Bupati Wonogiri Sebut Wibawa Guru Ambruk dan Disepelekan Murid Sendiri, Tak Lagi Bisa Digugu lan Ditiru

1 month ago 18
PPPKBupati Wonogiri Setyo Sukarno memberikan arahan kepada ratusan PPPK usai diberikan SK. Dok. Pemkab Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno tetap menaruh perhatian khusus terhadap fenomena memalukan yang mencoreng dunia pendidikan di Wonogiri. Yakni guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ramai-ramai mengajukan cerai setelah menerima SK pengangkatan.

Bukannya makin harmonis, status baru dan kenaikan gaji justru memicu keretakan rumah tangga! Bahkan berdampak serius terhadap kegiatan belajar mengajar.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, yang juga mantan pendidik, menyoroti serius tren menyedihkan ini. Menurutnya, perceraian guru tak hanya menjadi urusan pribadi, tetapi sudah berdampak nyata terhadap dunia pendidikan, khususnya kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Guru itu digugu lan ditiru. Kalau rumah tangganya berantakan, murid pun ikut terdampak. Pandangan terhadap guru berubah. Kewibawaan runtuh. Ini berbahaya!” tegas Bupati Wonogiri Setyo Sukarno usai menyerahkan SK kepada 516 PPPK Wonogiri, Senin (28/7/2025).

Gurunya Bercerai, Muridnya Menyepelekan

Dampak sosial dari perceraian guru tak bisa dianggap remeh. Bupati menyebut, murid kini mulai mencibir, meremehkan, bahkan mempertanyakan otoritas guru.

Ucapan seperti “gurune wae ngene” makin sering terdengar di lingkungan sekolah.

Alih-alih jadi panutan, guru PPPK yang terlibat konflik rumah tangga malah kehilangan marwah dan teladan.

Fenomena ini bukan hal baru. DPRD Wonogiri bahkan sudah memantau lonjakan angka perceraian PPPK sejak beberapa tahun lalu. Ironisnya, dalam empat bulan terakhir saja, sudah ada lebih dari 20 pengajuan cerai—dan mayoritas dilakukan oleh guru!

“Rata-rata ada enam pengajuan cerai per bulan dari kalangan PPPK. Lonjakan ini makin kentara sejak gaji mereka naik,” ungkap Bupati.

Penyebab utama? Kesenjangan ekonomi dalam rumah tangga.
Saat masih honorer, penghasilan minim tak jadi masalah. Tapi begitu gaji melonjak setelah diangkat PPPK, ego mulai menguasai. Banyak yang merasa lebih unggul dari pasangannya. Akibatnya, rumah tangga retak.

“Gaji naik bukan berarti boleh melupakan tanggung jawab moral dan sosial sebagai guru. Pembinaan untuk pencegahan fenomena ini tentu kami masifkan,” tandas Bupati.

Demi menyelamatkan dunia pendidikan dari degradasi moral dan mental, DPRD Wonogiri mendesak eksekutif segera membentuk lembaga konsultan psikologi. Para guru PPPK harus mendapatkan pembinaan karakter dan pendampingan keluarga agar mampu menjaga keharmonisan rumah tangga.

Rekomendasi lain:
✓ Pendidikan karakter rutin bagi guru PPPK
✓ Penyediaan konselor psikologi keluarga independen
✓ Komitmen menjaga etika profesi pendidik

Untuk diketahui gaji PPPK diatur dalam Perpres Nomor 11 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 98 Tahun 2020 tentang Peraturan Gaji dan Tunjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Besaran gaji pokoknya dibedakan atas golongan dan MKG (masa kerja golongan) selama 0-32 tahun.

Langsung saja ya, ini dia rincian gaji PPPK pada 2024:

– Golongan I: Rp 1.938.500 – Rp 2.900.900
– Golongan II: Rp 2.116.900 – Rp 3.071.200.
– Golongan III: Rp 2.206.500 – Rp 3.201.200.
– Golongan IV: Rp 2.299.800 – Rp 3.336.600.
– Golongan V: Rp 2.511.500 – Rp 4.189.900.
– Golongan VI: Rp 2.742.800 – Rp 4.367.100.
– Golongan VII: Rp 2.858.800 – Rp 4.551.800.
– Golongan VIII: Rp 2.979.700 – Rp 4.744.400.
– Golongan IX: Rp 3.203.600 – Rp 5.261.500.
– Golongan X: Rp 3.339.100 – Rp 5.484.000.
– Golongan XI: Rp 3.480.300 – Rp 5.716.000.
– Golongan XII: Rp 3.627.500 – Rp 5.957.800.
– Golongan XIII: Rp 3.781.000 – Rp 6.209.800.
– Golongan XIV: Rp 3.940.900 – Rp 6.472.500.
– Golongan XV: Rp 4.107.600 – Rp 6.746.200.
– Golongan XVI: Rp 4.281.400 – Rp 7.031.600.
– Golongan XVII: Rp 4.462.500 – Rp 7.329.000.

Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|