INOVASI DAERAH “RATU BERKASIH” Gerakan Kepedulian Sosial untuk Peningkatan Kesejahteraan dan Pencegahan Stunting di Kecamatan Tanon

15 hours ago 7
Kecamatan Tanon meluncurkan inovasi daerah bertajuk “RATU BERKASIH (Orang Tua Berhati Kasih)” sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mencegah stunting, khususnya pada anak yatim dan keluarga kurang mampu. Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kecamatan Tanon meluncurkan inovasi daerah bertajuk “RATU BERKASIH (Orang Tua Berhati Kasih)” sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mencegah stunting, khususnya pada anak yatim dan keluarga kurang mampu.

Program ini hadir sebagai respons terhadap kondisi wilayah Kecamatan Tanon yang terdiri dari 16 desa dengan jumlah penduduk yang cukup padat serta masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan dan kesehatan, serta risiko stunting.

Camat Tanon menyampaikan bahwa inovasi RATU BERKASIH merupakan gerakan berbasis gotong royong yang melibatkan berbagai pihak. “Program ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama peduli, melalui pemberian santunan dan pendampingan kepada anak yatim serta keluarga berisiko stunting,” ujarnya.

Kecamatan Tanon meluncurkan inovasi daerah bertajuk “RATU BERKASIH (Orang Tua Berhati Kasih)” sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mencegah stunting, khususnya pada anak yatim dan keluarga kurang mampu.

Pelaksanaan program ini melibatkan pemerintah kecamatan, BPP, PKB, TRC, tokoh masyarakat, ASN, pihak swasta, serta masyarakat umum. Mereka berperan sebagai donatur dan pendamping yang memberikan dukungan secara langsung kepada penerima manfaat.

Selain itu, inovasi ini juga didukung oleh berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial hingga Peraturan Bupati Sragen Nomor 30 Tahun 2020 tentang Percepatan Pencegahan Stunting. Melalui program RATU BERKASIH, pemerintah berharap dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar, meningkatkan akses layanan kesehatan, serta memberikan dukungan moral bagi anak-anak agar dapat tumbuh secara optimal.

“Kami berharap inovasi ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga mampu meningkatkan kepedulian sosial masyarakat serta memperkuat budaya gotong royong,” tambahnya.
Program ini diharapkan memberikan dampak nyata, seperti peningkatan status gizi, kualitas hidup masyarakat, serta penurunan risiko stunting di wilayah Kecamatan Tanon. Dengan kolaborasi yang kuat, RATU BERKASIH diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan generasi yang sehat, mandiri, dan berkualitas. *

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|