DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Institut Kesehatan Deli Husada Delitua menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mengenai kesiapan calon pengantin (catin) untuk menghasilkan kehamilan sehat dengan melakukan deteksi dini dalam mencegah komplikasi kehamilan.
Kegiatan yang menyasar kelompok masyarakat kader catin dengan menerapkan program tersebut selama enam bulan tersebut, diawali dengan skrining kesehatan kepada para catin. Program yang digelar diupayakan semenarik dan seseru mungkin, supaya masyarakat antusias mengkuti setiap kegiatan, seperti menggelar lucky draw, games, kuis, dan lainnya.
Adapun topik-topik yang dibahas dalam kegiatan tersebut, yakni pelatihan deteksi dini komplikasi kehamilan, serta pembentukan komunitas Catin Siaga Sehat berbasis kader masyarakat. Adapun edukasi akan difokuskan pada aspek pemeriksaan kesehatan sebelum kehamilan (preconception care), pemahaman tanda-tanda bahaya selama kehamilan, gizi seimbang dan suplementasi yang dibutuhkan, serta akses dan pemanfaatan layanan kesehatan.
Para catin yang mengikuti kegiatan juga sangat antusias dan memberikan feedback yang baik, setelah dilakukan sosialisasi Kehamilan Sehat dengan Deteksi Dini Mencegah Komplikasi Kehamilan. Hal ini terlihat dari respons catin dan pertanyaan yang mereka berikan kepada Tim PkM Institut Kesehatan Deli Husada Delitua, ada sekitar tujuh pertanyaan yang diberikan para catin selama kegiatan.
Dari beberapa pertanyaan yang diajukan, ada satu yang membuat tim melakukan penjelasan mendalam, agar peserta memahami betul topik yang sudah dipaparkan. Namun, hal itu tak menjadi beban bagi tim, tapi jadi satu cara agar para catin percaya dalam pelaksanaan PkM yang dilakukan oleh Institut Kesehatan Deli Husada Delitua.
Dalam kegiatan ini, banyak pengalaman dan wawasan baru yang telah diperoleh oleh tim yang terjun langsung ke masyarakat. Dan semua hal tersebut, agar tim bisa menyalurkan pengetahuan kepada target yang tepat dan berguna bagi masyarakat untuk mengubah kebiasaan buruk yang dapat menimbulkan penyakit di kemudian hari, satu di antaranya komplikasi kehamilan.
Tim PkM Institut Kesehatan Deli Husada Delitua, pun mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang telah mendanai kegiatan tersebut. (rel/saz)
DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Institut Kesehatan Deli Husada Delitua menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mengenai kesiapan calon pengantin (catin) untuk menghasilkan kehamilan sehat dengan melakukan deteksi dini dalam mencegah komplikasi kehamilan.
Kegiatan yang menyasar kelompok masyarakat kader catin dengan menerapkan program tersebut selama enam bulan tersebut, diawali dengan skrining kesehatan kepada para catin. Program yang digelar diupayakan semenarik dan seseru mungkin, supaya masyarakat antusias mengkuti setiap kegiatan, seperti menggelar lucky draw, games, kuis, dan lainnya.
Adapun topik-topik yang dibahas dalam kegiatan tersebut, yakni pelatihan deteksi dini komplikasi kehamilan, serta pembentukan komunitas Catin Siaga Sehat berbasis kader masyarakat. Adapun edukasi akan difokuskan pada aspek pemeriksaan kesehatan sebelum kehamilan (preconception care), pemahaman tanda-tanda bahaya selama kehamilan, gizi seimbang dan suplementasi yang dibutuhkan, serta akses dan pemanfaatan layanan kesehatan.
Para catin yang mengikuti kegiatan juga sangat antusias dan memberikan feedback yang baik, setelah dilakukan sosialisasi Kehamilan Sehat dengan Deteksi Dini Mencegah Komplikasi Kehamilan. Hal ini terlihat dari respons catin dan pertanyaan yang mereka berikan kepada Tim PkM Institut Kesehatan Deli Husada Delitua, ada sekitar tujuh pertanyaan yang diberikan para catin selama kegiatan.
Dari beberapa pertanyaan yang diajukan, ada satu yang membuat tim melakukan penjelasan mendalam, agar peserta memahami betul topik yang sudah dipaparkan. Namun, hal itu tak menjadi beban bagi tim, tapi jadi satu cara agar para catin percaya dalam pelaksanaan PkM yang dilakukan oleh Institut Kesehatan Deli Husada Delitua.
Dalam kegiatan ini, banyak pengalaman dan wawasan baru yang telah diperoleh oleh tim yang terjun langsung ke masyarakat. Dan semua hal tersebut, agar tim bisa menyalurkan pengetahuan kepada target yang tepat dan berguna bagi masyarakat untuk mengubah kebiasaan buruk yang dapat menimbulkan penyakit di kemudian hari, satu di antaranya komplikasi kehamilan.
Tim PkM Institut Kesehatan Deli Husada Delitua, pun mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang telah mendanai kegiatan tersebut. (rel/saz)