Pemprovsu Perbaiki Jalan Provinsi di Medan, Jalan Zein Hamid Dibenahi Tahun Ini

14 hours ago 9

Keluhan warga tentang jalan berlubang dan rusak yang kerap berseliweran di media sosial tampaknya mulai mendapat respons. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan sejumlah ruas jalan provinsi di Kota Medan akan menjadi prioritas penanganan pada tahun 2026, termasuk Jalan Zein Hamid yang selama ini menjadi salah satu titik yang paling banyak dikeluhkan masyarakat.

Setiap hari, ribuan kendaraan melintasi ruas jalan tersebut. Namun, kondisi jalan yang rusak di beberapa titik sering kali membuat pengendara harus ekstra hati-hati. Tidak sedikit warga yang mengunggah keluhan mereka ke media sosial, berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut Chandra Dalimunte, memastikan Jalan Zein Hamid akan masuk dalam program perbaikan tahun ini.

“Ruas Jalan Zein Hamid dikerjakan tahun ini. Ada beberapa segmen yang menjadi prioritas penanganan karena kondisinya memang mengalami kerusakan,” kata Chandra, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Tidak hanya Jalan Zein Hamid, Pemprov Sumut juga menaruh perhatian terhadap Jalan Marelan Raya yang selama ini menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat di kawasan utara Kota Medan. Namun, pelaksanaan pekerjaan di ruas tersebut masih menunggu rampungnya dokumen perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED).

“Untuk Marelan, DED-nya belum selesai. Saat ini masih dalam tahap perencanaan, tetapi tahun ini tetap kita bantu penanganannya,” ujarnya.

Chandra mengakui kondisi jalan di sejumlah kawasan Kota Medan belakangan kerap menjadi sorotan publik. Banyak laporan dan keluhan warga yang viral di media sosial, terutama terkait kerusakan jalan yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Karena itu, pihaknya berupaya mempercepat penanganan pada ruas-ruas yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumut.

“Banyak yang viral terkait kondisi jalan. Tahun ini kita kerjakan yang menjadi kewenangan provinsi agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” katanya.

Meski demikian, Chandra mengingatkan bahwa tidak semua jalan di Kota Medan berada di bawah tanggung jawab pemerintah provinsi. Status jalan terbagi menjadi jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kota, sehingga kewenangan penanganannya pun berbeda.

“Jalan provinsi yang ada di Kota Medan jumlahnya terbatas. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui mana ruas yang memang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas BMBKCK Sumut, terdapat delapan ruas jalan provinsi di Kota Medan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Sumut, yakni ruas Simpang AH Nasution-Batas Kota Medan, Jalan Setia Budi, ruas Ngumban Surbakti-Flamboyan-Gatot Subroto, Jalan Marelan, Jalan Seruwai, hingga Jalan KH Rahmat Buddin menuju perbatasan Kabupaten Deliserdang.

Melalui program perbaikan tersebut, Pemprov Sumut berharap konektivitas antarwilayah di Kota Medan semakin baik. Di tengah pertumbuhan aktivitas masyarakat dan lalu lintas yang terus meningkat, kualitas infrastruktur jalan dinilai menjadi faktor penting untuk mendukung keselamatan, kelancaran mobilitas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bagi warga yang selama ini mengeluhkan jalan rusak, terutama di Jalan Zein Hamid, tahun 2026 menjadi momentum yang ditunggu. Setelah lama menjadi bahan keluhan dan viral di dunia maya, ruas jalan itu akhirnya masuk daftar prioritas untuk diperbaiki. (san/ila)

Keluhan warga tentang jalan berlubang dan rusak yang kerap berseliweran di media sosial tampaknya mulai mendapat respons. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan sejumlah ruas jalan provinsi di Kota Medan akan menjadi prioritas penanganan pada tahun 2026, termasuk Jalan Zein Hamid yang selama ini menjadi salah satu titik yang paling banyak dikeluhkan masyarakat.

Setiap hari, ribuan kendaraan melintasi ruas jalan tersebut. Namun, kondisi jalan yang rusak di beberapa titik sering kali membuat pengendara harus ekstra hati-hati. Tidak sedikit warga yang mengunggah keluhan mereka ke media sosial, berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut Chandra Dalimunte, memastikan Jalan Zein Hamid akan masuk dalam program perbaikan tahun ini.

“Ruas Jalan Zein Hamid dikerjakan tahun ini. Ada beberapa segmen yang menjadi prioritas penanganan karena kondisinya memang mengalami kerusakan,” kata Chandra, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Tidak hanya Jalan Zein Hamid, Pemprov Sumut juga menaruh perhatian terhadap Jalan Marelan Raya yang selama ini menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat di kawasan utara Kota Medan. Namun, pelaksanaan pekerjaan di ruas tersebut masih menunggu rampungnya dokumen perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED).

“Untuk Marelan, DED-nya belum selesai. Saat ini masih dalam tahap perencanaan, tetapi tahun ini tetap kita bantu penanganannya,” ujarnya.

Chandra mengakui kondisi jalan di sejumlah kawasan Kota Medan belakangan kerap menjadi sorotan publik. Banyak laporan dan keluhan warga yang viral di media sosial, terutama terkait kerusakan jalan yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Karena itu, pihaknya berupaya mempercepat penanganan pada ruas-ruas yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumut.

“Banyak yang viral terkait kondisi jalan. Tahun ini kita kerjakan yang menjadi kewenangan provinsi agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” katanya.

Meski demikian, Chandra mengingatkan bahwa tidak semua jalan di Kota Medan berada di bawah tanggung jawab pemerintah provinsi. Status jalan terbagi menjadi jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kota, sehingga kewenangan penanganannya pun berbeda.

“Jalan provinsi yang ada di Kota Medan jumlahnya terbatas. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui mana ruas yang memang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas BMBKCK Sumut, terdapat delapan ruas jalan provinsi di Kota Medan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Sumut, yakni ruas Simpang AH Nasution-Batas Kota Medan, Jalan Setia Budi, ruas Ngumban Surbakti-Flamboyan-Gatot Subroto, Jalan Marelan, Jalan Seruwai, hingga Jalan KH Rahmat Buddin menuju perbatasan Kabupaten Deliserdang.

Melalui program perbaikan tersebut, Pemprov Sumut berharap konektivitas antarwilayah di Kota Medan semakin baik. Di tengah pertumbuhan aktivitas masyarakat dan lalu lintas yang terus meningkat, kualitas infrastruktur jalan dinilai menjadi faktor penting untuk mendukung keselamatan, kelancaran mobilitas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bagi warga yang selama ini mengeluhkan jalan rusak, terutama di Jalan Zein Hamid, tahun 2026 menjadi momentum yang ditunggu. Setelah lama menjadi bahan keluhan dan viral di dunia maya, ruas jalan itu akhirnya masuk daftar prioritas untuk diperbaiki. (san/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|