1.706 Pedaftar Ikuti UTBK SNBT di Uncen

1 day ago 8

Tahun ini Peserta SNBT Turun Sekitar 24,68 Persen

JAYAPURA – Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau UTBK SNBT 2026 resmi digelar mulai, 21 hingga 30 April 2026 mendatang. UTBK SNBT ini menjadi jalur utama bagi lulusan SMK/SMA yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Di Universitas Cenderawasih (Uncen) sebanyak 1.706 peserta atau calon mahasiswa baru (Maba) yang mengikuti UTBK-SNBT 2026. Pihak kampus memastikan persiapan layanan UTBK tidak hanya disiap secara teknis, tetapi juga ramah bagi seluruh peserta untuk menjaring calon mahasiswa yang berkualitas dan siap bersaing, khususnya di Tanah Papua. Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr, mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari transparansi informasi kepada publik terkait proses seleksi nasional.

“UTBK-SNBT ini merupakan bagian penting dalam menjaring calon mahasiswa yang berkualitas dan siap bersaing, khususnya di Tanah Papua,” kata Oscar saat memberikan keterangan resminya, di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uncen, Selasa (21/4).

Oscar juga memaparkan total daya tampung mahasiswa baru di Uncen tahun 2026 yang mencapai 5.335 orang. Sementara untuk kuota penerimaan mahasiswa baru di Uncen telah diatur sesuai regulasi, di mana jalur SNBP minimal 20 persen, UTBK-SNBT minimal 40 persen, dan jalur mandiri maksimal 30 persen dari total daya tampung yang berlaku bagi jenjang Sarjana (S1) dan Diploma Tiga (D3), serta tidak termasuk program pascasarjana maupun kelas kerja sama.

“Pembagian ini bertujuan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon mahasiswa melalui berbagai jalur seleksi,” tambahnya.

Oscar juga menjelaskan bahwa saat ini Uncen memiliki puluhan program studi yang terus berkembang setiap tahun. Uncen hingga saat ini memiliki 84 program studi dari diploma hingga strata tiga, ditambah program profesi dan spesialis, termasuk PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif yang baru diluncurkan tahun ini (2026).

Selain itu, Uncen juga terus membuka program studi baru guna menjawab kebutuhan pembangunan di Papua. Salah satu diantaranya program Ilmu Kelautan di PSDKU Biak, program ini dibuka agar akses pendidikan tinggi semakin merata diseluruh Papua.

Sementara terkait dengan pelaksanaan UTBK-SNBT, ia menyebutkan ujian dilaksanakan secara nasional pada, 21 hingga 30 April 2026, sementara di Uncen berlangsung pada 21 hingga 23 April 2026.

“Total jumlah peserta UTBK-SNBT di Universitas Cenderawasih tahun ini (2026) tercatat sebanyak 1.706 orang yang tersebar di enam wilayah diantaranya; Jayapura ada 669 peserta, Mimika 453 peserta, Nabire 180 peserta, Biak 166 peserta, Yapen 141 peserta, dan Jayawijaya 97 peserta,” paparnya.

Oscar mengakui jumlah peserta UTBK-SNBT tahun ini (2026) mengalami penurunan sekitar 24,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2025) sebanyak 2265 peserta atau 75 persen. Penurunan tersebut diketahui karena adanya perubahan sistem penentuan lokasi ujian yang kini diatur secara terpusat.
Dalam pelaksanaannya, ujian dibagi dalam dua sesi setiap hari untuk memastikan kelancaran proses seleksi. Sesi pertama pukul 08.45 hingga 12.30 WIT, sedangkan sesi siang pukul 14.30 hingga 18.15 WIT.

Untuk tahapan selanjutnya kata Oscar, hasil UTBK-SNBT dijadwalkan akan diumumkan pada 25 Mei 2026. Para peserta nantinya dapat melihat hasil seleksi secara nasional sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sementara, masa unduh sertifikat UTBK akan berlangsung mulai, 2 Juni hingga 31 Juli 2026.

“Sertifikat ini penting sebagai dokumen resmi hasil ujian yang dapat digunakan sesuai kebutuhan peserta,” tambahnya.

