Momen Perempuan Fatayat NU Tanon Sragen Ramaikan Jalan Sehat, Tunjukkan Peran Penting dalam Mengisi Kemerdekaan HUT RI Ke 80

2 weeks ago 13
Hayatullayly, Wakil Ketua PAC Fatayat NU Tanon || Huri Yanto

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Ribuan kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Tanon membanjiri Joglo Juang beralamat di Waduk Ketro Canden, Desa Ketro, Tanon, Sragen pada Minggu (10/8/2025), dalam acara Jalan Sehat memperingati Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-75 dan HUT Kemerdekaan RI ke-80. Tak hanya kader, masyarakat Tanon juga antusias berbondong-bondong turut serta, menciptakan suasana meriah yang penuh semangat.

Acara yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Tanon ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga simbol kuat bahwa perempuan memiliki peran besar dalam mengisi kemerdekaan.

Ribuan kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Tanon membanjiri Joglo Juang beralamat di Waduk Ketro Canden, Desa Ketro, Tanon, Sragen pada Minggu (10/8/2025) || Huri Yanto

Dengan langkah tegap dan semangat yang membara, ribuan perempuan Fatayat NU Tanon menunjukkan bahwa mereka bukan hanya pelengkap, tetapi pilar utama dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Acara ini menjadi bukti bahwa perempuan NU siap melangkah maju, sehat jasmani dan rohani, untuk mengukir sejarah.

Wakil Ketua PAC Fatayat NU Tanon, Hayatullayly, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antar warga sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat. “Kami menggerakkan semua ranting di Kecamatan Tanon. Hari ini, sekitar 2.000 warga, baik pengurus Fatayat maupun masyarakat umum, turut hadir,” ujarnya.

Jalan Sehat ini tidak hanya tentang berjalan, tetapi juga menjadi panggung kreativitas. Setiap ranting Fatayat NU unjuk kebolehan melalui kostum jalan sehat yang unik dan penuh warna, menambah semarak acara. “Kegiatan ini adalah syiar NU untuk masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan NU tidak hanya aktif dalam pengajian, tetapi juga peduli pada kesehatan jasmani dan rohani,” tambah Hayatullayly.

Menurutnya, di era modern ini, perempuan NU harus sehat dan tangguh untuk menjadi inspirasi, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Sragen. “Jika dulu Fatayat identik dengan pengajian, kini kami ingin perempuan NU juga dikenal sebagai agen perubahan yang sehat, kuat, dan berkontribusi nyata,” katanya.

Acara ini juga menjadi momentum untuk menegaskan peran strategis perempuan dalam mengisi kemerdekaan. Hayatullayly menyoroti bahwa perempuan kini memiliki posisi penting, termasuk dalam pemerintahan. “Kami berharap perempuan NU mendapat ruang lebih luas untuk memberikan sumbangsih bagi masyarakat dan ikut memajukan bangsa,” ungkapnya penuh semangat.

Berkah acara tersebut juga dirasakan para pedagang kecil dan UMKM Tanon, salah satunya disampaikan oleh Heny warga Karang, Desa Gading, Tanon, Sragen pada JOGLOSOMARNEWS.COM menyampaikan bahwa berkah acara yang dilakukan pengurus Fatayat NU Tanon sangat positif.

“Alhamdulillah jualan ramai, berkah acara jalan sehat Fatayat NU jualan bisa ludes habis dibeli para peserta jalan sehat,” ujarnya.

Huri Yanto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|