Kantor Kemenag Kota Surakarta bekerja sama dengan Mafindo Wilayah Soloraya, menggelar Kelas Kecerdasan Artifisial - AI Goes To School secara online, Sabtu (17/1/2026). IstimewaSOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kantor Kemenag Kota Surakarta bekerja sama dengan Mafindo Wilayah Soloraya, menggelar Kelas Kecerdasan Artifisial – AI Goes To School secara online, Sabtu (17/1/2026), sebuah program unggulan dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang bertujuan untuk mendampingi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan. Program ini didukung oleh mitra strategis seperti Google.org , AVPN , dan Asian Development Bank (ADB).
Sebanyak 100 orang guru yang berasal dari Raudzatul Athfal (TK/Paud), MI, MA/SMA/SMK di Kota Surakarta, hadir di ruang zoom untuk mengikuti pelatihan yang menghadirkan dua orang trainer Mafindo, masing-masing Adriana Grahani Firdausy dan Cosmas Gun Harjo.
Melalui pelatihan ini, para guru diajak untuk memahami Teknologi KA, Etika dalam pemanfaatan KA, Manajemen Prompt, Pemanfaatan KA untuk pembelajaran kreatif, Pemanfaatan KA untuk pengelolaan kelas, serta Pemanfaatan KA untuk peningkatan kinerja dan Administrasi. Selain itu, program ini juga menyediakan akses ke platform Learning Management System (LMS) di https://institute.mafindo.or.id yang memungkinkan guru mengakses materi pelatihan secara fleksibel dan berkelanjutan.
Kantor Kemenag Kota Surakarta bekerja sama dengan Mafindo Wilayah Soloraya, menggelar Kelas Kecerdasan Artifisial – AI Goes To School secara online, Sabtu (17/1/2026). IstimewaKepala Kantor Kemenag Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun, S.Th.I, M.Pd.I menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Mafindo menyelenggarakan Kelas Kecerasan Artifisial untuk para guru di bawah Kemenag. “Perkembangan teknologi utamanya Kecerdasan Artifisial tentu merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Dan Kami tentu sangat berterima kasih atas inisiatif Mafindo untuk berkolaborasi dengan mengajak para guru untuk belajar tentang pemanfaatan KA. Di era sekarang menjadi penting untuk menguasai teknologi sebagai alat bantu, apalagi dengan begitu banyaknya tugas yang diemban guru, namun tetap berpegang pada jadi diri dan akhlak mulia.”
Atika, salah seorang peserta dari MA Al Islam Surakarta sangat bersyukur telah diundang mengikuti pelatihan. “Alhamdulillah, pelatihan hari ini banyak memberikan ilmu baru kepada saya karena masih banyak platform pembelajaran AI yang belum saya ketahui. Semakin banyak belajar membuat saya semakin banyak keinginan untuk belajar,” ujar guru Mapel Fisika tersebut.
Setelah mengikuti pelatihan online, para peserta melanjutkan proses bselajar secara mandiri memanfaatkan LMS di institute.mafindo.or.id, dengan mempelajari modul, kuis dan tugas-tugas yang telag disiapkan para trainer. Nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat senilai 20 JP.
AI Goes To School meurpakan program unggulan dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO), organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memerangi misinformasi dan hoaks. Berdiri pada tahun 2016, MAFINDO memiliki lebih dari 95.000 anggota online dan 1.000 sukarelawan. Selain program anti-hoaks, MAFINDO juga aktif dalam inisiatif pendidikan dan literasi digital, termasuk program AI Goes To School , untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan tangguh terhadap tantangan era digital. Erwina
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

1 hour ago
1

















































