Percepat Capaian Cek Kesehatan Gratis, Dinkes Sumut Skrining 3.500 Mahasiswa Baru USU

8 hours ago 10

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut terus menggenjot capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan menyasar kalangan mahasiswa. Sebanyak 3.500 mahasiswa baru Universitas Sumatera Utara (USU) mengikuti skrining kesehatan sebagai bagian dari upaya mempercepat target pemeriksaan kesehatan masyarakat di Sumut.

Program yang berlangsung pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026 itu merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Nasution, sebagai turunan dari PHTC Presiden melalui Program Berobat Gratis (PROBIS). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumut, Hery Valona Bonatua Ambarita, mengatakan pelaksanaan CKG di USU dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak kampus, Dinas Kesehatan Kota Medan, serta tiga puskesmas di Kota Medan. “Kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini kita laksanakan bagi mahasiswa baru. Sasaran kegiatan ini sebanyak 3.500 mahasiswa,” ujar Hery, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, program tersebut akan terus berlanjut setelah dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027 dengan cakupan yang lebih luas. Sekitar 35 ribu mahasiswa USU, seluruh dosen, tenaga penunjang akademik, hingga tenaga pendukung kampus juga akan menjadi sasaran pemeriksaan kesehatan.

Hery berharap kegiatan tersebut mampu mendukung pencapaian target nasional, yakni 46 persen penduduk Sumatera Utara menjalani Cek Kesehatan Gratis.

“Harapan kita kegiatan ini dapat menjadi pendukung untuk memenuhi target yang telah ditetapkan sebanyak 46 persen penduduk Sumut harus dilakukan cek kesehatan gratis. Kegiatan ini tentu akan meningkatkan capaian kinerja CKG di Sumut,” katanya.

Tak hanya di USU, Dinkes Sumut sebelumnya juga telah melaksanakan program serupa di sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Universitas Al Washliyah, Universitas Muslim Nusantara, Universitas Medan Area, dan Universitas Pembangunan Panca Budi. Ke depan, kerja sama akan diperluas ke berbagai perguruan tinggi lainnya di Kota Medan.

Hery menambahkan, mahasiswa yang telah mengetahui kondisi kesehatannya diharapkan terdorong untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan guna mendapatkan penanganan atau tindak lanjut bila diperlukan.

Dalam skrining tersebut, peserta memperoleh berbagai layanan pemeriksaan, mulai dari skrining mandiri, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, deteksi kanker, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, hingga skrining kesehatan jiwa serta pemeriksaan penunjang lainnya sesuai kebutuhan masing-masing peserta. (san/ila)

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut terus menggenjot capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan menyasar kalangan mahasiswa. Sebanyak 3.500 mahasiswa baru Universitas Sumatera Utara (USU) mengikuti skrining kesehatan sebagai bagian dari upaya mempercepat target pemeriksaan kesehatan masyarakat di Sumut.

Program yang berlangsung pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026 itu merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Nasution, sebagai turunan dari PHTC Presiden melalui Program Berobat Gratis (PROBIS). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumut, Hery Valona Bonatua Ambarita, mengatakan pelaksanaan CKG di USU dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak kampus, Dinas Kesehatan Kota Medan, serta tiga puskesmas di Kota Medan. “Kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini kita laksanakan bagi mahasiswa baru. Sasaran kegiatan ini sebanyak 3.500 mahasiswa,” ujar Hery, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, program tersebut akan terus berlanjut setelah dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027 dengan cakupan yang lebih luas. Sekitar 35 ribu mahasiswa USU, seluruh dosen, tenaga penunjang akademik, hingga tenaga pendukung kampus juga akan menjadi sasaran pemeriksaan kesehatan.

Hery berharap kegiatan tersebut mampu mendukung pencapaian target nasional, yakni 46 persen penduduk Sumatera Utara menjalani Cek Kesehatan Gratis.

“Harapan kita kegiatan ini dapat menjadi pendukung untuk memenuhi target yang telah ditetapkan sebanyak 46 persen penduduk Sumut harus dilakukan cek kesehatan gratis. Kegiatan ini tentu akan meningkatkan capaian kinerja CKG di Sumut,” katanya.

Tak hanya di USU, Dinkes Sumut sebelumnya juga telah melaksanakan program serupa di sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Universitas Al Washliyah, Universitas Muslim Nusantara, Universitas Medan Area, dan Universitas Pembangunan Panca Budi. Ke depan, kerja sama akan diperluas ke berbagai perguruan tinggi lainnya di Kota Medan.

Hery menambahkan, mahasiswa yang telah mengetahui kondisi kesehatannya diharapkan terdorong untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan guna mendapatkan penanganan atau tindak lanjut bila diperlukan.

Dalam skrining tersebut, peserta memperoleh berbagai layanan pemeriksaan, mulai dari skrining mandiri, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, deteksi kanker, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, hingga skrining kesehatan jiwa serta pemeriksaan penunjang lainnya sesuai kebutuhan masing-masing peserta. (san/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|