SENTANI – Kepolisian Resor Jayapura merespon cepat laporan masyarakat terkait penemuan seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di area Lapangan Terbang MAF Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Selasa (24/3) sekira pukul 13.00 WIT.
Korban diketahui berinisial YW berdomisili di Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat keduanya berjalan dari hanggar menuju ruangan cat.
Di tengah perjalanan, mereka dipanggil oleh beberapa orang dari luar pagar yang memberitahukan adanya seseorang yang tergeletak di lapangan. Menindaklanjuti informasi tersebut, saksi bersama rekannya segera menuju lokasi dan mendapati korban sudah dalam posisi tengkurap serta tidak memberikan respons.
Menyadari kondisi tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian kepada pihak Kepolisian. Menanggapi laporan tersebut, personel piket Polres Jayapura bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 13.30 WIT.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali mengatakan, menerima laporan Personel Satuan Reskrim bersama Unit Identifikasi Polres Jayapura tiba di lokasi dan langsung melakukan pengecekan kondisi korban. Tak berselang lama, sekitar pukul 13.45 WIT, Unit Identifikasi melaksanakan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari para saksi guna kepentingan penyelidikan.
“Proses evakuasi jenazah dilakukan menggunakan ambulans bandara menuju RSUD Yowari, dengan pengawalan anggota Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Jayapura. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan TKP selesai pada pukul 16.00 WIT dalam keadaan aman dan kondusif,” terangnya dalam rilis, Selasa (24/3).
Dari hasil pemeriksaan awal, belum dapat dipastikan penyebab pasti kematian korban. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh dari rekan-rekan korban, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit lambung yang telah lama dideritanya dan kerap dikeluhkan, meskipun telah mengonsumsi obat-obatan.
Kapolres menyampaikan, pihak Kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi TKP, melakukan olah TKP, hingga mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit.
“Untuk saat ini, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Dugaan awal mengarah pada riwayat penyakit yang diderita korban, namun demikian kami tetap melakukan penyelidikan secara menyeluruh,” ujar Kasat Reskrim.
SENTANI – Kepolisian Resor Jayapura merespon cepat laporan masyarakat terkait penemuan seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di area Lapangan Terbang MAF Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Selasa (24/3) sekira pukul 13.00 WIT.
Korban diketahui berinisial YW berdomisili di Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat keduanya berjalan dari hanggar menuju ruangan cat.
Di tengah perjalanan, mereka dipanggil oleh beberapa orang dari luar pagar yang memberitahukan adanya seseorang yang tergeletak di lapangan. Menindaklanjuti informasi tersebut, saksi bersama rekannya segera menuju lokasi dan mendapati korban sudah dalam posisi tengkurap serta tidak memberikan respons.
Menyadari kondisi tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian kepada pihak Kepolisian. Menanggapi laporan tersebut, personel piket Polres Jayapura bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 13.30 WIT.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali mengatakan, menerima laporan Personel Satuan Reskrim bersama Unit Identifikasi Polres Jayapura tiba di lokasi dan langsung melakukan pengecekan kondisi korban. Tak berselang lama, sekitar pukul 13.45 WIT, Unit Identifikasi melaksanakan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari para saksi guna kepentingan penyelidikan.
“Proses evakuasi jenazah dilakukan menggunakan ambulans bandara menuju RSUD Yowari, dengan pengawalan anggota Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Jayapura. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan TKP selesai pada pukul 16.00 WIT dalam keadaan aman dan kondusif,” terangnya dalam rilis, Selasa (24/3).
Dari hasil pemeriksaan awal, belum dapat dipastikan penyebab pasti kematian korban. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh dari rekan-rekan korban, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit lambung yang telah lama dideritanya dan kerap dikeluhkan, meskipun telah mengonsumsi obat-obatan.
Kapolres menyampaikan, pihak Kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi TKP, melakukan olah TKP, hingga mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit.
“Untuk saat ini, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Dugaan awal mengarah pada riwayat penyakit yang diderita korban, namun demikian kami tetap melakukan penyelidikan secara menyeluruh,” ujar Kasat Reskrim.


















































