka untuk bisa membeli minyak tanah di situ saja, sebab minyak tanah merupakan barang subsidi sehingga kita siapkan layanan pengaduan yang sudah ditempel di beberapa pangkalan,”ungkapnya Kamis (9/4).

Menurutnya, pihaknya memberikan nomor pengaduan ini agar apabila ada pangkalan yang menjual BBM minyak tanah ini tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan, masyarakat bisa melaporkan kepada agen penyalur, Pertamina dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya sehingga akan ditindak lanjuti dan berikan sangsi tegas ke pangkalan tersebut.

“Bagi warga yang belum terdaftar bisa mencari pangkalan terdekat untuk mendaftar, sebab kalau memang kuota mitan di satu pangkalan itu kurang maka kita bisa memberikan ekstra droping, karena kita melihat dari kebutuhan masyarakat juga,”jelas Andre Hausan.

Secara terpisah, Kabid Ekspor Impor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sammy Rumbino menegaskan akan melakukan pengawasan terkait dengan penjualan minyak tanah baik di setiap pangkalan maupun pengecer, sebab berdasarkan informasi yang diterima harga di pengecer ini melambung terlalu jauh khususnya untuk penjualan minyak tanah.

“Kami berharap ada satu surat keputusan dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang dikeluarkan kepada kami untuk melakukan pengawasan, agar kita juga bisa mengambil langkah yang mengacu atau berdasarkan keputusan tersebut,”bebernya.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|