JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Momen tak biasa terjadi di Jakarta Convention Center saat Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia resmi digelar. Bukan sekadar agenda organisasi, suasana berubah jadi penuh emosi ketika Prabowo Subianto menyampaikan keputusan besar yang langsung mengguncang dunia pencak silat nasional.
Presiden hadir membuka Munas didampingi jajaran Kabinet Merah Putih, namun perhatian publik langsung tertuju pada satu hal: pernyataan pamit yang disampaikan secara terbuka di hadapan para pesilat dari seluruh Indonesia.
Dengan nada tegas namun sarat makna, Prabowo mengenang perjalanan panjangnya selama 34 tahun bersama IPSI. Baginya, pencak silat bukan sekadar olahraga biasa, melainkan identitas bangsa yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah dan budaya Indonesia.
“Sudah saatnya saya undur pamit,” ucapnya tegas.
Kalimat singkat itu langsung menjadi momen paling mengena dalam Munas. Ia juga menegaskan tidak bersedia dicalonkan kembali sebagai Ketua Umum IPSI pada periode berikutnya, menutup satu bab penting dalam sejarah organisasi tersebut.
Keputusan ini bukan tanpa makna. Banyak pihak melihat langkah tersebut sebagai bentuk kedewasaan dalam kepemimpinan—memberi ruang bagi generasi baru untuk melanjutkan tongkat estafet.
Di tengah momen penting ini, turut hadir Ketua Umum Persinas ASAD Marsma TNI (Purn) H. Sukur, M.Si. (Han) bersama Sekretaris Umum H. Weda Hendragiri. Kehadiran mereka memperkuat solidaritas antar perguruan dalam menjaga masa depan pencak silat Indonesia.
Mengusung tema “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade”, Munas IPSI ke-XVI menjadi lebih dari sekadar forum organisasi. Ini adalah panggung besar untuk menegaskan arah baru: membawa pencak silat ke level global hingga suatu saat bisa tampil di Olimpiade.
Di balik keputusan pamit Prabowo, tersimpan pesan kuat yang tak bisa diabaikan. Bahwa perjuangan tidak bergantung pada satu sosok, melainkan terus hidup dalam semangat para pesilat yang menjaga tradisi, memperkuat identitas bangsa, dan mengukir prestasi di level dunia. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

11 hours ago
5


















































