Mangkunegaran meluncurkan Ambulans jenazah listrik pertama kalinya di Kota Solo, Kamis (5/2/2026) | IstimewaSOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mangkunegaran kembali menegaskan perannya di tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai pusat budaya, tetapi juga sebagai institusi yang responsif terhadap kebutuhan sosial.
Kamis (5/2/2026) kemarin, Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah sekaligus membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran di Dalem Prangwedanan, Pura Mangkunegaran.
Peresmian itu berlangsung dalam suasana Bulan Ruwah pada penanggalan Jawa, beriringan dengan persiapan Wilujengan Ruwahan Mangkunegaran.
Dalam rilis yang dikirim ke Joglosemarnews disebutkan, prosesi pecah kendi yang dipimpin G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo menjadi penanda dimulainya layanan ambulans jenazah Mangkunegaran.
Ambulans Jenazah Mangkunegaran menjadi perhatian tersendiri karena merupakan ambulans listrik pertama di Kota Solo yang disiapkan untuk melayani masyarakat umum.
Layanan tersebut bersifat siaga dan dapat diakses melalui nomor hotline 0822-4133-2628 (Panitra Dalem Mangkunegaran) untuk keperluan penjemputan maupun pengantaran jenazah.
Selain menghadirkan layanan kemanusiaan, ambulans berbahan bakar non-fosil itu juga mencerminkan arah keberlanjutan yang tengah dibangun Mangkunegaran.
“Kehadiran ambulans ini tidak hanya sebagai sarana pelayanan kemanusiaan, tetapi juga selaras dengan visi Culture-Future Mangkunegaran, ini sebagai bentuk kepedulian Mangkunegaran terhadap kelestarian lingkungan,” tutur G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo.
Di waktu yang sama, Mangkunegaran juga membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat khazanah literasi dan arsip penting di Surakarta.
Pembukaan kembali dilakukan oleh G.R.Ay. Retno Rosati Kadarisman Notohadiningrat selaku Pengageng Kawedanan Reksa Pustaka, ditandai dengan pemotongan pita bunga.
Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian Tingalan Jumenengan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X kaping 4 yang jatuh pada 27 Januari lalu. Reksa Pustaka kembali diposisikan sebagai ruang literasi yang terbuka untuk publik, khususnya dalam pengkajian budaya dan sosial humaniora.
Perpustakaan Reksa Pustaka dapat diakses masyarakat setiap Senin hingga Sabtu, pukul 10.00–12.00 WIB dan 13.00–15.00 WIB.
Untuk memperluas jangkauan dan perannya, Mangkunegaran menggandeng berbagai institusi pemerintahan, pendidikan, dan kebudayaan, seperti Universitas Sebelas Maret (UNS), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Yayasan Lestari, Sono Pustaka Keraton Surakarta, Radya Pustaka, Perpustakaan Bank Indonesia, hingga Perpustakaan Masjid Agung Surakarta.
Selain itu, sedikitnya 10 komunitas literasi dan budaya di Kota Solo juga dilibatkan guna mendorong partisipasi generasi muda.
Rangkaian acara turut diisi dengan program Mangkunegaran Sinau, sebuah ruang diskusi yang membuka sisi Mangkunegaran yang jarang tersorot publik. Salah satu fokusnya adalah perjalanan sejarah Reksa Pustaka, yang gagasan pendiriannya telah dirintis sejak masa Mangkunegara VII.
Secara struktural, Reksa Pustaka menaungi dua unit utama, yakni Reksa Wilapa yang mengelola arsip dan surat-surat bersejarah, serta Reksa Pustaka yang berfokus pada koleksi literasi dan ilmu pengetahuan.
Melalui peluncuran ambulans jenazah dan pengaktifan kembali Reksa Pustaka, Mangkunegaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberi kontribusi nyata—mulai dari layanan kemanusiaan hingga penguatan budaya baca—sebagai ruang belajar dan bertumbuh bersama masyarakat. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

2 days ago
6

















































