PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat perannya dalam menjaga kelancaran distribusi energi di Sumatera Utara. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, KAI Divre I Sumut berhasil mengangkut 208.070 ton bahan bakar minyak (BBM), meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 185.444 ton.
Peningkatan volume angkutan ini menjadi bukti semakin optimalnya pemanfaatan jalur rel sebagai moda transportasi logistik yang andal dalam mendukung ketahanan energi sekaligus menjaga roda perekonomian daerah.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan distribusi BBM melalui kereta api memiliki peran strategis dalam memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat dan sektor industri.
“Kelancaran distribusi BBM yang disalurkan menggunakan kereta api turut menjaga pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat di Sumatera Utara,” ujar Anwar, Selasa (4/8/2026).
Kinerja positif juga tercermin pada angkutan BBM selama Juli 2026. Dalam satu bulan, KAI Divre I Sumut menyalurkan 32.164 ton BBM atau naik 15 persen dibandingkan Juli 2025 yang mencapai 27.962 ton.
Menurut Anwar, distribusi BBM dilakukan melalui tiga perjalanan kereta api setiap hari dari Stasiun Labuan menuju Stasiun Siantar dan Kisaran. Sebanyak 48 gerbong ketel dioperasikan untuk mengangkut ribuan kiloliter BBM dari stasiun pengisian di Labuan menuju Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) yang berada di sekitar Stasiun Kisaran dan Siantar.
Adapun jenis BBM yang diangkut meliputi Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar. Sejak 1 Juli 2026, distribusi Bio Solar juga telah menyesuaikan kebijakan pemerintah berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026, dengan beralih dari campuran B40 menjadi B50.
Anwar menegaskan, KAI Divre I Sumut akan terus meningkatkan keandalan sarana dan prasarana angkutan barang guna memastikan rantai pasok energi di Sumatera Utara tetap berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.
“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus mengoptimalkan keandalan sarana dan prasarana angkutan barang guna memastikan rantai pasok energi di Sumatera Utara berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Kami siap mendukung secara penuh kebijakan pemerintah serta kebutuhan energi masyarakat demi mendorong konektivitas dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah ini,” pungkasnya. (san/ila)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat perannya dalam menjaga kelancaran distribusi energi di Sumatera Utara. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, KAI Divre I Sumut berhasil mengangkut 208.070 ton bahan bakar minyak (BBM), meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 185.444 ton.
Peningkatan volume angkutan ini menjadi bukti semakin optimalnya pemanfaatan jalur rel sebagai moda transportasi logistik yang andal dalam mendukung ketahanan energi sekaligus menjaga roda perekonomian daerah.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan distribusi BBM melalui kereta api memiliki peran strategis dalam memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat dan sektor industri.
“Kelancaran distribusi BBM yang disalurkan menggunakan kereta api turut menjaga pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat di Sumatera Utara,” ujar Anwar, Selasa (4/8/2026).
Kinerja positif juga tercermin pada angkutan BBM selama Juli 2026. Dalam satu bulan, KAI Divre I Sumut menyalurkan 32.164 ton BBM atau naik 15 persen dibandingkan Juli 2025 yang mencapai 27.962 ton.
Menurut Anwar, distribusi BBM dilakukan melalui tiga perjalanan kereta api setiap hari dari Stasiun Labuan menuju Stasiun Siantar dan Kisaran. Sebanyak 48 gerbong ketel dioperasikan untuk mengangkut ribuan kiloliter BBM dari stasiun pengisian di Labuan menuju Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) yang berada di sekitar Stasiun Kisaran dan Siantar.
Adapun jenis BBM yang diangkut meliputi Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar. Sejak 1 Juli 2026, distribusi Bio Solar juga telah menyesuaikan kebijakan pemerintah berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026, dengan beralih dari campuran B40 menjadi B50.
Anwar menegaskan, KAI Divre I Sumut akan terus meningkatkan keandalan sarana dan prasarana angkutan barang guna memastikan rantai pasok energi di Sumatera Utara tetap berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.
“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus mengoptimalkan keandalan sarana dan prasarana angkutan barang guna memastikan rantai pasok energi di Sumatera Utara berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Kami siap mendukung secara penuh kebijakan pemerintah serta kebutuhan energi masyarakat demi mendorong konektivitas dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah ini,” pungkasnya. (san/ila)

16 hours ago
8

















































