Semarakkan Milad dan Muktamar ke-XV, PWNA Jateng Geber Aksi Tebar Benih Ikan dan Pembuatan Eco Enzyme di Sendang Senjoyo

6 hours ago 4
Ratusan kader Nasyiatul Aisyiyah (NA) se-Karesidenan Semarang saat mengikuti aksi "Tebar Benih dan Eco Enzyme" di kawasan wisata Sendang Senjoyo, Tengaran, Kabupaten Semarang, Ahad (14/6/2026).

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Momentum menyemarakkan Milad dan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah (NA) ke-XV dimanfaatkan betul oleh Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah untuk menggaungkan gerakan cinta lingkungan.

Aksi nyata tersebut diwujudkan lewat kegiatan bertajuk “Tebar Benih dan Eco Enzyme” yang dirangkai dengan talkshow bertema “Perempuan Penjaga Ekosistem dan Peradaban”. Agenda ini sukses digeber di kawasan wisata alam Sendang Senjoyo, Tengaran, Kabupaten Semarang, Ahad (14/6/2026).

Soroti Peran Ekologis Perempuan

Kegiatan yang menyedot antusiasme tinggi ini diikuti oleh ratusan kader Nasyiatul Aisyiyah se-Karesidenan Semarang. Agenda ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus membangun kesadaran ekologis di tengah masyarakat.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Ketua PWNA Jawa Tengah, Monica Subastia. Dalam sambutannya, Monica membakar semangat para peserta dan mengajak seluruh kader untuk semakin pasang badan serta aktif menggerakkan aksi-aksi pelestarian lingkungan.

“Mari kita masifkan aksi-aksi lingkungan, menjaga lingkungan dan mencintai alam dengan gerakan-gerakan lingkungan,” pesannya di hadapan para kader yang hadir.

10 Komitmen Kader Jadi Kunci

Sorotan utama dalam kegiatan ini tertuju pada sesi talkshow interaktif. Diskusi ini menghadirkan narasumber anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Krisseptiana, bersama sejumlah tokoh perempuan inspiratif lainnya.

Dalam paparannya, Krisseptiana menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun peradaban yang berkelanjutan, terutama melalui nilai-nilai yang ditanamkan dalam organisasi Nasyiatul Aisyiyah.

“Dalam 10 komitmen kader Nasyiatul Aisyiyah dilaksanakan, maka akan jadi perempuan yang hebat yang akan membangun Indonesia,” ungkap Krisseptiana optimis.

Menurutnya, komitmen kader NA tidak boleh hanya menjadi pedoman di dalam kehidupan berorganisasi semata. Lebih dari itu, poin-poin tersebut harus menjadi landasan kuat bagi perempuan untuk berkontribusi nyata di berbagai bidang kehidupan, termasuk menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan perubahan sosial yang positif di masyarakat.

Gayeng dan Interaktif, Lanjut Aksi Nyata

Jalannya talkshow berlangsung gayeng dan interaktif. Diskusi yang berkembang kian menegaskan bahwa isu lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau komunitas tertentu, melainkan tugas bersama yang bisa dimulai dari peran kecil perempuan di lingkungan keluarga, organisasi, hingga masyarakat luas.

Sebagai bentuk nyata dari kepedulian tersebut, rangkaian acara dilanjutkan dengan aksi pelepasan atau tebar benih ikan langsung di kawasan Sendang Senjoyo serta pembuatan eco enzyme.

Aksi ini menjadi simbol kuat komitmen Nasyiatul Aisyiyah dalam menjaga keseimbangan ekosistem, sekaligus mengedukasi masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan (go green).

Melalui rangkaian kegiatan ini, Nasyiatul Aisyiyah berharap semangat cinta alam semakin tumbuh subur di kalangan kader dan masyarakat luas. Dengan demikian, perempuan dapat terus konsisten menjadi motor penggerak perubahan sekaligus penjaga ekosistem dan peradaban. (*)

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|