
KLATEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Minimnya pemahaman anak muda Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten dalam mengelola keuangan, mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Surakarta menggelar sosialisasi pentingnya investasi.
Program yang digagas oleh Deni Eka Nurhidayatulloh itu berlangsung pada Sabtu (2/8/2025) di ařula Kantor Desa Keprabon. Dalam menjalankan program kerjanya, Deni selaku Ketua tim dibantu oleh rekan-rekannya, Aisyah, Annisa, Erni, Mufia dan Ines. Mereka berupaya mengenalkan berbagai jenis investasi sekaligus menekankan manfaat serta risiko yang harus dipahami sebelum terjun lebih jauh.
“Kegiatan ini kami awali dengan observasi dan diskusi bersama karang taruna. Dari situ terlihat bahwa banyak anak muda di Keprabon belum memiliki informasi cukup tentang investasi,” jelas Deni, dalam rilisnya ke Joglosemarnews.
Deni Eka Nurhidayatulloh (berdiri pegang mic) tengah memaparkan materi pengenalan investasi kepada kawula muda di Desa Keprabon, Polanharjo, Klaten | Foto: IstimewaDalam pemaparannya, Deni menegaskan bahwa investasi bukan semata-mata soal keuntungan. Lebih dari itu, investasi juga menjadi cara melindungi nilai uang dari inflasi, mempersiapkan kebutuhan darurat, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi. Ia juga memperkenalkan beragam instrumen investasi, mulai dari aset riil seperti emas, tanah, bangunan, hingga peternakan, serta instrumen finansial seperti saham, tabungan bank, dan cryptocurrency.
Namun demikian, Deni juga mengingatkan generasi muda agar berhati-hati. “Risiko kerugian, maraknya investasi bodong, hingga minimnya edukasi masih menjadi tantangan. Karena itu, penting bagi anak muda untuk memahami dasar-dasar investasi lebih dulu,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat sambutan positif dari perangkat desa. Kepala Desa Keprabon menilai langkah mahasiswa KKN itu bermanfaat besar bagi generasi muda. “Kami berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut, sehingga anak-anak muda lebih mandiri dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang ada,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Desa Keprabon diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya produktif, tetapi juga cerdas dalam mengelola finansial demi terciptanya kemandirian dan keberlanjutan ekonomi desa. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.