Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruang SMPN 9 Terbakar

16 hours ago 11

TEBINGTINGGI – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Tebingtinggi di Jalan Pusara Pejuang, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Selasa (28/7) terbakar. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan dua ruang sekolah; satu ruang kelas dan satu gudang penyimpanan barang-barang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap ruang kelas IX serta gudang penyimpanan yang berada di bagian belakang bangunan sekolah. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul13.40 WIB.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api. Selain petugas Damkar, personel Polres Tebingtinggi bersama Tim Inafis juga turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan awal penyebab kebakaran.

Dodi (45), staf Tata Usaha SMP Negeri 9 Tebingtinggi, mengatakan api pertama kali diketahui muncul dari bangunan gudang sekolah. Pihak sekolah sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar hingga akhirnya petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi, MHD Denni Saragih, turut meninjau langsung lokasi kebakaran. Ia didampingi Kepala SMP Negeri 9 Tebingtinggi, Ramahdansyah Putra, untuk melihat kondisi bangunan yang terdampak sekaligus memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.

Denni mengatakan pihaknya menerima laporan dari Kepala SMP Negeri 9 Tebingtinggi sekitar pukul 12.45 WIB. Berdasarkan informasi awal, kebakaran menghanguskan dua ruangan, yakni satu ruang kelas dan satu gudang penyimpanan yang berada di sisi bangunan berbatasan dengan sekolah Al Washliyah.

“Untuk sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena saat kebakaran terjadi para siswa sudah bersiap untuk pulang,” ujar Denni.

Ia menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan uji forensik dari pihak kepolisian. Sementara itu, besaran kerugian material juga masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Sementara itu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Tebingtinggi yang dikonfirmasi di lokasi mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, Damkar langsung mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi sehingga kobaran api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan sekolah lainnya.(mag-3/azw)

TEBINGTINGGI – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Tebingtinggi di Jalan Pusara Pejuang, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Selasa (28/7) terbakar. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan dua ruang sekolah; satu ruang kelas dan satu gudang penyimpanan barang-barang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap ruang kelas IX serta gudang penyimpanan yang berada di bagian belakang bangunan sekolah. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul13.40 WIB.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api. Selain petugas Damkar, personel Polres Tebingtinggi bersama Tim Inafis juga turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan awal penyebab kebakaran.

Dodi (45), staf Tata Usaha SMP Negeri 9 Tebingtinggi, mengatakan api pertama kali diketahui muncul dari bangunan gudang sekolah. Pihak sekolah sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar hingga akhirnya petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi, MHD Denni Saragih, turut meninjau langsung lokasi kebakaran. Ia didampingi Kepala SMP Negeri 9 Tebingtinggi, Ramahdansyah Putra, untuk melihat kondisi bangunan yang terdampak sekaligus memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.

Denni mengatakan pihaknya menerima laporan dari Kepala SMP Negeri 9 Tebingtinggi sekitar pukul 12.45 WIB. Berdasarkan informasi awal, kebakaran menghanguskan dua ruangan, yakni satu ruang kelas dan satu gudang penyimpanan yang berada di sisi bangunan berbatasan dengan sekolah Al Washliyah.

“Untuk sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena saat kebakaran terjadi para siswa sudah bersiap untuk pulang,” ujar Denni.

Ia menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan uji forensik dari pihak kepolisian. Sementara itu, besaran kerugian material juga masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Sementara itu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Tebingtinggi yang dikonfirmasi di lokasi mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, Damkar langsung mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi sehingga kobaran api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan sekolah lainnya.(mag-3/azw)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|