Menteri Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Kopdes Merah Putih

1 month ago 23
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas mendorong pertumbuhan ekonomi melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melakukan penguatan koperasi.  Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas mendorong pertumbuhan ekonomi melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melakukan penguatan koperasi.

Supratman mengakui diperlukan dukungan berbagai elemen masyarakat termasuk di bidang hukum. Salah satunya melalui peran notaris.

“Apalagi pembentukan Koperasi Merah Putih di Indonesia sudah 100 persen. Ada peran Notaris yang melegalkan koperasi tersebut. Artinya berbekal legalitas tersebut notaris ikut mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat,” ujarnya usai menghadiri agenda silaturahmi bersama Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Kota Solo, Minggu (20/7/2025) malam.

Menurut Supratman, Kopdes Merah Putih dapat menjadi lokomotif pembangunan ekonomi pedesaan, yang pada akhirnya menopang pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen.

Ditambahkan Ketua Umum Pengurus Pusat INI, Irfan Ardiansyah, kegiatan silaturahmi menjadi ajang koordinasi antara Pengurus Pusat dan Wilayah Jawa Tengah INI, bersama Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham. Fokus pembahasan adalah kolaborasi dalam mendukung legalisasi badan hukum Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.

“INI bekerja sama dengan Kementerian Koperasi melalui MoU, dan didukung oleh Ditjen AHU. Kami bertugas dalam pembuatan akta pendirian koperasi dan penerbitan SK Menteri Hukum,” terangnya.

Di sisi lain, ia menekankan tugas notaris terbatas pada aspek legalitas. Sedangkan pengawasan koperasi dilanjutkan oleh dinas koperasi daerah dan Kementerian Koperasi RI.

Di sisi lain, Irfan mengungkapkan capaian besar dari program Koperasi Merah Putih yang diluncurkan oleh pemerintah. Hingga 18 Juli 2025, lebih dari 80.000 koperasi telah terbentuk di seluruh Indonesia, melampaui target yang ditetapkan Presiden Prabowo.

“Per tanggal 18 Juli kemarin, sudah 80.000 koperasi terbentuk. Hari ini bahkan 81.000. Itu artinya sudah 100 persen lebih dari target. Peran notaris sangat krusial dalam proses legalisasi, termasuk pengunggahan dokumen ke sistem resmi pemerintah,” ungkapnya.

Dalam hal ini, INI siap menjangkau seluruh wilayah. “Kami siap menjangkau hingga pelosok negeri. Legalitas yang diberikan akan menjadi jaminan keamanan dan kepercayaan bagi anggota koperasi,” terangnya. Prihatsari

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|