Reno Kembali Tercatat Sebagai Pencetak Gol Termuda

5 hours ago 2

JAYAPURA – Penyerang muda milik Persipura Jayapura, Reno Salampessy kembali mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda kompetisi Championship 2025/2026 hingga putaran ketiga pekan 21.

Ia mencatatkan rekor tersebut ketika mencetak gol pertamanya ke gawang Kendal Tornado FC di Stadion Lukas Enembe pada 28 September 2025 lalu. Kala itu, Reno mencetak gol pada menit 75 ketika menerima umpan dari Elisa Basna.

Putra dari legenda sepakbola Indonesia, Ricardo Salampessy itu mencetak gol tepat pada usia 18 tahun 3 bulan 6 hari.

Pemain kelahiran Jakarta itu mengungguli pemain muda Persela Lamongan, Affani Ubaidillah yang mencetak gol pertamanya pada usia 18 tahun 3 bulan 27 hari. Serta pemain Persiba Balikpapan, Isfandyar yang mencetak gol pada usia 18 tahun 4 bulan 3 hari.

Ini kali kedua Reno tercatat sebagai pencetak gol termuda. Musim lalu, jebolan SSB Batik itu juga mencatatkan rekor yang sama.

Musim lalu, Reno mencetak gol debutnya saat Persipura bertandang ke markas Persipal Palu pada laga pamungkas babak pendahuluan Liga 2. Kala itu Reno mencetak satu gol atas kemenangan 3-0 Persipura atas pasukan Laskar Tadulako.

Reno mencetak golnya saat masih berusia 17 tahun 6 bulan 20 hari sehingga menjadikan dirinya sebagai pencetak gol termuda musim lalu.

Musim lalu Reno membuktikan dirinya sebagai penyerang masa depan Persipura dengan mencetak 4 gol pada musim pertamanya. Dan musim ini, Reno sudah membukukan 3 gol dan 1 assist dari 17 penampilannya.

Juru taktik Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan mengatakan Reno adalah pemain muda dengan potensi luar biasa yang terus menunjukkan performa apik.

“Reno pemain muda potensial yang dimiliki Persipura dan dia terus menunjukkan performa baik dari satu pertandingan ke pertandingan yang lainnya. Karena memang kuncinya memberi kesempatan bermain untuk Reno dalam pertandingan besar,” ujar pelatih yang akrab disapa RD itu kepada awak media beberapa waktu lalu.

Salah satu hal yang paling membuat RD terkesan adalah fleksibilitas posisi yang ditunjukkan Reno. Meski awalnya lebih sering beroperasi sebagai ujung tombak, Reno kini berhasil menjalankan peran baru sebagai penyerang sayap dengan sangat baik.

JAYAPURA – Penyerang muda milik Persipura Jayapura, Reno Salampessy kembali mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda kompetisi Championship 2025/2026 hingga putaran ketiga pekan 21.

Ia mencatatkan rekor tersebut ketika mencetak gol pertamanya ke gawang Kendal Tornado FC di Stadion Lukas Enembe pada 28 September 2025 lalu. Kala itu, Reno mencetak gol pada menit 75 ketika menerima umpan dari Elisa Basna.

Putra dari legenda sepakbola Indonesia, Ricardo Salampessy itu mencetak gol tepat pada usia 18 tahun 3 bulan 6 hari.

Pemain kelahiran Jakarta itu mengungguli pemain muda Persela Lamongan, Affani Ubaidillah yang mencetak gol pertamanya pada usia 18 tahun 3 bulan 27 hari. Serta pemain Persiba Balikpapan, Isfandyar yang mencetak gol pada usia 18 tahun 4 bulan 3 hari.

Ini kali kedua Reno tercatat sebagai pencetak gol termuda. Musim lalu, jebolan SSB Batik itu juga mencatatkan rekor yang sama.

Musim lalu, Reno mencetak gol debutnya saat Persipura bertandang ke markas Persipal Palu pada laga pamungkas babak pendahuluan Liga 2. Kala itu Reno mencetak satu gol atas kemenangan 3-0 Persipura atas pasukan Laskar Tadulako.

Reno mencetak golnya saat masih berusia 17 tahun 6 bulan 20 hari sehingga menjadikan dirinya sebagai pencetak gol termuda musim lalu.

Musim lalu Reno membuktikan dirinya sebagai penyerang masa depan Persipura dengan mencetak 4 gol pada musim pertamanya. Dan musim ini, Reno sudah membukukan 3 gol dan 1 assist dari 17 penampilannya.

Juru taktik Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan mengatakan Reno adalah pemain muda dengan potensi luar biasa yang terus menunjukkan performa apik.

“Reno pemain muda potensial yang dimiliki Persipura dan dia terus menunjukkan performa baik dari satu pertandingan ke pertandingan yang lainnya. Karena memang kuncinya memberi kesempatan bermain untuk Reno dalam pertandingan besar,” ujar pelatih yang akrab disapa RD itu kepada awak media beberapa waktu lalu.

Salah satu hal yang paling membuat RD terkesan adalah fleksibilitas posisi yang ditunjukkan Reno. Meski awalnya lebih sering beroperasi sebagai ujung tombak, Reno kini berhasil menjalankan peran baru sebagai penyerang sayap dengan sangat baik.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|