Perkuat Daya Saing UMKM: Universitas Potensi Utama Dampingi Sertifikasi Halal Pelaku Usaha Kampung Kembung

20 hours ago 7

Universitas Potensi Utama yang berada di Yos Sudarso Km. 6,5 Nomor 3-A Medan menunjukkan komitmen dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dimana program studi sarjana manajemen sudah terakreditasi unggul, perguruan tinggi ini melaksanakan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampung Kembung.

Kampung ini merupakan sentra usaha ikan kembung rebus yang berada di Jalan Mayor, Lingkungan IX, Kelurahan Pulobrayan Kota, Kecamatan Medan Barat. Kegiatan bertajuk Peningkatan Daya Saing Pelaku Usaha melalui Pendampingan Sertifikasi Halal di Kampung Kembung digelar, Jumat (3/7).

Program PKM yang diikuti oleh 13 pelaku usaha mikro ini merupakan implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Pendampingan dilakukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal sebagai instrumen yang mampu memperkuat legalitas usaha. Kemudian meningkatkan kualitas produk, membangun kepercayaan konsumen, sekaligus memperluas peluang pemasaran produk lokal ditengah persaingan usaha yang semakin kompetitif.

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen FEB Universitas Potensi Utama memberi edukasi secara komprehensif mengenai proses pengajuan sertifikasi halal. Materi yang disampaikan meliputi persyaratan administrasi, pencatatan bahan baku, penyusunan alur proses produksi, kelengkapan dokumen usaha hingga penerapan sistem jaminan produk halal sesuai ketentuan yang berlaku.

Para peserta juga mendapatkan pendampingan teknis dalam menyiapkan dokumen seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), identitas pemilik usaha, data produk, daftar bahan baku, informasi pemasok, dokumentasi proses produksi dan informasi kemasan produk.

Pengabdian ini melibatkan tim dosen FEB Universitas Potensi Utama Dr. Kartika Sari Lubis, S.E, M.Sc (ketua pelaksana), Aisyah Azhar Adam, S.E, M.M dan Masyitoh Beby Munawaroh D., M.M.

Masing-masing anggota tim memberikan pendampingan sesuai bidang keahlian, mulai dari sertifikasi halal, pengelolaan usaha, strategi pemasaran hingga penguatan daya saing produk UMKM.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara FEB dan Inkubator Bisnis Universitas Potensi Utama, pemerintah setempat, pendamping proses produk halal dan para pelaku usaha Kampung Kembung. Universitas Potensi Utama berharap para pelaku UMKM semakin siap memenuhi standar legalitas usaha sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar regional maupun nasional.

Pendampingan yang diberikan diharapkan tidak berhenti pada tahap sosialisasi. Tetapi menjadi awal dari pembinaan yang berkelanjutan sehingga produk-produk unggulan Kampung Kembung semakin berkualitas, memiliki nilai tambah, dan mampu menjadi kebanggaan Kota Medan di tingkat yang lebih luas.

Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Kartika Sari Lubis, S.E, M.Sc selaku kepala Inkubator Bisnis Universitas Potensi Utama menjelaskan bahwa sertifikasi halal saat ini tidak hanya menjadi pemenuhan aspek syariat. Tetapi juga telah berkembang menjadi standar kualitas yang memberikan nilai tambah bagi sebuah produk.

“Sertifikasi halal memberikan kepastian kepada konsumen sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap produk yang dihasilkan pelaku usaha. Dengan legalitas yang semakin kuat, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya. (dmp)

Universitas Potensi Utama yang berada di Yos Sudarso Km. 6,5 Nomor 3-A Medan menunjukkan komitmen dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dimana program studi sarjana manajemen sudah terakreditasi unggul, perguruan tinggi ini melaksanakan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampung Kembung.

Kampung ini merupakan sentra usaha ikan kembung rebus yang berada di Jalan Mayor, Lingkungan IX, Kelurahan Pulobrayan Kota, Kecamatan Medan Barat. Kegiatan bertajuk Peningkatan Daya Saing Pelaku Usaha melalui Pendampingan Sertifikasi Halal di Kampung Kembung digelar, Jumat (3/7).

Program PKM yang diikuti oleh 13 pelaku usaha mikro ini merupakan implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Pendampingan dilakukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal sebagai instrumen yang mampu memperkuat legalitas usaha. Kemudian meningkatkan kualitas produk, membangun kepercayaan konsumen, sekaligus memperluas peluang pemasaran produk lokal ditengah persaingan usaha yang semakin kompetitif.

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen FEB Universitas Potensi Utama memberi edukasi secara komprehensif mengenai proses pengajuan sertifikasi halal. Materi yang disampaikan meliputi persyaratan administrasi, pencatatan bahan baku, penyusunan alur proses produksi, kelengkapan dokumen usaha hingga penerapan sistem jaminan produk halal sesuai ketentuan yang berlaku.

Para peserta juga mendapatkan pendampingan teknis dalam menyiapkan dokumen seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), identitas pemilik usaha, data produk, daftar bahan baku, informasi pemasok, dokumentasi proses produksi dan informasi kemasan produk.

Pengabdian ini melibatkan tim dosen FEB Universitas Potensi Utama Dr. Kartika Sari Lubis, S.E, M.Sc (ketua pelaksana), Aisyah Azhar Adam, S.E, M.M dan Masyitoh Beby Munawaroh D., M.M.

Masing-masing anggota tim memberikan pendampingan sesuai bidang keahlian, mulai dari sertifikasi halal, pengelolaan usaha, strategi pemasaran hingga penguatan daya saing produk UMKM.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara FEB dan Inkubator Bisnis Universitas Potensi Utama, pemerintah setempat, pendamping proses produk halal dan para pelaku usaha Kampung Kembung. Universitas Potensi Utama berharap para pelaku UMKM semakin siap memenuhi standar legalitas usaha sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar regional maupun nasional.

Pendampingan yang diberikan diharapkan tidak berhenti pada tahap sosialisasi. Tetapi menjadi awal dari pembinaan yang berkelanjutan sehingga produk-produk unggulan Kampung Kembung semakin berkualitas, memiliki nilai tambah, dan mampu menjadi kebanggaan Kota Medan di tingkat yang lebih luas.

Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Kartika Sari Lubis, S.E, M.Sc selaku kepala Inkubator Bisnis Universitas Potensi Utama menjelaskan bahwa sertifikasi halal saat ini tidak hanya menjadi pemenuhan aspek syariat. Tetapi juga telah berkembang menjadi standar kualitas yang memberikan nilai tambah bagi sebuah produk.

“Sertifikasi halal memberikan kepastian kepada konsumen sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap produk yang dihasilkan pelaku usaha. Dengan legalitas yang semakin kuat, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya. (dmp)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|