PP Muhammadiyah Minta UMSU jadi Kampus Unggul Seunggul-unggulnya

6 hours ago 8

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) diminta menjadi kampus unggul yang seunggul-unggulnya dan berkemajuan.

Permintaan ini disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S, M.Kes dan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Ahmad Muttaqin, M.Ag, M.A, Ph.D di Auditorium UMSU, Sabtu (25/7).

Kedua tokoh Muhammadiyah ini menyaksikan dan memberi pengarahan pada pelantikan empat wakil rektor UMSU. Dr. Marah Doly Nasution, M.Si (wakil rektor bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, pendidikan, pengajaran, dan digitalisasi), Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A (wakil rektor bidang sumber daya dan keuangan), Dr. Faisal, M.Hum (wakil rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni) dan Dr. Rudianto, M.Si (wakil rektor bidang riset, inovasi, pengabdian dan internasionalisasi).

Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd yang melantik para wakil rektor menegaskan momentum pelantikan memperkuat transformasi UMSU menuju perguruan tinggi berkelas dunia yang tetap berakar pada nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Ketua PP Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S, M.Kes menegaskan UMSU tidak cukup hanya menjadi kampus unggul, tetapi harus menjadi kampus seunggul-unggulnya dengan identitas Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai pembeda utama.

“UMSU harus menjadi kampus se-unggul-unggulnya. Keunggulannya bukan hanya akademik, tetapi juga moral, spiritual, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan harus menjadi kekuatan utama yang membedakan UMSU dari perguruan tinggi lainnya,” tegasnya.

Ukuran keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, lanjutnya, juga ditentukan oleh kualitas lulusan serta kontribusi dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S, M.Kes mengapresiasi perkembangan pesat UMSU, termasuk keberhasilan mengakuisisi STIKES Indah Medan senilai lebih dari Rp.65 miliar. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti kemajuan institusi yang harus terus dilanjutkan melalui kepemimpinan baru.

“Kita melanjutkan perjuangan para pendahulu. Kepemimpinan periode ini harus mampu menjaga laju pertumbuhan UMSU dengan mengedepankan militansi spiritual,” ujarnya.

Ketua PP Muhammadiyah berharap UMSU mampu menjadi tuan rumah muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah yang sukses dan menjadi teladan bagi seluruh Persyarikatan Muhammadiyah.

Harapan senada disampaikan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Ahmad Muttaqin. Ia menegaskan bahwa predikat akreditasi unggul bukanlah garis akhir, melainkan awal untuk menghasilkan dampak yang lebih besar.

“Filosofi keunggulan di Muhammadiyah bukan sekadar memperoleh sertifikat akreditasi, tetapi menghadirkan tata kelola modern, kurikulum masa depan, daya saing global, keberlanjutan, serta kebermanfaatan bagi masyarakat,” katanya.

Prof. Ahmad Muttaqin menilai UMSU telah memiliki modal kuat berupa guru besar, program internasional, inovasi dan riset yang terus berkembang. Karena itu, para wakil rektor yang baru dilantik diharapkan menjadi dream team yang mampu mengakselerasi transformasi UMSU.

Kepala LLDikti Wilayah I diwakili Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah I Ahmad Subhan, S.E berharap kepemimpinan baru mampu semakin meningkatkan daya saing UMSU di tingkat internasional. “Semoga UMSU terus melahirkan riset-riset unggulan, meningkatkan publikasi ilmiah, serta memperoleh lebih banyak hibah internasional sehingga semakin diperhitungkan di tingkat global,” ujarnya. (dmp)

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) diminta menjadi kampus unggul yang seunggul-unggulnya dan berkemajuan.

Permintaan ini disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S, M.Kes dan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Ahmad Muttaqin, M.Ag, M.A, Ph.D di Auditorium UMSU, Sabtu (25/7).

Kedua tokoh Muhammadiyah ini menyaksikan dan memberi pengarahan pada pelantikan empat wakil rektor UMSU. Dr. Marah Doly Nasution, M.Si (wakil rektor bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, pendidikan, pengajaran, dan digitalisasi), Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A (wakil rektor bidang sumber daya dan keuangan), Dr. Faisal, M.Hum (wakil rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni) dan Dr. Rudianto, M.Si (wakil rektor bidang riset, inovasi, pengabdian dan internasionalisasi).

Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd yang melantik para wakil rektor menegaskan momentum pelantikan memperkuat transformasi UMSU menuju perguruan tinggi berkelas dunia yang tetap berakar pada nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Ketua PP Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S, M.Kes menegaskan UMSU tidak cukup hanya menjadi kampus unggul, tetapi harus menjadi kampus seunggul-unggulnya dengan identitas Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai pembeda utama.

“UMSU harus menjadi kampus se-unggul-unggulnya. Keunggulannya bukan hanya akademik, tetapi juga moral, spiritual, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan harus menjadi kekuatan utama yang membedakan UMSU dari perguruan tinggi lainnya,” tegasnya.

Ukuran keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, lanjutnya, juga ditentukan oleh kualitas lulusan serta kontribusi dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S, M.Kes mengapresiasi perkembangan pesat UMSU, termasuk keberhasilan mengakuisisi STIKES Indah Medan senilai lebih dari Rp.65 miliar. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti kemajuan institusi yang harus terus dilanjutkan melalui kepemimpinan baru.

“Kita melanjutkan perjuangan para pendahulu. Kepemimpinan periode ini harus mampu menjaga laju pertumbuhan UMSU dengan mengedepankan militansi spiritual,” ujarnya.

Ketua PP Muhammadiyah berharap UMSU mampu menjadi tuan rumah muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah yang sukses dan menjadi teladan bagi seluruh Persyarikatan Muhammadiyah.

Harapan senada disampaikan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Ahmad Muttaqin. Ia menegaskan bahwa predikat akreditasi unggul bukanlah garis akhir, melainkan awal untuk menghasilkan dampak yang lebih besar.

“Filosofi keunggulan di Muhammadiyah bukan sekadar memperoleh sertifikat akreditasi, tetapi menghadirkan tata kelola modern, kurikulum masa depan, daya saing global, keberlanjutan, serta kebermanfaatan bagi masyarakat,” katanya.

Prof. Ahmad Muttaqin menilai UMSU telah memiliki modal kuat berupa guru besar, program internasional, inovasi dan riset yang terus berkembang. Karena itu, para wakil rektor yang baru dilantik diharapkan menjadi dream team yang mampu mengakselerasi transformasi UMSU.

Kepala LLDikti Wilayah I diwakili Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah I Ahmad Subhan, S.E berharap kepemimpinan baru mampu semakin meningkatkan daya saing UMSU di tingkat internasional. “Semoga UMSU terus melahirkan riset-riset unggulan, meningkatkan publikasi ilmiah, serta memperoleh lebih banyak hibah internasional sehingga semakin diperhitungkan di tingkat global,” ujarnya. (dmp)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|