Generasi Religius dan Nasionalis Lahir dari Sini! CAI ke-46 Tuai Pujian Bukan Sekadar Perkemahan

1 month ago 23
KemahPenutupan CAI Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-46 yang digelar di Bumi Perkemahan Samaharjo, Dusun Sananan, Desa Mangunharjo, Kecamatan Jatipurno Wonogiri. Dok. Panitia

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebuah perkemahan istimewa bertajuk Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-46 yang digelar di Bumi Perkemahan Samaharjo, Dusun Sananan, Desa Mangunharjo, Kecamatan Jatipurno Wonogiri, resmi ditutup dengan penuh haru dan kebanggaan, Kamis (10/7/2025).

Penutupan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, yang memberikan apresiasi luar biasa terhadap kegiatan pembinaan karakter ini.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari sejak Senin (7/7) ini bukanlah perkemahan biasa. Bertajuk Perkemahan Akhir Tahun (Permata CAI), acara ini diinisiasi oleh alumni Pondok Baitul Izza Jeporo, dan menjadi ajang strategis untuk membentuk generasi muda yang berakhlak, profesional, cinta tanah air, dan religius.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Wonogiri, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Empat hari pelaksanaan CAI di Kecamatan Jatipurno ini benar-benar fokus pada pembentukan karakter remaja Pondok Baitul Izza. Ini sangat bermanfaat bagi para santri dan generasi muda Wonogiri,” ungkap Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno dalam sambutannya.

Tak hanya berhenti pada apresiasi, Wakil Bupati juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung agenda serupa di tahun-tahun mendatang agar semakin besar dan berdampak luas.

“Kami akan terus mendukung agar kegiatan seperti ini menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan berdampak luas,” tegasnya.

Bukan Sekadar Kemah, Ini Kawah Candradimuka Santri Muda!

Selama empat hari, ratusan peserta mengikuti kegiatan padat dan bermakna, mulai dari pelatihan kepemimpinan, outbound, kajian keislaman, hingga simulasi tanggap bencana. Semua dikemas dengan pendekatan edukatif untuk menginternalisasi 29 Karakter Luhur Pondok Baitul Izza, sebagai fondasi kepribadian santri yang unggul.

Suasana penutupan berjalan khidmat, tertib, dan penuh kehangatan. Sorak sorai santri yang bangga, doa yang khusyuk, serta sambutan hangat dari para tokoh menjadikan momen ini layak dikenang.

Hadirkan Tokoh Lintas Organisasi, Bangun Silaturahmi dan Nasionalisme

Pembukaan CAI pada Selasa (8/7) lalu juga berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan. Dihadiri perwakilan DPRD, Camat Jatipurno Nur Dhana, Kapolsek dan Danramil Jatipurno, Kepala KUA, para tokoh agama dari LDII, NU, Muhammadiyah hingga MTA, serta para pemangku kebijakan desa, kegiatan ini disambut hangat oleh jajaran pondok dan yayasan.

Camat Jatipurno, Nur Dhana, menyebut CAI sebagai program luar biasa. “Pendidikan karakter, cinta tanah air, dan cinta alam harus terus disemai. Kegiatan ini adalah jawabannya,” ujarnya.

CAI ke-46 telah membuktikan bahwa pembinaan karakter berbasis spiritual dan nasionalisme di tingkat akar rumput bisa menjadi fondasi kuat bagi generasi muda. Lebih dari sekadar kemah, ini adalah momentum mencetak agen perubahan yang berakhlak, tangguh, dan siap bersaing di masa depan. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|