WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Rabu (21/1/2026) pagi, memicu insiden pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Dusun Nadi Kidul, RT 003 RW 05. Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat cuaca ekstrem mulai menunjukkan intensitas tinggi sejak dini hari.
Sebuah pohon berukuran besar yang berada di sekitar permukiman warga roboh akibat tidak mampu menahan terpaan angin yang terus menguat. Pohon tersebut langsung menimpa bagian atap teras rumah milik seorang warga bernama Ibu Mijem, menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada struktur bangunan.
Meski insiden ini sempat membuat warga sekitar panik, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Penghuni rumah berhasil menghindar sebelum pohon sepenuhnya menimpa bangunan, sehingga risiko yang lebih besar dapat dicegah.
Camat Bulukerto, Juwariyah, menjelaskan bahwa respons cepat dilakukan sesaat setelah kejadian dilaporkan. Warga bersama perangkat desa langsung bergerak membersihkan batang dan ranting pohon yang tumbang, sekaligus mengamankan area agar tidak membahayakan lingkungan sekitar.
“Dari laporan rekan-rekan di lapangan, proses penanganan awal berjalan lancar berkat gotong royong warga dan aparat setempat. Situasi bisa dikendalikan dengan cepat, sehingga dampak lanjutan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah Wonogiri menjadi faktor utama meningkatnya risiko bencana, mulai dari pohon tumbang, kerusakan bangunan, hingga potensi longsor di wilayah rawan.
Sementara itu, Pemerintah Desa Nadi telah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Wonogiri serta instansi terkait, termasuk BPBD dan PMI. Pada hari yang sama, tim dari BPBD dan PMI langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan sekaligus menyalurkan bantuan berupa sembako bagi keluarga terdampak.
Penyaluran bantuan tersebut turut didampingi oleh perangkat desa serta tim dari Kecamatan Bulukerto, memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran. Kehadiran tim gabungan di lokasi juga bertujuan untuk memberikan rasa aman serta dukungan moral bagi warga yang terdampak musibah.
Peristiwa ini menjadi warning bagi masyarakat agar lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar pohon besar atau bangunan yang rentan terdampak angin kencang. Warga diimbau untuk melakukan pemangkasan pohon secara berkala serta memperkuat struktur bangunan guna mengurangi risiko kerusakan di masa mendatang.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan potensi bahaya lingkungan, seperti pohon tua yang rawan tumbang, agar dapat ditangani lebih dini sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

2 weeks ago
20


















































