Apresiasi DSC Season 16, Wawali Astrid Sebut Sebut Selaras Visi Solo Kuatkan UMKM

2 weeks ago 15
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani membuka acara DSC Season 16: Wirausaha Tangguh, Ekonomi Tumbuh di Radya Litera Multifunction Hall Solo, Kamis (15/8/2025). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani membuka acara DSC Season 16: Wirausaha Tangguh, Ekonomi Tumbuh di Radya Litera Multifunction Hall Solo, Kamis (15/8/2025). Dalam kesempatan itu, ia menyebut penguatan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi program prioritas daerah Solo.

Terkait itu, ia mendorong pelatihan yang mendorong pengembangan sumber daya manusia dalam berwirausaha yang selaras dengan Asta Cita Kota Solo 2025-2030. Salah satunya melalui kegiatan DSC Season 16.

“Solo sebagai bagian dari kota jasa dan berbasis investasi, dengan begitu ekosistem penguatan sumber daya manusia, dalam hal ini penguatan pelaku UMKM menjadi salah satu prioritas program daerah kami yang tertuang dalam Asta Cita Solo, yang mana pada nomor dua disebutkan penguatan UMKM berbasis ekosistem bisnis,” bebernya.

Astrid berharap pelaku usaha bisa belajar manajemen dan strategi pemasaran serta pengembangan yang berkelanjutan, untuk kemudian pelaku usaha tersebut mampu berkolaborasi dengan industri yang dalam skala bisnis lebih besar.

Astrid juga menyinggung pentingnya UMKM bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia secara umum dan di Solo secara khusus.

“Di Indonesia, setidaknya 60 persen produk domestik bruto (PDB) dan 97 persen tenaga kerja yang terserap merupakan kontribusi UMKM. Hal yang sama terjadi di Solo, yang mana sejak 2022 hingga 2024 terjadi lonjakan signifikan, 300 persen pelaku usaha. Dengan rasio kewirausahaan mencapai 4,7 persen. Rasio kewirausahaan di Solo melebih target nasional yang berkisar 3,1 persen – 3,5 persen. Dengan lonjakan yang signifikan serta rasio kewirausahaan yang melebih target itu membuat Solo dipenuh pedagang. Dan hal itu lumrah karena Solo memang bagian dari kota jasa yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Di sisi lain, Astrid tidak menampik adanya tugas besar dibalik banyaknya UMKM di Solo agar dapat berkompetisi dan berkelanjutan. Selain dukungan pelatihan-pelatihan yang ada, pihaknya juga menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong terciptanya ketangguhan UMKM di Solo.

“Salah satunya, dibentuknya UMKM Center di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Pemkot Solo menyediakan konsultasi eskalasi bisnis, bantu jual, dan bantu modal yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM dengan harapan membantu penyelesaian masalah yang kerap ditemui pelaku UMKM. Kami juga mengintegrasikan program-program yang ada di Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Dinkopukmperin) Solo, melalui pelatihan bisnis berkelanjutan, promosi produk dengan gelar produk unggulan kelurahan, galeri UMKM dan sebagainya. Sehingga, pengetahuan yang didapat pelaku UMKM nantinya tidak berhenti di ruang kelas saja,” tegasnya.

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|