Bisa Rekrut sampai 20.000 Tenaga Kerja

19 hours ago 2

Terkait Kehadiran PSN Perkebunan dan Industri Tebu di Merauke

MERAUKE– Kehadiran Program Strategis Nasional (PSN) di bidang perkebunan tebu dan industry gula di Merauke mampu menyerap tenaga kerja yang pada ujungnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para karyawan yang bekerja di perusahaan dan industry tebu-gula tersebut.  Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, perkebunan tebu dan industry gula dan turunannya tersebut apabila sudah beroperasi secara optimal bisa mempekerjakan sampai 20.000 tenaga kerja.

’’Besok kalau sudah secara maksimal bisa sampai 20.000 orang yang dipekerjakan apabila pabrik sudah operasional,’’ kata gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo sehubungan dengan kehadiran PSN Tebu untuk gula dan bioethanol di Merauke itu.  Mantan Rektor Uncen ini menjelaskan, pihaknya pernah diskusi dengan pihak perusahaan. Pihak perusahaan menyampaikan jika penerimaan tenaga kerja dilakukan bertahap sesuai dengan pertumbuhan perusahaan.

‘’Misalnya sekarang baru pembersihan lahan. Mereka butuh orang membersihkan lahan. Besok mulai tanam, mereka butuh orang mulai tanam. Tahun depan mulai operasikan p[brik maka mereka butuh orang untuk pabrik. Jadi dia kebutuhan tenaga kerja bertahap. Sekarang ini sudah menyerap sekitar 2.800 tenaga kerja,’’ katanya.

Tenaga kerja yang dibutuhkan tersebut tidak hanya yang memiliki skil. Namun juga yang unskill. Unskill adalah mereka yang tidak sekolah atai tidak punya ijazah SD atau lulus SD tapi tidak punya ijazah SMP.

‘’Untuk yang unskill ini, bisa mendapatkan pendapatan sekitar Rp 4,5 juta perbulan dengan makan minum ditangung perusahaan. Ada yang tinggal mess perusahaan,’’ jelasnya.

Untuk perekrutan unskill ini, jelas Apolo Safanpo, pihaknya kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Merauke mendata anak-anak yang selama ini menjadi pemulung atau mereka yang tidak punya oekerjaan namun membutuhkan pekerjaan.

Terkait Kehadiran PSN Perkebunan dan Industri Tebu di Merauke

MERAUKE– Kehadiran Program Strategis Nasional (PSN) di bidang perkebunan tebu dan industry gula di Merauke mampu menyerap tenaga kerja yang pada ujungnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para karyawan yang bekerja di perusahaan dan industry tebu-gula tersebut.  Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, perkebunan tebu dan industry gula dan turunannya tersebut apabila sudah beroperasi secara optimal bisa mempekerjakan sampai 20.000 tenaga kerja.

’’Besok kalau sudah secara maksimal bisa sampai 20.000 orang yang dipekerjakan apabila pabrik sudah operasional,’’ kata gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo sehubungan dengan kehadiran PSN Tebu untuk gula dan bioethanol di Merauke itu.  Mantan Rektor Uncen ini menjelaskan, pihaknya pernah diskusi dengan pihak perusahaan. Pihak perusahaan menyampaikan jika penerimaan tenaga kerja dilakukan bertahap sesuai dengan pertumbuhan perusahaan.

‘’Misalnya sekarang baru pembersihan lahan. Mereka butuh orang membersihkan lahan. Besok mulai tanam, mereka butuh orang mulai tanam. Tahun depan mulai operasikan p[brik maka mereka butuh orang untuk pabrik. Jadi dia kebutuhan tenaga kerja bertahap. Sekarang ini sudah menyerap sekitar 2.800 tenaga kerja,’’ katanya.

Tenaga kerja yang dibutuhkan tersebut tidak hanya yang memiliki skil. Namun juga yang unskill. Unskill adalah mereka yang tidak sekolah atai tidak punya ijazah SD atau lulus SD tapi tidak punya ijazah SMP.

‘’Untuk yang unskill ini, bisa mendapatkan pendapatan sekitar Rp 4,5 juta perbulan dengan makan minum ditangung perusahaan. Ada yang tinggal mess perusahaan,’’ jelasnya.

Untuk perekrutan unskill ini, jelas Apolo Safanpo, pihaknya kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Merauke mendata anak-anak yang selama ini menjadi pemulung atau mereka yang tidak punya oekerjaan namun membutuhkan pekerjaan.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|