RESMI! Logo dan Maskot MTQ Nasional 2026 Diluncurkan, Jawa Tengah Siap Pecahkan Sejarah Baru Setelah 47 Tahun, Ini Jadwal Lengkap dan Kejutan Besarnya

2 hours ago 2
MTQLogo dan maskot MTQ 2026. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Penantian panjang akhirnya berakhir. Setelah hampir setengah abad, Jawa Tengah kembali dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Momen bersejarah tersebut semakin terasa istimewa setelah logo dan maskot resmi MTQ Nasional 2026 diluncurkan oleh Menag Nasaruddin Umar bersama Gubernur Jateng di Semarang.

Peluncuran identitas visual ini langsung menjadi perhatian karena tidak hanya menampilkan desain yang sarat makna, tetapi juga menjadi simbol kesiapan Jawa Tengah menyambut ribuan peserta dari seluruh penjuru Indonesia.

Logo MTQ Nasional XXXI tampil dengan desain gunungan wayang berwarna putih dan hijau yang dipadukan dengan ikon-ikon khas Kota Semarang. Filosofi tersebut menggambarkan kekayaan budaya Jawa Tengah yang berpadu harmonis dengan nilai-nilai Islam, sekaligus menjadi identitas kuat penyelenggaraan MTQ Nasional tahun 2026.

Sementara itu, maskot resmi diberi nama Saqur atau Sahabat Qur’an. Karakter ini menggambarkan generasi muda Indonesia yang dekat dengan Al-Qur’an, religius, cerdas, kreatif, penuh semangat, serta memiliki akhlak mulia. Kehadiran Saqur diharapkan mampu menjadi ikon yang mudah dikenali sekaligus membangkitkan antusiasme masyarakat, khususnya kalangan muda.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Tengah, Yasin Maimoen, menjelaskan bahwa logo MTQ mengangkat unsur budaya khas Jawa Tengah dan Kota Semarang sebagai simbol kebanggaan daerah.

“Identitas visual ini diharapkan menjadi simbol pemersatu seluruh kafilah dari 38 provinsi sekaligus mencerminkan keanggunan budaya dan nilai-nilai keislaman Jawa Tengah,” kata Yasin di Semarang, Kamis (25/6/2026).

MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas Berkeadilan.” Tema tersebut menggambarkan semangat menjadikan Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam membangun bangsa yang harmonis, maju, dan berkeadilan.

Ajang berskala nasional ini dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 11 hingga 20 September 2026. Ribuan peserta, pendamping, tamu undangan, serta masyarakat diperkirakan akan memadati Kota Semarang selama pelaksanaan kegiatan.

Rangkaian acara diawali dengan kedatangan dan registrasi kafilah pada 11–12 September 2026. Pembukaan resmi MTQ Nasional akan digelar pada 12 September 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, diawali dengan pawai ta’aruf dan malam ta’aruf yang menjadi tradisi penyambutan seluruh kontingen dari berbagai provinsi.

Selanjutnya, perlombaan berbagai cabang MTQ serta pameran produk unggulan akan berlangsung pada 13–19 September 2026, sedangkan penutupan dijadwalkan pada 19–20 September 2026 dengan berbagai agenda penutup yang melibatkan pemerintah daerah, peserta, hingga masyarakat luas.

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Mulai dari layanan penjemputan dan pengantaran kafilah, kendaraan operasional, penyelenggaraan pawai ta’aruf, malam ta’aruf, hingga penyediaan sarana dan prasarana perlombaan yang representatif.

Namun, MTQ Nasional 2026 tidak hanya menghadirkan perlombaan membaca Al-Qur’an. Berbagai kegiatan berskala nasional juga telah disiapkan untuk menyemarakkan penyelenggaraan.

Di antaranya meliputi:

✨ Expo dan Pameran Produk Unggulan dari seluruh provinsi.

✨ Pameran ekonomi syariah.

Festival kuliner halal.

✨ Kaligrafi Islam.

✨ Lomba rebana nasional.

✨ Halal Tour Exhibition.

✨ Fashion Islami.

✨ Batik Nusantara Award.

✨ Job Fair.

✨ Seminar nasional bertema moderasi beragama dan ekonomi syariah di era digital.

✨ Program wisata religi dan heritage bagi para kafilah.

Selama sembilan hari pelaksanaan expo, peserta akan disuguhi beragam produk unggulan dari kementerian, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga lembaga filantropi. Agenda tersebut diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi syariah, memperkuat promosi UMKM, sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata Jawa Tengah.

Yasin Maimoen juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.

Menurutnya, momentum ini jauh melampaui sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. MTQ menjadi ruang mempererat ukhuwah, memperkuat syiar Islam, mengenalkan kekayaan budaya Indonesia, sekaligus memperkokoh persatuan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Jawa Tengah terakhir kali menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada tahun 1979. Karena itu, kami menyambut kesempatan ini dengan penuh semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Kembalinya Jawa Tengah sebagai tuan rumah setelah 47 tahun menjadi momentum bersejarah yang diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan MTQ Nasional paling berkesan. Dengan logo baru, maskot Saqur yang sarat filosofi, rangkaian kegiatan yang meriah, serta dukungan penuh pemerintah dan masyarakat, MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 diproyeksikan menjadi salah satu perhelatan keagamaan terbesar di Indonesia tahun ini. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|