SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Media sosial (Medsos) dihebohkan dengan adekan tidak senonoh di lingkungan rumah dinas bupati Sragen, Jawa Tengah. Aksi pasangan muda mudi ini dilakukan saat siang bolong dan tertangkap kamera warga hingga heboh di Facebook.
Penelusuran JOGLOSOMARNEWS.COM dalam video yang berdurasi 0:48 di Facebook itu menunjukan aksi 2 orang remaja diatas sepeda motor Honda Scoopy putih dan pakai baju kaos warna hitam melakukan tidak senonoh.
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Sabtu (2/8/2025) pukul 16.35 WIB.
“Mau melaporkan kejadian tindak
mesum/asusila. tempat : rumah dinas bupati sragen pukul : 16.35 WIB
kronologi : 2 remaja laki” dan perempuan menggunakan motor bocengan parkir di jalan masuk rumah dinas bupati motor menghadap selatan, dengan motor di standar
2 posisi di depan laki” dan di belakang perempuan dan melakukan tindakan tidak senonoh di tempat umum,” tulis salah satu akun di Facebook.

Laporan ini langsung viral di media sosial setelah diunggah oleh akun tersebut, yang kemudian disertai dengan keterangan tambahan bahwa informasi dan lokasi kejadian berada di lingkungan Rumah Dinas Bupati Sragen.
Terkait kejadian ini, plt Kepala Satpol PP Sragen, R. Suparwoto pada awak media di Sragen memberikan tanggapan. Dia menyatakan bahwa meskipun Satpol PP rutin melakukan patroli baik siang maupun malam hari, pihaknya akan meningkatkan intensitas patroli dan koordinasi terkait kasus ini.
“Iya sebenarnya Satpol PP rutin patroli jam siang dan malam, akan kami lebih intensifkan dan koordinasi terkait,” kata Suparwoto.
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pemasangan papan peringatan di area tersebut, Suparwoto mengatakan bahwa hal itu masih akan dikoordinasikan.
“Kami koordinasikan mas,” jelasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, terutama di area publik yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan tertib.
Unggahan ini sontak mengundang beragam komentar dari warganet. Banyak yang menyayangkan kejadian tersebut dan mempertanyakan mengapa hal itu bisa terjadi di tempat yang merupakan fasilitas publik.
Reaksi warganet ini menunjukkan keprihatinan sekaligus kegeraman atas perbuatan yang dianggap melanggar norma kesusilaan di tempat umum.
Beberapa komentar yang muncul dalam video di Facebok tersebut Anwar@ Beh kucluk nek Iki. Pora ndue duet nyewo kamar to. @Raden Mangku Bumi OPO gak mampu bayar hotel tempat umum buat mesum…😂😂😂😂😂 @Muhammad Raihan Oyo akeh sing kosong kok yo malah outdoor 11/12 koyo kewan nek iki @Andexs Andiks Kenthuuuu ng umahe bupati sragennnn ajorrrr boss kawennnn ngentod ng umahe bupati sragennnn walahhhh pyeee kiiii tempekkk e terusannn @Agus Susilo Cuma saran…..Jane aja di blur,,,ben isin bocah’e, dadi arep tumindak ngono kui ben mikir gk ditempat terbuka. @Filix Alex Sander Hyo ngaku spo wi secupy putih hahaha jne oj di belur og bos ben viral
SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Media sosial (medsos) dihebohkan oleh aksi tidak senonoh sepasang muda-mudi di lingkungan Rumah Dinas Bupati Sragen, Jawa Tengah. Aksi tersebut terjadi pada siang bolong dan terekam kamera warga, kemudian viral di Facebook.
Penelusuran JOGLOSEMARNEWS.COM terhadap video berdurasi 48 detik yang diunggah di Facebook menunjukkan dua orang remaja menaiki sepeda motor Honda Scoopy warna putih. Dalam video tersebut, remaja laki-laki berbaju kaos hitam tampak melakukan tindakan asusila bersama pasangannya.
Peristiwa itu diduga terjadi pada Sabtu (2/8/2025) sekitar pukul 16.35 WIB.
“Mau melaporkan kejadian tindak mesum/asusila.
Tempat: Rumah Dinas Bupati Sragen
Pukul: 16.35 WIB
Kronologi: Dua remaja laki-laki dan perempuan menggunakan sepeda motor, berboncengan dan parkir di jalan masuk Rumah Dinas Bupati. Posisi motor menghadap selatan dan disangga standar dua. Remaja laki-laki berada di depan, perempuan di belakang, dan melakukan tindakan tidak senonoh di tempat umum,” tulis salah satu akun Facebook yang mengunggah video tersebut.
Unggahan ini langsung viral dan mengundang perhatian warganet. Video tersebut disertai keterangan tambahan bahwa lokasi kejadian berada di kawasan Rumah Dinas Bupati Sragen.
Terkait kejadian ini, Plt Kepala Satpol PP Sragen, R. Suparwoto, memberikan tanggapan kepada awak media. Ia mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya rutin melakukan patroli, baik siang maupun malam hari. Namun, dengan adanya kejadian ini, patroli akan lebih diintensifkan.
“Satpol PP sebenarnya rutin melakukan patroli pada siang dan malam hari. Namun, kami akan lebih mengintensifkan patroli serta meningkatkan koordinasi terkait kejadian ini,” ujar Suparwoto.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pemasangan papan peringatan di area tersebut, Suparwoto menyatakan masih akan melakukan koordinasi lebih lanjut.
“Masih akan kami koordinasikan, Mas,” jelasnya singkat.
Langkah peningkatan patroli dan kemungkinan pemasangan peringatan tersebut diharapkan dapat menjadi upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama di area publik yang seharusnya aman, tertib, dan bebas dari aktivitas melanggar norma kesusilaan.
Unggahan video tersebut sontak mengundang beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan terjadinya peristiwa asusila di tempat umum, apalagi di lingkungan rumah dinas seorang pejabat daerah.
Komentar-komentar warganet pun membanjiri unggahan tersebut. Beberapa di antaranya mengekspresikan kekesalan, keprihatinan, hingga sindiran terhadap perilaku dua remaja tersebut:
Anwar@: “Beh kucluk nek iki. Pora nduwe duit nyewo kamar to?”
@Raden Mangku Bumi: “Opo nggak mampu bayar hotel? Tempat umum kok buat mesum 😂😂😂”
@Muhammad Raihan: “Oyo akeh sing kosong kok yo malah outdoor. 11/12 koyo kewan nek iki.”
@Andexs Andiks: “Kenthuuuu ng umahe Bupati Sragennnn ajorrrr boss. Kawennnn ngentod ng umahe Bupati Sragennnn. Walaahhh pyeee kiii tempekkk e terusannn.”
@Agus Susilo: “Cuma saran… Jane aja di-blur, ben isin bocahé. Dadi arep tumindak ngono kui ben mikir, ora ning panggon umum.”
@Filix Alex Sander: “Hayo ngaku sopo wi, se-Scoopy putih. Hahaha… Jne oj di-blur og bos, ben viral!”
Huri Yanto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.