Keliling Cari Target, Geng Remaja Akhirnya Bacok Mahasiswa di Jalan Godean

7 hours ago 7
Ilustrasi jambret bersenjata tajam

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi kekerasan jalanan yang menyasar korban secara acak kembali terjadi di Sleman. Seorang mahasiswa asal Jambi menjadi korban pembacokan brutal di Jalan Godean, setelah sekelompok pelaku berkeliling mencari target tanpa alasan jelas.

Polisi kini telah mengamankan tiga dari empat pelaku, sementara satu orang lainnya masih dalam pengejaran dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Godean, AKP Rusdiyanto, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban berinisial DH tengah berboncengan bersama rekannya melaju dari arah barat ke timur untuk mencari makan.

Namun, perjalanan mereka berubah menjadi petaka ketika rombongan pelaku yang mengendarai empat sepeda motor dan satu mobil pikap mendekati mereka di kawasan depan RM Baleroso.

“Saat berpapasan, rombongan pelaku dan korban sempat saling pandang. Ketika melewati simpang tiga Kantor Bapas Kelas I Yogyakarta, dua motor pelaku berputar balik. Salah satu pelaku bahkan menyeret senjata tajam jenis celurit ke aspal hingga mengeluarkan percikan api,” ujar Rusdiyanto, Rabu (6/5/2026).

Korban yang tidak sempat menghindar langsung menjadi sasaran serangan. Pelaku berinisial ABP melayangkan tiga kali sabetan celurit yang mengenai pergelangan tangan, lengan kiri, hingga bahu korban.

Tak berhenti di situ, pelaku lain berinisial FA turut menyerang dengan memukul punggung korban menggunakan sabit serta merusak sepeda motor korban sebelum seluruh rombongan melarikan diri.

Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Godean bersama Resmob Satreskrim Polresta Sleman. Kasubnit 1 Unit VI (Opsnal), Ipda Yohanes Eko Sariyono, menyebut penyelidikan bermula dari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Kami telusuri dari mobil pikapnya, baru kemudian berhasil mengungkap pelaku pelaku lainnya. Sudah (ada niat melukai).Jadi sudah direncanakan untuk keluar, untuk mencari sasaran,” katanya.

Tiga pelaku yang telah diamankan yakni ABP (19), RSH (18), dan FA (17), yang diketahui merupakan warga Seyegan. Sementara itu, pelaku lain berinisial AR masih buron. Polisi telah mendatangi rumahnya, namun yang bersangkutan belum kembali dan diduga bersembunyi.

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku diketahui tidak saling berasal dari satu sekolah yang sama. Mereka merupakan gabungan dari beberapa kelompok pergaulan yang berkumpul dan kemudian berkeliling bersama.

Kanit Reskrim Polsek Godean, Iptu Sumantri, menyebut aksi tersebut memang dilakukan secara sengaja dengan tujuan mencari korban secara acak.

“Ini gabungan dua kelompok. Ada satu-dua orang yang saling kenal lalu mengajak yang lain berputar-putar. Kalau untuk miras, tidak ada,” ujar dia.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sepeda motor Honda Scoopy milik korban, satu unit motor milik pelaku, serta pakaian yang digunakan saat kejadian.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 466 ayat (2) KUHP serta pasal 20 huruf C KUH Pidana, dengan ancaman hukuman penjara hingga lima tahun. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|