Perkuat Edukasi Bangga Kencana, BKKBN Sumut Gandeng IPKB

15 hours ago 11

MEDAN- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Sumatera Utara menggandeng Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Sumut untuk memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah memperkuat penyebarluasan informasi terkait pembangunan keluarga berkualitas, keluarga berencana, percepatan penurunan stunting, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui peran strategis media.

Komitmen itu dibahas dalam pertemuan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sumut, Dr. Mahyuzar, bersama jajaran IPKB Sumut di KA Kupi, Jalan Prof HM Yamin Medan, Rabu (22/7).

Mahyuzar mengatakan, keberhasilan Program Bangga Kencana tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk insan media yang memiliki peran penting dalam membangun literasi masyarakat.

“Kolaborasi dengan IPKB Sumut diharapkan mampu memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan sehingga tujuan Program Bangga Kencana dapat tersampaikan lebih luas,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyuzar juga memaparkan lima program unggulan Quick Win Kemendukbangga, yakni GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), serta pengembangan Super Apps Keluarga Indonesia.

Selain membahas penguatan publikasi program, kedua pihak juga berdiskusi mengenai berbagai isu strategis, mulai dari dinamika kependudukan, tantangan komunikasi publik di era digital, pembangunan keluarga, hingga strategi percepatan penurunan stunting di Sumatera Utara.

Sementara itu, Ketua IPKB Sumut, Antonius Samosir, menegaskan organisasinya siap mendukung berbagai program Kemendukbangga/BKKBN melalui karya jurnalistik dan penguatan literasi masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan media menjadi kunci agar berbagai informasi mengenai pembangunan keluarga dapat diterima masyarakat secara luas dan dipahami dengan baik.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program Kemendukbangga/BKKBN melalui karya jurnalistik, publikasi, dan penguatan literasi masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga yang berkualitas,” tegas Antonius. (dwi/ila)

MEDAN- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Sumatera Utara menggandeng Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Sumut untuk memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah memperkuat penyebarluasan informasi terkait pembangunan keluarga berkualitas, keluarga berencana, percepatan penurunan stunting, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui peran strategis media.

Komitmen itu dibahas dalam pertemuan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sumut, Dr. Mahyuzar, bersama jajaran IPKB Sumut di KA Kupi, Jalan Prof HM Yamin Medan, Rabu (22/7).

Mahyuzar mengatakan, keberhasilan Program Bangga Kencana tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk insan media yang memiliki peran penting dalam membangun literasi masyarakat.

“Kolaborasi dengan IPKB Sumut diharapkan mampu memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan sehingga tujuan Program Bangga Kencana dapat tersampaikan lebih luas,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyuzar juga memaparkan lima program unggulan Quick Win Kemendukbangga, yakni GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), serta pengembangan Super Apps Keluarga Indonesia.

Selain membahas penguatan publikasi program, kedua pihak juga berdiskusi mengenai berbagai isu strategis, mulai dari dinamika kependudukan, tantangan komunikasi publik di era digital, pembangunan keluarga, hingga strategi percepatan penurunan stunting di Sumatera Utara.

Sementara itu, Ketua IPKB Sumut, Antonius Samosir, menegaskan organisasinya siap mendukung berbagai program Kemendukbangga/BKKBN melalui karya jurnalistik dan penguatan literasi masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan media menjadi kunci agar berbagai informasi mengenai pembangunan keluarga dapat diterima masyarakat secara luas dan dipahami dengan baik.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program Kemendukbangga/BKKBN melalui karya jurnalistik, publikasi, dan penguatan literasi masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga yang berkualitas,” tegas Antonius. (dwi/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|