Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PW ISMI) Sumatera Utara periode 2025-2030 di Aula Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Utara (BPSDM Provsu) menjadi momentum penting dalam memperkuat peran kaum intelektual Melayu dalam pembangunan daerah.
Ditengah hadirnya tokoh nasional, akademisi, profesional, budayawan, media dan pemimpin daerah, Datok Yan Djuna menyampaikan harapannya agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menjadikan ISMI sebagai mitra strategis dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan yang berbasis kajian ilmiah, riset dan nilai-nilai budaya Melayu.
“Tahniah dan sukses atas pelantikan PW ISMI Sumut, Sabtu (25/7). ISMI merupakan organisasi besar berbasis budaya yang menghimpun para intelektual dan cendekiawan Melayu dari berbagai disiplin ilmu. Anggotanya bukan hanya akademisi hingga level profesor, tetapi juga para praktisi dan profesional yang berkarya di berbagai perusahaan BUMN maupun swasta terkemuka,” ungkap Datok Yan Djuna dari Kerajaan Kejeruan Metar Bilad Deli.
Datok Yan Djuna yang juga tergabung dalam Tim Humas Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan menghadiri pelantikan PW ISMI Sumut sebagai undangan tokoh pemuda Melayu Sumut. “Karena itu, saya berpandangan Pemprovsu jangan sungkan berdampingan dengan ISMI dalam setiap penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang membutuhkan pengkajian, riset serta masukan dari para ahli agar tepat sasaran, berkelanjutan, humanis dan tetap berketuhanan,” sambung pria yang juga penyiar RRI PRO4FM program Resam Melayu.
Pelantikan PW ISMI Sumut dihadiri sejumlah tokoh penting. Tampak hadir Ketua Dewan Pembina PB ISMI Tun DR H. Rahmat Shah, Kepala Badan Kesbangpol Sumut Mulyono mewakili Gubsu, Gubsu ke-17 Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si, Prof. Dr. Zainuddin, M.Pd, Assoc. Prof. Dr. H. Ismail Efendy, M.Si, Wakil Wali Kota Tanjung Balai Fadli Abdina, mantan Wali Kota Medan Abdillah AK, Syafruddin Siba, Pangeran Bedagai Tengku Ahmad Syafii, Datuq Adil Haberham, Ustadz Dr. H. Amhar Nasution, M.A., serta berbagai tokoh masyarakat dan pemuka adat Melayu lainnya.
Ketua Umum PB ISMI Nizhamul, S.E, M.M secara melantik Prof. Dr. Nispul Khoiri, M.Ag sebagai ketua PW ISMI Sumut didampingi Ismail Marzuki, S.Pd.I sebagai sekretaris dan Dr. Sri Rezeki, M.M sebagai bendahara beserta jajaran pengurus dan koordinator bidang periode 2025–2030.
Mengusung tema: Menciptakan Intelektual Agamis, Menjaga Marwah dan Memperkuat Peradaban Bangsa, proses pelantikan dipimpin Sekretaris Jenderal PB ISMI Dr. Yanhar Djamaluddin. Ia membacakan surat keputusan serta susunan kepengurusan PW ISMI Sumut. Pelantikan dirangkaikan dengan rapat kerja yang menetapkan arah gerak organisasi melalui berbagai bidang strategis. Mulai dari organisasi dan kaderisasi, ekonomi syariah, seni dan kebudayaan, pendidikan, riset dan teknologi, hukum, demokrasi, lingkungan hidup, kesehatan, kewirausahaan dan UMKM hingga inovasi kajian Melayu serta pemberdayaan masyarakat desa. Kehadiran bidang-bidang tersebut diharapkan mampu melahirkan program yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sumut.
Sebelum pelantikan, PW ISMI Sumut telah menunjukkan kiprah nyata melalui sejumlah kegiatan. Diantaranya bersilaturahim dengan ketua umum PB ISMI dan berbagai tokoh Melayu, melaksanakan penanaman seribu pohon khas Melayu di kawasan Sungai Deli di Medan.
Kemudian menggelar roadshow budaya ke RRI Medan, menyelenggarakan diskusi publik bertajuk: Konstruksi Peta Jalan Masa Depan Kesarjanaan Melayu Indonesia di Hotel Madani Medan hingga mengadakan khitanan massal bagi 100 anak Medan Tanah Deli Bumi Melayu.
Rangkaian program tersebut menjadi bukti bahwa ISMI hadir tidak hanya sebagai organisasi intelektual. Tetapi juga organisasi yang aktif melakukan pengabdian kepada masyarakat.
Nuansa budaya Melayu turut mewarnai prosesi pelantikan melalui pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Prof. Dr. H. Mustafa Kamal Rokan, doa dipimpin Dr. Muhammad Khalid, M.A. Selanjutnya tari persembahan makan sirih, lagu Indonesia Raya, Mars ISMI dan Himne Melayu, pertunjukan Tari Serampang XII, pembacaan puisi oleh Dr. Shafwan Hadi Umri, M.Hum yang diiringi alunan biola Tengku Ryo Rizqan, B.Mus.Ed., M.Sn.
Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan Rumah Jurnal ISMI yang menaungi tiga jurnal ilmiah, yaitu Al-Muruah (Studi Islam dan Kajian Melayu), Imperium (Politik dan Hukum) serta Jurnal Ekonomi sebagai wadah publikasi karya ilmiah para sarjana Melayu.
Ketua PW ISMI Sumut Prof. Dr. Nispul Khoiri, M.Ag. menegaskan bahwa ISMI akan menjadi pusat pemikiran yang melahirkan gagasan, kajian dan analisis terhadap berbagai persoalan strategis ditengah masyarakat. Menurutnya, ISMI siap menjadi perekat sosial, instrumen pemersatu bangsa sekaligus mitra kolaboratif pemerintah dalam memperkuat pembangunan Sumut melalui pendekatan akademik, budaya dan nilai-nilai kemelayuan.
Sejalan dengan pandangan tersebut, Datok Yan Djuna optimistis keberadaan ISMI akan menjadi kekuatan intelektual yang mampu menghubungkan dunia akademik, profesional dan budaya sehingga dapat menghadirkan rekomendasi kebijakan yang berkualitas, berorientasi pada kemaslahatan masyarakat serta memperkuat peradaban Melayu dan Indonesia di masa depan. (dmp)

9 hours ago
5

















