Tahun ini Peserta SNBT Turun Sekitar 24,68 Persen

JAYAPURA – Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau UTBK SNBT 2026 resmi digelar mulai, 21 hingga 30 April 2026 mendatang. UTBK SNBT ini menjadi jalur utama bagi lulusan SMK/SMA yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Di Universitas Cenderawasih (Uncen) sebanyak 1.706 peserta atau calon mahasiswa baru (Maba) yang mengikuti UTBK-SNBT 2026. Pihak kampus memastikan persiapan layanan UTBK tidak hanya disiap secara teknis, tetapi juga ramah bagi seluruh peserta untuk menjaring calon mahasiswa yang berkualitas dan siap bersaing, khususnya di Tanah Papua. Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr, mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari transparansi informasi kepada publik terkait proses seleksi nasional.

“UTBK-SNBT ini merupakan bagian penting dalam menjaring calon mahasiswa yang berkualitas dan siap bersaing, khususnya di Tanah Papua,” kata Oscar saat memberikan keterangan resminya, di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uncen, Selasa (21/4).

Oscar juga memaparkan total daya tampung mahasiswa baru di Uncen tahun 2026 yang mencapai 5.335 orang. Sementara untuk kuota penerimaan mahasiswa baru di Uncen telah diatur sesuai regulasi, di mana jalur SNBP minimal 20 persen, UTBK-SNBT minimal 40 persen, dan jalur mandiri maksimal 30 persen dari total daya tampung yang berlaku bagi jenjang Sarjana (S1) dan Diploma Tiga (D3), serta tidak termasuk program pascasarjana maupun kelas kerja sama.

“Pembagian ini bertujuan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon mahasiswa melalui berbagai jalur seleksi,” tambahnya.

Oscar juga menjelaskan bahwa saat ini Uncen memiliki puluhan program studi yang terus berkembang setiap tahun. Uncen hingga saat ini memiliki 84 program studi dari diploma hingga strata tiga, ditambah program profesi dan spesialis, termasuk PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif yang baru diluncurkan tahun ini (2026).

Selain itu, Uncen juga terus membuka program studi baru guna menjawab kebutuhan pembangunan di Papua. Salah satu diantaranya program Ilmu Kelautan di PSDKU Biak, program ini dibuka agar akses pendidikan tinggi semakin merata diseluruh Papua.

Sementara terkait dengan pelaksanaan UTBK-SNBT, ia menyebutkan ujian dilaksanakan secara nasional pada, 21 hingga 30 April 2026, sementara di Uncen berlangsung pada 21 hingga 23 April 2026.

“Total jumlah peserta UTBK-SNBT di Universitas Cenderawasih tahun ini (2026) tercatat sebanyak 1.706 orang yang tersebar di enam wilayah diantaranya; Jayapura ada 669 peserta, Mimika 453 peserta, Nabire 180 peserta, Biak 166 peserta, Yapen 141 peserta, dan Jayawijaya 97 peserta,” paparnya.

Oscar mengakui jumlah peserta UTBK-SNBT tahun ini (2026) mengalami penurunan sekitar 24,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2025) sebanyak 2265 peserta atau 75 persen. Penurunan tersebut diketahui karena adanya perubahan sistem penentuan lokasi ujian yang kini diatur secara terpusat.
Dalam pelaksanaannya, ujian dibagi dalam dua sesi setiap hari untuk memastikan kelancaran proses seleksi. Sesi pertama pukul 08.45 hingga 12.30 WIT, sedangkan sesi siang pukul 14.30 hingga 18.15 WIT.

Untuk tahapan selanjutnya kata Oscar, hasil UTBK-SNBT dijadwalkan akan diumumkan pada 25 Mei 2026. Para peserta nantinya dapat melihat hasil seleksi secara nasional sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sementara, masa unduh sertifikat UTBK akan berlangsung mulai, 2 Juni hingga 31 Juli 2026.

“Sertifikat ini penting sebagai dokumen resmi hasil ujian yang dapat digunakan sesuai kebutuhan peserta,” tambahnya.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|