Ora Sepele! Warga Desa Boto Baturetno Panen Semangka dan Gencar Tanam Cabai! Petani Untung Besar Pasar Berebut Hasil Bumi Wonogiri

3 weeks ago 14
SemangkaBupati, Wakil Bupati, Kapolres dan para pejabat Wonogiri memanen semangka di Desa Boto Baturetno Wonogiri. Joglosemarnews.com/Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Desa Boto di Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, membuktikan diri bukan sekadar desa biasa. Desa ini sedang menggeliat sebagai lumbung hortikultura, terutama dengan keberhasilan panen semangka dan semangat tinggi masyarakatnya dalam menanam cabai.

Fakta menarik ini terungkap dalam kegiatan bertajuk “Gerakan Tanam Cabai dan Panen Semangka” yang digelar di Dusun Ngawu, Desa Boto, Selasa (5/8/2025). Acara ini digagas oleh Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri dan dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ratusan petani dari kelompok tani hingga pemuda desa.

Semangka Laku Keras, Cabai Jadi Harapan Baru

Menurut Kepala Dinas Pertanian Wonogiri, Baroto Eko Pujianto, panen semangka kali ini sangat menggembirakan. Seluruh hasil panen semangka sudah terbeli sebelum hari panen tiba. Ini bukti kepercayaan pasar terhadap kualitas semangka dari Wonogiri.

Tak hanya semangka, harga cabai dan bawang merah di wilayah ini juga tengah naik, sehingga menjadi peluang besar bagi petani untuk meningkatkan penghasilan. Cabai pun mulai jadi komoditas andalan, terutama di kalangan pemuda Desa Boto.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, yang hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, memberikan apresiasi besar atas kolaborasi seluruh pihak. Ia bahkan mengungkapkan program pembangunan 250 sumur pantek untuk mendukung penguatan infrastruktur pertanian

Kisah Sukses Petani Semangka dan Cabai Desa Boto

Kepala Desa Boto, Edi Bambang Suroso, mengungkapkan bahwa sekitar 40-an warganya sukses membudidayakan semangka di lahan pasang surut genangan Waduk Gajah Mungkur. Semangka hasil tanam mereka tidak hanya manis rasanya, tapi juga manis hasilnya—selalu jadi rebutan pasar besar.

“Semangka dari Desa Boto ini memang istimewa. Pedagang besar dari luar daerah selalu datang untuk memborong langsung karena kualitasnya tak diragukan,” ujarnya.

Selain itu, tanaman cabai juga mulai dikembangkan oleh kalangan muda. Semangat generasi muda ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak pertanian modern di desa.

Sekilas Tentang Budidaya Semangka dan Cabai
Budidaya Semangka

✓ Cocok di lahan pasang surut seperti sekitar Waduk Gajah Mungkur

✓ Membutuhkan sinar matahari penuh dan drainase baik

✓ Waktu panen sekitar 60–70 hari sejak tanam

✓ Permintaan tinggi menjelang musim kemarau dan hari besar

Budidaya Cabai

✓ Ditanam di lahan terbuka maupun polibag

✓ Butuh penyinaran 8 jam/hari dan pengairan teratur

✓ Harga jual cabai cenderung fluktuatif, namun berpotensi besar saat musim hujan

Dengan semangat gotong royong dan perhatian penuh dari pemerintah, Desa Boto Baturetno Wonogiri siap menjadi pusat hortikultura unggulan, bukan hanya untuk semangka dan cabai, tapi juga inspirasi bagi desa-desa lain. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|