JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Upaya mempercepat pemugaran cagar budaya kembali mengemuka. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dapat menjadi terobosan untuk memangkas lamanya proses pemugaran candi, khususnya di kawasan Candi Plaosan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Dalam peresmian Pengembangan Situs Candi Plaosan Tahap I di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Rabu malam (21/1/2026), Fadli menyampaikan bahwa pendekatan teknologi modern layak dimanfaatkan untuk membantu kerja pemugaran yang selama ini memakan waktu panjang.
“Kita sebenarnya membutuhkan tenaga pemugar yang cepat. Kalau bisa dua tahun selesai, kenapa tidak? Dengan teknologi, bukan hanya metode susun coba. Kalau perlu, pakai AI,” ujar Fadli Zon.
Menurut dia, pengalaman pemugaran candi-candi Perwara di berbagai situs menunjukkan bahwa metode konvensional berjalan sangat lambat. Di kompleks Plaosan sendiri, satu candi Perwara bisa membutuhkan waktu hampir satu tahun untuk diselesaikan.
Fadli mencontohkan kawasan Candi Prambanan, di mana pemugaran candi Perwara telah berlangsung puluhan tahun namun belum sepenuhnya rampung. Bahkan, dengan pendekatan lama, proses tersebut dikhawatirkan masih akan memakan waktu sangat panjang.
“Kalau pakai teknik sekarang, bisa jadi kita masih menunggu 50 tahun lagi. Padahal dengan teknologi komputer dan AI, ini seperti menyusun puzzle batu-batu yang ada,” katanya.
Pada 2026, Kementerian Kebudayaan menargetkan pemugaran lima candi Perwara di kompleks Candi Plaosan. Program ini direncanakan melibatkan dukungan pihak swasta, sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas disiplin.
Selain mendorong penggunaan AI, Fadli juga mengusulkan pelibatan generasi muda agar proses pemugaran lebih dinamis dan inovatif. Bahkan, ia membuka kemungkinan pemugaran dilakukan melalui skema kompetisi.
“Kalau perlu anak-anak muda sekarang bisa dilibatkan, tenaga-tenaga muda untuk ikut pemugaran. Bahkan lebih dahsyat lagi, kalau perlu kita lombakan, biar cepat,” ungkapnya.
Meski demikian, Fadli menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi modern tidak boleh mengabaikan prinsip pelestarian cagar budaya. Identifikasi dan penggunaan artefak lama tetap menjadi prioritas, sementara batu baru hanya digunakan jika benar-benar diperlukan dan sesuai aturan.
“Borobudur juga menggunakan batu baru dalam pemugarannya. Yang penting kaidahnya dijaga,” ujarnya.
Di luar pemugaran fisik candi, pemerintah juga mulai menata kawasan pendukung Candi Plaosan. Pada tahap pertama pengembangan, sejumlah fasilitas dibangun, antara lain area parkir, pintu masuk, dan toilet guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Menurut Fadli, penataan ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan kawasan Plaosan sebagai destinasi wisata terpadu. Berbagai aktivitas direncanakan agar situs tersebut tidak hanya menjadi tujuan wisata sejarah, tetapi juga ruang kegiatan budaya, religi, hingga kuliner.
“Setelah ini kita akan aktivasi dengan berbagai kegiatan. Bisa menjadi tujuan wisata budaya, sejarah, religi, bahkan wisata kuliner. Kita ingin menciptakan ekosistem baru,” katanya.
Candi Plaosan sendiri merupakan kompleks candi Buddha yang dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi. Fadli menyebut situs ini sebagai warisan budaya bernilai tinggi yang harus dijaga keberlanjutannya sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
Kepala Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan, Indira Estianty, menjelaskan bahwa pengembangan tahap pertama difokuskan pada peningkatan kualitas layanan publik di kawasan tersebut.
“Penataan area masuk, entrance gate, dan parkir dilakukan untuk mendukung pemanfaatan yang terukur dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Dalam agenda tersebut, Fadli Zon turut didampingi Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo serta sejumlah pejabat terkait. Selain meresmikan fasilitas pendukung, rombongan juga meninjau langsung sejumlah candi Perwara yang saat ini masih dalam tahap pemugaran. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

5 hours ago
3


















































