Tim Cakrawala Sikat Jukir Nakal

21 hours ago 3

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan Kota Medan melalui Tim Cakrawala terus menggencarkan penertiban juru parkir (jukir) di sejumlah ruas jalan di Kota Medan. Langkah ini dilakukan guna memastikan sistem perparkiran berjalan sesuai aturan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Suriono, menegaskan bahwa penertiban dilakukan menyusul maraknya keluhan masyarakat terkait ulah jukir yang kerap mematok tarif di atas ketentuan dan tidak mengenakan atribut resmi saat bertugas.

“Kebanyakan keributan terjadi karena jukir meminta tarif melebihi aturan dan tidak memakai rompi maupun tanda pengenal resmi. Tim Cakrawala turun langsung untuk menertibkan sekaligus memberi kepastian kepada masyarakat, khususnya pengguna parkir tepi jalan,” ujar Suriono saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026) petang.

Tak hanya menyasar jukir di lapangan, Dishub Medan juga memberi ultimatum kepada vendor pengelola parkir agar lebih disiplin dalam menempatkan petugas di titik yang telah ditentukan.

“Kita beri ultimatum kepada vendor supaya serius dan bertanggung jawab. Apalagi Bapak Wali Kota juga memberi perhatian khusus pada sektor parkir. Kami berkomitmen menyelesaikan persoalan ini secara bertahap,” tegasnya.

Menurut Suriono, jukir yang terjaring razia akan didata dan diberikan pembinaan. Pasalnya, jika dibawa ke ranah hukum, jukir liar hanya masuk kategori tindak pidana ringan (tipiring) sehingga proses hukumnya terbatas.

“Karena itu, kami sedang membahas regulasi bersama Satpol PP terkait langkah pembinaan yang lebih efektif agar menimbulkan efek jera,” jelasnya.

Suriono juga mengimbau masyarakat untuk tidak membayar retribusi parkir apabila jukir tidak dapat menunjukkan identitas resmi, termasuk rompi dan badge.

“Sesuai Perda Kota Medan, tarif resmi parkir sepeda motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000. Kalau diminta lebih, jangan dibayar. Laporkan melalui media sosial Dishub Kota Medan agar segera kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (map/ila)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan Kota Medan melalui Tim Cakrawala terus menggencarkan penertiban juru parkir (jukir) di sejumlah ruas jalan di Kota Medan. Langkah ini dilakukan guna memastikan sistem perparkiran berjalan sesuai aturan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Suriono, menegaskan bahwa penertiban dilakukan menyusul maraknya keluhan masyarakat terkait ulah jukir yang kerap mematok tarif di atas ketentuan dan tidak mengenakan atribut resmi saat bertugas.

“Kebanyakan keributan terjadi karena jukir meminta tarif melebihi aturan dan tidak memakai rompi maupun tanda pengenal resmi. Tim Cakrawala turun langsung untuk menertibkan sekaligus memberi kepastian kepada masyarakat, khususnya pengguna parkir tepi jalan,” ujar Suriono saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026) petang.

Tak hanya menyasar jukir di lapangan, Dishub Medan juga memberi ultimatum kepada vendor pengelola parkir agar lebih disiplin dalam menempatkan petugas di titik yang telah ditentukan.

“Kita beri ultimatum kepada vendor supaya serius dan bertanggung jawab. Apalagi Bapak Wali Kota juga memberi perhatian khusus pada sektor parkir. Kami berkomitmen menyelesaikan persoalan ini secara bertahap,” tegasnya.

Menurut Suriono, jukir yang terjaring razia akan didata dan diberikan pembinaan. Pasalnya, jika dibawa ke ranah hukum, jukir liar hanya masuk kategori tindak pidana ringan (tipiring) sehingga proses hukumnya terbatas.

“Karena itu, kami sedang membahas regulasi bersama Satpol PP terkait langkah pembinaan yang lebih efektif agar menimbulkan efek jera,” jelasnya.

Suriono juga mengimbau masyarakat untuk tidak membayar retribusi parkir apabila jukir tidak dapat menunjukkan identitas resmi, termasuk rompi dan badge.

“Sesuai Perda Kota Medan, tarif resmi parkir sepeda motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000. Kalau diminta lebih, jangan dibayar. Laporkan melalui media sosial Dishub Kota Medan agar segera kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (map/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|