Budi Arie Siap Diperintah Prabowo Masuk Gerindra, Jokowi Ditinggalkan?

3 weeks ago 15
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Budi Arie Setiadi | Instagram

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meksipun hanya berupa sentilan atau candaan ringan, namun arah dukungan relawan Pro Jokowi (Projo) tampaknya berada di persimpangan jalan.
Itu bermula ketika Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi dicandai oleh Presiden Prabowo Subianto saat hadir dalam kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo beberapa hari lalu.

Respons Budi terhadap gurauan itu justru menunjukkan sikap politik yang cukup tegas. Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (6/8/2025), Budi menegaskan bahwa dirinya akan patuh sepenuhnya pada arahan Presiden Prabowo.

“Ikut perintah Presiden, ikut Presiden,” ucap Menteri Koperasi dan UKM tersebut singkat namun bermakna.

Ia menambahkan, dirinya siap jika harus bergabung dengan Partai Gerindra apabila itu merupakan keputusan dari Presiden Prabowo.

Sikap Budi itu sekaligus mengisyaratkan dinamika baru dalam tubuh Projo, organisasi relawan yang sebelumnya sangat lekat dengan sosok Presiden Jokowi. Ketika ditanya soal peluang masuk PSI atau Gerindra, Budi menjawab mantap bahwa dirinya akan “tegak lurus” mengikuti perintah Presiden.

Candaan Prabowo yang menjadi pemantik spekulasi itu terlontar saat Kongres PSI di Solo, Minggu (20/7/2025). Di hadapan para kader PSI, Prabowo menyapa Budi Arie dan bertanya, “Ini masuk PSI kau? Bukan?”

Sontak pernyataan itu disambut riuh oleh para hadirin. Budi Arie yang duduk di antara undangan hanya mengangkat tangan dan melambaikannya, memberi isyarat bahwa ia tidak bergabung dengan PSI. Namun Prabowo melanjutkan candaannya dengan bertanya, “PSI atau Gerindra kau?”

Pertanyaan itulah yang membuat sejumlah pihak mulai menafsirkan arah politik Budi Arie dan Projo. Apalagi dalam beberapa waktu terakhir, muncul wacana bahwa Projo akan segera menggelar kongres nasional.

Pertanyaan besar pun mencuat: apakah Projo masih akan berdiri sebagai simpul pendukung Jokowi, atau kini telah mulai mengalihkan dukungan secara utuh kepada Prabowo?

Sebagai informasi, Projo merupakan organisasi relawan yang berperan besar dalam mengantar Jokowi ke kursi Gubernur DKI Jakarta, lalu mendukung penuh dua kali pencalonannya sebagai Presiden RI. Bahkan, Projo disebut-sebut sebagai salah satu motor utama pemenangan Jokowi selama dua periode.

Namun dalam Pilpres 2024, Projo membuat keputusan yang cukup mengejutkan: mendukung pasangan Prabowo-Gibran. Keputusan itu dianggap sebagai langkah menjaga kesinambungan visi Jokowi melalui sosok Gibran, putra sulung Presiden.

Kini, ketika Jokowi sudah tidak lagi menjabat, dan Gibran berada di barisan Prabowo, arah gerak Projo pun menjadi sorotan. Akankah organisasi ini sepenuhnya bertransformasi menjadi simpul baru pendukung Prabowo, atau tetap menjaga jarak politik sambil menunggu perkembangan lebih lanjut?

Yang jelas, pernyataan Budi Arie mengindikasikan bahwa ia tak ragu untuk melangkah mengikuti perintah pemimpin baru. Jika itu berarti bergabung ke Gerindra, maka ia siap.

“Semua yang diperintah Presiden, kita siap,” ujarnya lugas.

Langkah selanjutnya tinggal menunggu waktu. Kongres Projo akan menjadi panggung penting untuk melihat arah organisasi relawan ini. Apakah tetap “Pro Jokowi”, atau mulai menjelma menjadi “Pro Prabowo”. Akankah  Budi Arie yang meninggalkan Projo dan bergabung ke Gerindra, ataukah dia akan memboyong arah dukungan Projo ke Prabowo Subianto? Mari kita tunggu sama-sama. [*]  Berbagai sumber

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|