MAI Satukan Komando Bersama DLH Medan, Siap Sikat Tegas Perusak Lingkungan

8 hours ago 2

SUMUTPOS.CO – Langkah konkret untuk menjaga kedaulatan lingkungan di Kota Medan semakin dipertegas. Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan secara resmi menyatakan sikap berdiri satu komando bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan untuk mengawal regulasi dan menindak tegas setiap pelaku usaha yang mengabaikan kelestarian alam.

Komitmen ini lahir dalam pertemuan strategis yang digelar di Kantor DLH Kota Medan pada Senin (2/3/2026) sore.

Ketua MAI Kota Medan, Suwarno SE MM didampingi Sekretaris Zullifkar dan sejumlah pengurus menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berkompromi dengan praktik usaha yang merusak ekosistem demi keuntungan sepihak.

Suwarno menekankan, pertumbuhan ekonomi melalui sektor industri sangat penting bagi pendapatan daerah, namun ketaatan terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) adalah harga mati.

“Kita mendukung investasi dan operasional usaha di Medan, namun hak publik untuk mendapatkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah tidak boleh ditawar. Macan Asia Indonesia Kota Medan mendukung penuh DLH untuk berdiri tegak di atas regulasi,” tegas Suwarno di hadapan jajaran pimpinan DLH.

Dalam pertemuan tersebut, isu mengenai pelanggaran aturan lingkungan oleh pelaku usaha menjadi sorotan utama.

Kepala DLH Medan Melvi Marlayabana didampingi dua kepala bidang, Alwi Hendra dan Junaidi Lumbangaol, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas. Termasuk, pemberian sanksi administratif kepada PT Kemas Anugerah Swastika yang saat ini dalam pengawasan ketat pihak Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera.

“Apapun hasil rekomendasi dari Balai Gakkum KLHK, akan kami jalankan secara konsisten. Kami tidak akan ragu menjalankan regulasi terkait ketaatan aturan lingkungan hidup,” ucap Melvi.

Pernyataan ini disambut baik oleh MAI Medan. Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi program “Indonesia Asri” gagasan Presiden Prabowo Subianto, MAI siap menjadi mitra strategis dalam mengawal jalannya aturan di lapangan.

Suwarno juga mengaku optimistis jika sinergi antara MAI Medan dengan DLH ini akan mampu mewujudkan empat pilar utama pembangunan lingkungan.

Yakni Aman, Sehat, Resik dan Indah. Apalagi, kerjasama ini juga selaras dengan arahan Ketua DPD MA Provinsi Sumut, RM Khalil Prasetyo, bahwa sebagai organisasi independen, Macan Asia Indonesia tidak hanya hadir untuk mendampingi pemerintah menjalankan program-program kerakyatan yang berbasis Asta Cita, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan hak-haknya guna terciptanya kesejahteraan dan persatuan. (map/ila)

SUMUTPOS.CO – Langkah konkret untuk menjaga kedaulatan lingkungan di Kota Medan semakin dipertegas. Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan secara resmi menyatakan sikap berdiri satu komando bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan untuk mengawal regulasi dan menindak tegas setiap pelaku usaha yang mengabaikan kelestarian alam.

Komitmen ini lahir dalam pertemuan strategis yang digelar di Kantor DLH Kota Medan pada Senin (2/3/2026) sore.

Ketua MAI Kota Medan, Suwarno SE MM didampingi Sekretaris Zullifkar dan sejumlah pengurus menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berkompromi dengan praktik usaha yang merusak ekosistem demi keuntungan sepihak.

Suwarno menekankan, pertumbuhan ekonomi melalui sektor industri sangat penting bagi pendapatan daerah, namun ketaatan terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) adalah harga mati.

“Kita mendukung investasi dan operasional usaha di Medan, namun hak publik untuk mendapatkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah tidak boleh ditawar. Macan Asia Indonesia Kota Medan mendukung penuh DLH untuk berdiri tegak di atas regulasi,” tegas Suwarno di hadapan jajaran pimpinan DLH.

Dalam pertemuan tersebut, isu mengenai pelanggaran aturan lingkungan oleh pelaku usaha menjadi sorotan utama.

Kepala DLH Medan Melvi Marlayabana didampingi dua kepala bidang, Alwi Hendra dan Junaidi Lumbangaol, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas. Termasuk, pemberian sanksi administratif kepada PT Kemas Anugerah Swastika yang saat ini dalam pengawasan ketat pihak Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera.

“Apapun hasil rekomendasi dari Balai Gakkum KLHK, akan kami jalankan secara konsisten. Kami tidak akan ragu menjalankan regulasi terkait ketaatan aturan lingkungan hidup,” ucap Melvi.

Pernyataan ini disambut baik oleh MAI Medan. Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi program “Indonesia Asri” gagasan Presiden Prabowo Subianto, MAI siap menjadi mitra strategis dalam mengawal jalannya aturan di lapangan.

Suwarno juga mengaku optimistis jika sinergi antara MAI Medan dengan DLH ini akan mampu mewujudkan empat pilar utama pembangunan lingkungan.

Yakni Aman, Sehat, Resik dan Indah. Apalagi, kerjasama ini juga selaras dengan arahan Ketua DPD MA Provinsi Sumut, RM Khalil Prasetyo, bahwa sebagai organisasi independen, Macan Asia Indonesia tidak hanya hadir untuk mendampingi pemerintah menjalankan program-program kerakyatan yang berbasis Asta Cita, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan hak-haknya guna terciptanya kesejahteraan dan persatuan. (map/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|