Bengawan Team UNS sukses meraih juara III dalam kategori Prototype Internal Combustion Engine pada kompetisi Shell Eco-Marathon Asia Pacific and Middle East 2025 di Lusail International Circuit, Qatar | IstimewaSOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menorehkan prestasi di ajang internasional. Bengawan Team UNS sukses meraih juara ketiga dalam kategori Prototype Internal Combustion Engine pada kompetisi Shell Eco-Marathon Asia Pacific and Middle East 2025 yang digelar di Lusail International Circuit, Qatar.
Ajang bergengsi yang berlangsung pada 8–12 Februari 2025 itu diikuti ratusan peserta dari berbagai negara Asia Pasifik dan Timur Tengah. Di tengah persaingan ketat serta kondisi cuaca yang tidak bersahabat, Bengawan Team mampu menunjukkan performa solid hingga finis di posisi tiga besar.
Bengawan Team UNS turun di kategori Prototype Internal Combustion Engine, kelas yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Pada edisi tahun lalu, tim ini bahkan keluar sebagai juara pertama saat kompetisi digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Tahun ini, tantangan berbeda dihadapi di Qatar, mulai dari suhu dingin hingga angin kencang yang memengaruhi jalannya perlombaan.
Meski demikian, berbagai kendala teknis dan nonteknis berhasil diatasi oleh tim selama kompetisi berlangsung. Hasilnya, Bengawan Team UNS mampu mengamankan posisi ketiga di antara para pesaing kuat dari berbagai negara.
Persaingan di kategori ini berlangsung ketat. Tim Semeru dari Universitas Negeri Malang keluar sebagai juara pertama, disusul tim Fueang Fah dari Thailand di posisi kedua. Bengawan Team UNS menempati peringkat ketiga, sekaligus menegaskan konsistensinya di level internasional.
General Manager Bengawan Team UNS, Farhan Malique Azhari, mengaku bangga dengan capaian tim yang dipimpinnya.
“Kami sangat bangga dengan prestasi tim kami dan akan kami maksimalkan di event selanjutnya,” jelasnya, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.
Ia menilai hasil ini menjadi bukti kerja keras, inovasi, serta kemampuan teknis seluruh anggota tim dalam mengembangkan kendaraan hemat energi.
Shell Eco-Marathon sendiri merupakan kompetisi global yang menantang mahasiswa untuk merancang, membangun, dan mengemudikan kendaraan dengan efisiensi energi setinggi mungkin. Ajang ini menjadi panggung penting bagi pengembangan teknologi otomotif berkelanjutan.
Babak final Shell Eco-Marathon Asia Pacific and Middle East 2025 diikuti lebih dari 500 peserta dari 12 negara, antara lain Malaysia, Filipina, Thailand, Korea Selatan, Qatar, hingga Arab Saudi.
“Alhamdulillah Bengawan Team berhasil menjadi yang nomor tiga di antara pesaing-pesaing hebat dan menunjukkan bahwa inovasi dan kerja keras tim kami layak diakui,” ujar Farhan.
Sementara itu, Vice Manager Bengawan Team UNS, Farand Putra Hendratmo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan tim.
“Kami, Bengawan Team, mengucapkan terima kasih sekali kepada para sponsor dan utamanya kepada pihak kampus (Universitas Sebelas Maret) atas bantuan moril dan materil yang menjadi pilar kesuksesan kami di tahun ini serta motivasi untuk melanjutkan riset di tahun-tahun selanjutnya. Event tahun ini akan kami jadikan evaluasi untuk ke depannya supaya lebih baik lagi.”
Dalam kompetisi ini, Bengawan Team UNS mendapat bimbingan dari Dr. Hammar Ilham Akbar, S.Pd., M.T.; Dr. Rendy Adhi Rachmanto, S.T., M.T.; serta Prof. Dr. Eng. Syamsul Hadi, M.T.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi UNS sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendorong inovasi, riset, dan kolaborasi mahasiswa di tingkat global, khususnya di bidang teknologi otomotif dan efisiensi energi. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

1 week ago
11

















































