Suvenir HUT ke-81 RI Tembus Rp 21,7 Miliar, Pengadaan Merpati Rp 305 Juta Jadi Sorotan

5 hours ago 5
Ilustrasi burung merpati | freepik

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia memang telah usai. Namun, sejumlah angka di balik pengadaan kebutuhan acara di lingkungan Istana kini justru memantik sorotan.

Satu paket pengadaan burung merpati tercatat memiliki nilai lebih dari Rp 305 juta. Sementara itu, tiga paket pengadaan suvenir secara keseluruhan mencapai sekitar Rp 21,7 miliar.

Sorotan terhadap anggaran tersebut salah satunya datang dari Indonesia Corruption Watch (ICW). Melalui akun Instagram @sahabaticw, lembaga itu mengunggah temuannya mengenai pengadaan burung merpati dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Berdasarkan data yang ditampilkan dalam portal Data Indonesia Procurement atau INAPROC, pengadaan burung merpati oleh Kementerian Sekretariat Negara tercatat memiliki nilai Rp 305.250.000.

ICW pun melontarkan sindiran terhadap nilai pengadaan tersebut melalui unggahannya.

“Kalau beli merpati dengan duit segitu, kira-kira merpatinya spek apa dan buat ngapain ya warga? Mimin cuma tau merpati yang bentuknya amplop,” tulisnya dikutip pada Kamis (20/8/2026).

Berdasarkan data pengadaan yang tersedia di portal INAPROC, paket tersebut tercatat dengan nama Pengadaan Burung Merpati Dalam Rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.

Metode yang digunakan adalah e-purchasing atau pembelian melalui sistem katalog elektronik. Dalam data tersebut, penyedia pengadaan tercatat atas nama PT Indoglobal Multi Karya.

Namun, status paket masih tertulis On Process atau dalam proses, dengan tahapan pengadaan berada pada kontrak.

“Pengadaan Burung Merpati Dalam Rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026. Status paket: On Process. Tahapan pengadaan: Kontrak. Total nilai: Rp 305.250.000,” demikian tertulis dalam pengadaan tersebut.

Tak hanya pengadaan burung merpati, kebutuhan lain yang nilainya jauh lebih besar juga tercatat dalam rangkaian pengadaan untuk peringatan HUT ke-81 RI.

Salah satu yang mencolok adalah pengadaan suvenir. Berdasarkan data yang ditelusuri, terdapat tiga paket pengadaan suvenir yang dilakukan oleh Kementerian Sekretariat Negara.

Paket pertama memiliki nilai Rp 2.794.425.000 dengan penyedia Buana Kencana Sejahtera.

Kemudian, paket pengadaan suvenir berikutnya tercatat senilai Rp 8.824.500.000, juga dengan penyedia Buana Kencana Sejahtera.

Sementara paket ketiga memiliki nilai paling besar, yakni Rp 10.148.175.000, dengan penyedia Nusantara Dharma Optima.

Jika tiga paket tersebut dijumlahkan, nilai pengadaan suvenir dalam rangka HUT ke-81 RI mencapai Rp 21.767.100.000 atau sekitar Rp 21,7 miliar.

Data pengadaan tersebut menjadi perhatian karena nilainya muncul di tengah sorotan publik terhadap penggunaan anggaran dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan kenegaraan.

Meski demikian, nilai yang tercantum dalam paket pengadaan tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran. Data tersebut menggambarkan nilai pengadaan yang tercatat dalam sistem, sementara proses dan status masing-masing paket perlu dilihat berdasarkan perkembangan pengadaannya.

INAPROC sendiri merupakan portal pengadaan nasional yang dikembangkan untuk mengintegrasikan informasi dan manajemen pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui sistem elektronik.

Di tengah gegap gempita perayaan kemerdekaan yang telah berlalu, angka Rp 305 juta untuk pengadaan burung merpati dan Rp 21,7 miliar untuk tiga paket suvenir kini menyisakan pertanyaan lain: seberapa efektif dan proporsional belanja tersebut jika diukur dari kebutuhan serta manfaat yang diterima publik?

Pertanyaan itu menjadi penting bukan semata karena besarnya angka, melainkan karena setiap rupiah anggaran negara pada akhirnya tetap dituntut untuk memiliki dasar kebutuhan, transparansi, dan pertanggungjawaban yang jelas. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|